June 20, 2019

Kenapa Memanggil Mbak/Mas pada Saudara yang Berusia Lebih Muda?

by , in
Pertanyaan ini saya utarakan pada orang tua saat masih usia anak. Saya memiliki beberapa sepupu yang usianya sebaya dan lebih muda tapi wajib memanggil dengan sebutan mbak/mas. Saya merasa keberatan, saya juga merasa lebih "kota", lebih gaul, dan lebih update terhadap informasi pada masanya. Hati kecil saya benar-benar melawan.


Yah itu lah hierarki pada keluarga kami. Keluarga jawa yang ada di kelas menengah, bukan ningrat. Tiap lebaran, kami sungkem mulai dari Mbah yang paling tua sampai ke bude dan pakde juga sepupu-sepupu. Orang tua saya adalah pasangan anak yang paling buncit. Saya semakin nggak terima karena nggak ada tuh yang panggil saya dengan sebutan Mbak.

Tertanam rasa gila hormat sejak dini pada diri saya. Dari melihat cara silaturahmi kakak-kakaknya orang tua yang mengakar sejak mereka belum lahir mungkin. Tradisi leluhur yang dilestarikan dengan kaku dan gengsi?

Menikah dengan keluarga sunda tulen namun ada perbedaan cara hidup dengan sebagian besar orang sunda lainnya. Terpercik rasa nyaman dan tenang walau dalam pikiran saya masih ada benturan-benturan dengan tradisi yang diajarkan dengan orang tua saya. Alhamdulillah saya menikah dengan anak bungsu juga tapi rasa gila hormat pada diri saya perlahan memudar walau belum habis sepenuhnya.

Keluh kesah anak ragil yang sering digaungkan orang tua saya, jauh berbeda dari yang dikisahkan suami. Ternyata kita memang tidak bisa menyamaratakan keadaan, sama bungsunya belum tentu sama nasibnya. Dekat jaraknya belum tentu tulus kasih sayangnya. Jauh lebih baik mungkin.

Lain lagi cerita tentang saya yang merasa aneh ketika memperkenalkan kakak sepupu ke anak sendiri, karena mereka minta dipanggil sesuai nama panggilan mereka pada anaknya sendiri. O o o... apakah ini yang disebut kebarat-baratan dan tidak lagi mau mengakui panggilan sesuai tradisi. Njelimet ya beragam suku bangsa dan tradisi itu. Di satu sisi bangga di sisi lain...

Tak ada kesimpulan pada paragraf panjang ini.


May 24, 2019

Sajian Bolu Kukus Milo untuk Buka Puasa dan Hari Raya

by , in
Sudah lama aku mendambakan bikin kue pake mixer punya sendiri. Selama ini kan selalu masak-masak hidangan utama aja, belum pernah tuh coba-coba resep kue yang harus dicampur dengan alat khusus. Pernah sih bikin kue dari muesli dan baru-baru ini bikin cimplung pisang kurma, tapi proses mengaduk adonannya lumayan pegel juga bu.

Di bulan puasa tahun ini Alhamdulillah keinginanku Allah kabulkan. Sesuai prasangka hamba-Nya, aku bisa belajar bikin kue dengan alat khusus. Nggak perlu pegel aduk adonan lagi dengan tangan telanjang. Semoga aku semakin mahir membuat makanan kesukaan suami dan anak di rumah.




Allah kasih rezeki punya mixer dari Cosmos. Cosmic (Cosmos Mixer with Container) ini mendarat mulus di sabtu pagi yang cerah. Akhirnya 'kado' yang ditunggu-tunggu datang juga, super excited! Ternyata nggak cuma hand mixer aja, cosmic dianter bareng rice cooker warna hitam yang cool banget!


Aku pun nggak sabar pengen tau printilan hand mixer Cosmos tipe CM-1579. Begitu ku bongkar, di dalamnya ada 2 alat pengaduk dan 2 alat pengocok, body mixer warna putih dan hijau, serta container untuk menyimpan alat pengaduk dan pengocok. Dengan daya listrik 200 w, hand mixer ini siap digunakan!



Dari relung hati yang paling dalam, aku pengen juga punya oven biar sekalian belajar bikin kue kering ya kan. Maybe next? Cosmos bakal kasih hadiah lagi?? Aamiin :D
Pake mixer perdana ini, aku mau coba resep dari akun Raja Masak di YouTube. 

Berikut ini bahan-bahan yang diperlukan:

4 sachet milo ukuran 22 gr
3 butir telur ayam
6 sendok makan gula pasir
6 sendok makan tepung terigu
1 sendok teh baking powder
6 sendok makan mentega cair

Cara membuat:
  1. Olesi loyang rice cooker dengan mentega dan tepung terigu agar adonan tidak lengket saat dituangkan.
  2. Cairkan mentega kemudian sisihkan.
  3. Kocok telur dan gula hingga larut dan mengembang.
  4. Masukan milo, tepung terigu, baking powder, dan mentega cair lalu aduk hingga rata.
  5. Tuangkan ke dalam loyang rice cooker dan tekan tombol cook, tunggu hingga matang.
  6. Tutup rice cooker boleh dibuka ketika mode cook pada rice cooker telah pindah ke warm. Tusuk adonan, jika tidak lengket maka adonan sudah matang.
  7. Keluarkan bolu dari loyang dan siap disajikan dengan taburan keju parut sesuai selera.

Dapet bingkisan lebaran dari Cosmos rasanya tuh seperti mimpi, karena aku belum pernah merasa seberuntung ini dapet barang yang yang aku mau. Biasanya harus nabung dulu atau colek-colek pak suami hehehe. Cosmic bikin aku jago nih bikin bolu milo yang simple tapi rasanya mantul! Selesai bikin bolu, printilannya langsung masuk ke container cantik yang ringkas. Jadi setelah dicuci dan dilap kering nggak perlu lagi tergeletak di rak piring yang pas mau make bingung alatnya terletak disebelah mana. 



Untuk pembaca yang mau belanja Cosmos, bisa langsung ke website nya lho! Jadi nggak perlu repot cari barang yang kita inginkan dari dari toko ke toko. Tinggal klik-klik, bayar, dan tunggu Cosmos mendarat mulus di rumah. Selamat menyambut hari kemenangan ya, semoga ramadan kali ini menjadi berkah bagi kita semua dan Allah perkenankan kita bertemu dengan ramadan tahun depan aamiin.


May 21, 2019

Ciptakan Rasa Aman dengan Konten Positif

by , in
Pertahanan dan Kemanan (Hankam) di Indonesia bukan hanya urusan pemerintah saja lho. Kita sebagai warga negara yang termasuk dalam komponen cadangan harus ikut serta dalam persoalan hankam. Hal ini diatur juga dalam UUD 1945 bahwa tiap warga negara wajib ikut serta dalam upaya bela negara. Pertahanan adalah upaya seluruh komponen bangsa dalam menghadapi ancaman internal maupun eksternal demi mewujudkan keamanan nasional. Sebagai alumni dari kampus bela negara yaitu Universitas Pertahanan, tentu hal ini telah melekat pada kami sejak awal masuk perkuliahan.

Walaupun saat ini saya fokus pada urusan blogging dan posting di media sosial, sebisa mungkin apa yang saya posting itu bermanfaat bagi pembaca, tidak ikut-ikutan menyebarkan konten hoax di media sosial, dan yang selalu saya inget adalah saring sebelum sharing. Apalagi moment pesta demokrasi yang menjadi sasaran empuk netizen, agak susah untuk menyaring informasi bagi saya pribadi hingga saya memilih mematikan notifikasi pada grup-grup yang mengganggu dan blok orang-orang yang bising.



Pada undangan Kemenkominfo di Universitas Indonesia hari ini, Kolonel Beben dari Kemeko Polhukam menyampaikan bahwa Indonesia memiliki berbagai macam keberhasilan dalam bidang hankam. Namun penyebaran konten bidang hankam memang masih dalam bentuk yang protokoler seperti kegiatan-kegiatan panglima TNI. Padahal banyak sekali kegiatan lain seperti swasembada pangan di daerah perbatasan, kegiatan pendidikan di pelosok-pelosok tanah air di luar tugas utama. Keberhasilan misi-misi perdamaian pasukan garuda pun masih belum dibagikan secara luas. Penyebaran hal-hal positif ini masih sulit, salah satunya karena akses internet yang terbatas. Kemenkopolhukam masih memanfaatkan media mainstream untuk penyebaran berita ke masyarakat sebagai strategi berbagi konten di bidang hankam.

Kolonel Beben

Ndorokakung juga menyampaikan bahwa membuat konten adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan diri sendiri. Apabila kita tidak memahami konten di bidang hankam ya ceritakan saja tentang ketidaktahuan kita, karena sebagai blogger kita tidak hanya memberikan informasi layaknya berita mainstream namun memberikan narasi. Riset kecil-kecilan juga terkadang saya lakukan untuk memperkaya tulisan dan menambah jumlah kata di postingan tentunya hehehe. Kita juga harus mengenali pembaca blog kita, misalnya sebagian besar pembaca blog kita adalah ibu-ibu maka kita bisa mengkaitkan tulisan di bidang hankam dengan tema sehari-hari ibu-ibu dalam hal bahan pangan yang mulai langka, harga sembako naik, sulit memperoleh bawang dan cabai yang murah, dan masih banyak lagi. Mulailah dari hal-hal terdekat dengan kita sehingga tersaji tulisan yang menarik minat pembaca. Gunakan gaya bahasa sendiri, nggak usah ikut-ikutan orang lain agar kita punya ciri khas dan pembaca pun enak bacanya. Jangan lupa tampilkan visualisasi yang menarik pada postingan blog kita jadi pembaca nggak ragu-ragu untuk berkunjung lagi ke blog kita bahkan nggak segan untuk membagikannya. 

Ndorokakung  dan Bang Doel

Ada juga lho hal-hal yang harus dihindari dalam membuat konten kreatif, jangan ada unsur pornografi, jangan menyebarkan konten hoax apalagi fitnah, hindari mencemarkan nama baik orang lain, jauhi ujaran kebencian, radikalisme, menyinggung SARA (Suku, Agama, Ras, Antar Golongan). Kita juga tidak boleh melakukan penyebaran identitas pribadi orang lain di media sosial (doxing). Kasus penipuan sekalipun harus dihindari untuk menyebarkan data pribadi si pelaku, lebih baik melaporkan pada pihak yang berwajib. 

Bapak Yan Kurniawan
Saling bantu di dunia maya, begitu Pak Yan Kurniawan mengawali penyampaiannya siang ini. Indonesia termasuk pengguna media sosial yang aktif, apalagi di tahun pemilu ini, banyak pengguna media sosial yang memanfaatkan twitter, facebook, youtube, untuk menyebarkan berbagai macam konten. Segala informasi mudah sekali viral, masyarakat cenderung mudah sekali menyebarkan informasi tanpa melakukan kroscek terlebih dahulu. Sebagai blogger, konten yang kita sampaikan sebisa mungkin nggak hanya sekedar sampai ke pembaca namun pembaca juga bisa mendapatkan manfaat dari konten yang kita bagikan.

Bapak Dikdik Sadaka

Usai istirahat solat, Bapak Dikdik Sadaka memberi gambaran bahwa masyarakat saat ini bukan hanya sebagai penerima informasi namun berkembang menjadi pembuat informasi. Ketika kita membuat konten harus menciptakan rasa aman bagi pembaca informasi. Konten yang dibuat oleh kita pun harus dapat dipercaya sehingga bukan sesuatu yang masih simpang-siur. Dalam bidang hankam, bisa dibahas soal persatuan, persaudaraan, terorisme, keberagaman, dan masih banyak lagi yang lainnya.


Pencegahan gangguan keamanan dalam kehidupan sehari-hari, saya lakukan melalui lingkungan terdekat terlebih dahulu. Ketika saya memulai hidup baru dengan suami, saya berusaha mengenal tetangga di sekitar rumah tempat tinggal kami dengan berinteraksi dan bertegur sapa, bersosialisasi dengan menghadiri undangan, pengajian, sampai acara makan bersama sebelum puasa. Semua saya lakukan, salah satunya untuk menciptakan rasa aman di lingkungan tempat tinggal. Saya juga berusaha membentengi diri dengan menyaring banjirnya arus informasi yang kadang membuat saya kepikiran terus-menerus dan memunculkan rasa khawatir yang berlebihan. Diskusi dengan suami dan keluarga pun tak putus dirutinkan agar berbagai hal yang terjadi di sekitar bisa kami antisipasi bersama jika ada yang membahayakan. Saya merasa beruntung masih memiliki lingkungan yang positif dalam hal menyebarkan informasi, karena mau tutup mata dengan kejadian terkini rasanya semakin sulit dilakuan.  

Saya pikir di masa depan konten yang berkualitas dan berbasis pada data akan banyak dicari dan dipercaya orang, bukan sekedar katanya-katanya berdasarkan opini saja. Penerima sekaligus pembaca informasi pun diharapkan semakin cerdas saat disuguhkan informasi sehingga tidak terombang-ambing dalam mempercayai informasi.


May 20, 2019

Buka Puasa Kekinian dengan Cimplung Kurma Skippy!

by , in
Sudah bocor berapa nih puasanya? Hahahaha

Aku masih semangat puasa lho karena baru mulai puasa beberapa hari yang lalu. Maklum perempuan kan ada jadwal datang bulan, eh pas banget dateng di minggu pertama puasa. Nggak usah sedih! Kan bisa tetap beribadah setelahnya. Awal puasa, aku semangat banget bikin-bikin menu kesukaan pak suami. Mulai dari sayuran yang ditumis, menu ayam, sampe takjil gorengan. Bakwan goreng udah, tahu juga udah, tinggal pisang nih yang masih betah di lemari pendingin. Pak suami bilang, biasanya kalau pisang yang terlalu matang itu bisa diolah jadi cimplung. Ada yang tau cimplung?

Cimplung yang aku pernah bikin itu terbuat dari kentang seperti perkedel tapi kenyal dan nagih banget! Resep yang berhasil dieksekusi dari blognya mbak Diah Didi. Sekarang aku mau coba resep lainnya nih, dengan memanfaatkan bahan-bahan yang mudah diperoleh tentunya! Alhamdulillah ramadan kali ini aku berhasil meminimalisasi beli makanan di luar rumah. Sebisa mungkin aku masak dan memaksimalkan bahan-bahan masakan yang sudah aku stok sebelumnya. Jadi nggak ada tuh cerita mubazir karena numpuk takjil di lemari pendingin yang dibeli tapi males dimakan karena hanya lapar mata aja.



Resep cimplung ini hasil modifikasi dari blog dapurzahira. Pas banget pisang yang aku punya dikasih cuma-cuma sama mamanya zahira hahaha #BisaAe

Bahan-bahan yang diperlukan:
2 buah pisang tanduk 
4 butir kurma, dagingnya dipotong-potong dadu
300 gr tepung beras
3 sendok makan skippy
200 ml santan
Garam dan vanili secukupnya
Minyak goreng secukupnya
Skippy dan gula halus untuk taburan 





Cara membuat Cimplung Kurma Skippy:
  1. Aduk hingga tercampur rata, tepung beras, skippy, garam, dan vanili.
  2. Campurkan santan, lalu aduk sampai adonan pisang cimplung terasa licin. 
  3. Masukkan pisang yang telah dipotong-potong dan daging kurma ke dalam adonan. Aduk lagi hingga tercampur rata.
  4. Adonan bisa dibentuk pipih atau memanjang. 
  5. Panaskan minyak goreng dengan suhu yang agak tinggi, setelah itu goreng bulatan adonan hingga berubah warna kuning kecoklatan dan matang lalu angkat dan tiriskan. 
  6. Taburi cimplung yang telah matang dalam piring saji dengan skippy dan gula halus.
  7. Siap dinikmati!

Buah kurma bisa diganti dengan buah nangka sesuai resep aslinya. Berhubung lagi puasa jadi kurma gampang ditemukan dimana aja! Rasanya? Wuih jangan dibayangin doang nanti malah batal lho puasanya. Langsung temukan bahan-bahannya di toko sebelah lalu bikin sendiri di rumah. Gampang dicari ya kan bahan-bahannya dan mudah kok membuatnya. Nggak perlu alat pengaduk khusus atau oven pemanggang kue. Taburannya juga menyesuaikan selera, bisa ditaburi susu kental manis, coklat, keju parut, dan lain-lain.

Resep ini semakin lezat karena pakai skippy sebagai campuran dan taburannya. Skippy chunky peanut spread memang tak ada duanya. Selai kacang satu ini dicampur dengan banyak potongan kacang asli yang renyah. Berpadu dengan pisang dan kurma sebagai menu buka puasa, jelas makin sedap. Cocok juga untuk bekal makanan ringan saat piknik atau pergi ke sekolah. Dinikmati saat pagi hari sebagai menu sarapan atau sebagai teman minum kopi saat sore hari juga pas banget. Mulai dari anak-anak sampai orang tua bisa makan ini. Siapa sih yang bisa menolak selai kacang? Dioles di atas roti tawar aja udah enak. Si kecil yang belum setahun aja suka loh sama camilan ini, apalagi kita? Ibuku bilang sih teksturnya seperti kue cucur. Yah daripada nebak-nebak mending nikmatin sendiri deh cimplungnya. Yuk dicoba!
May 17, 2019

Lorong Waktu

by , in
Weekend yang lalu pak suami mengunduh serial televisi masa lalu yaitu lorong waktu. Dengan layar kotak, kami nonton bareng di televisi. Rasanya seperti kembali ke masa lalu. Disinari cahaya matahari bulan suci namun ditemani dengan pendamping hidup. Mungkin kalau saat pertama kali nonton film ini sudah tau kita akan bersanding hidup dengan siapa, masa depan dihadapi dengan penuh percaya diri dan tak muncul kosakata galau.

Yukepo dot com

Aneh, melihat pak haji, zidan, dan pak ustadz muncul di televisi sementara aku duduk bersama suami dan anak kami. Mungkin ini lorong waktu yang sebenarnya. Beberapa tahun yang lalu bahkan kami nggak tau bakal duduk bersama dipayungi atap yang sama. Masya Allah...


Minggu berganti bulan, tiap detik ada saja tingkah polah anak kami yang selalu dirindukan tiap orang. Tiap minggu ada saja hal yang kami kami lakukan sama-sama. Entah sekedar bercengkrama sehabis menyuci pakaian atau memperbaiki kerusakan di rumah. Datang hari gajian, lain lagi ceritanya. Terus saja berlalu seperti itu.

Lain hal dengan pertemanan. Fase demi fase kami lewati, akhirnya prioritas yang bicara. Walau aku sempat tak bisa menerima keadaan saat teman-teman mulai sulit ditemui bahkan sekedar membalas pesan pun hanya singkat saja. Yah namanya juga pesan singkat ya, mungkin sesingkat hidup ini juga panjangnya.

Lorong waktu, masa yang harus kami jalani dengan pertimbangan dan permakluman. Jangan sampai tau-tau sudah tua tanpa bermanfaat apa-apa.


May 12, 2019

Kenapa sih Surga di Bawah Telapak Kaki Ibu?

by , in
Setelah sekian lama, akhirnya bisa melakukan aktivitas ini lagi. Saat-saat penelitian yang membutuhkan daya pikir yang kuat di sepertiga malam terakhir.

Eh

Udah jam enam pagi deng. Yah, maklum kondisi saat ini ngikutin jam tidur si kecil. zzz

Source: YouTube Harbatah

Setelah sempet sedih karena postingan-postingan di hellobogor.com tak terselamatkan sebelum dipindahkan, sekarang harus semangat lagi!


Kini aku tau jawabannya, kenapa sih surga itu di bawah telapak kaki ibu? Berdasarkan pengalaman cetek ku sendiri beberapa bulan belakangan. 

Masa-masa menyusui

Ya bayangin aja shay! dari abis lahiran, badan rontok harus menyusui. Memulihkan kondisi diri sendiri dan menghidupi bayi dengan air susu yang sumbernya langsung dari tubuh ibu.

Masa-masa belajar makan

Susah makan, ibunya yang salah.
Mau makan, tapi sembelit, ibunya yang salah.
Anaknya pilih-pilih makanan, orang tuanya punya uang tapi nggak mau beliin.
Yah gitu deh.

Masa-masa rewel setelah imunisasi atau bepergian jauh

Nggak berlaku untuk yang anti vaksin ya :p
Ada yang bilang juga nggak boleh mandi magrib supaya bayinya malem nggak rewel. Mitos?
Nggak boleh makan duren, makan pedes, nggak usah makan aja sekalian gimana?

Masa-masa jatoh, kejedot, meluncur, kepeleset.



Dari masa ke masa berusaha dinikmati seiring berjalannya waktu aja, senikmat makan saat lapar eh si kecil buang air buesar. Pastinya orang tua laki-laki juga sangat berperan penting, karena beliau adalah tulang punggung keluarga dan orang yang bertanggung jawab mendidik anak. Dipikir berat ya berat, dibawa ringan ya tetap terasa ada beban yang harus ditanggung. 

Hal-hal yang terurai di atas belum semuanya dan mungkin belum bisa menyadarkan kita kalau beneran deh surga memang tepat banget ada di telapak kaki ibu, karena harus kalian rasakan sendiri wahai gadis-gadis di muka bumi ini. Di posisi anak, dia nggak pernah tau dan nggak request juga mau punya orang tua seperti apa. Namun, di sisi lain dia harus berbakti pada orang tua walaupun seorang anak itu hanyalah titipan Sang Maha Kuasa. Maka muncul, anak durhaka, rasa nggak terima karena diperlakukan nggak baik saat beranjak dewasa dan lupa masa-masa menyusui pun belum bisa apa-apa.

Udah dulu ya, si kecil bangun kakakkkkkkkkkkkkk

Source: studiislam


May 10, 2019

Oleh-oleh Spikoe Talas dan Sajian Tumpeng Mini Talubi

by , in

Talubi kini menghadirkan inovasi baru, masih dengan bahan baku talas asli Bogor. Spikoe atau lebih dikenal dengan sebutan kue lapis Surabaya kini disuguhkan di gerai-gerai Talubi sebagai oleh-oleh khas Bogor yang istimewa. Kue legendaris ini berbahan dasar kuning telur, tepung terigu, gula, dan mentega yang beradu dengan rempah-rempah khas Indonesia seperti kapulaga, kayumanis, cengkeh, bunga pala, dan adas manis sehingga menguarkan aroma yang harum dan membangkitkan selera.

Baca: Kue Pisang Khas Bogor



Spikoe Talas Talubi memang beda sih, biasanya kan spikoe berwarna putih kekuningan dan coklat. Nah Spikoe Kuno's ini memadukan warna kuning dan ungu yang menarik dan lain dari spikoe pada umumnya. Rasanya pun unik karena ada rasa talas sebagai komponen utamanya. Kudapan manis khas Bogor ini cocok dibungkus dan disuguhkan untuk keluarga, kolega, dan rekan-rekan lainnya.

Baca: New York Style Premium
Untuk pembaca yang berencana menyelenggarakan acara buka puasa bersama, halal bihalal, kumpul keluarga, gathering kantor, sampai hajatan, Talubi juga menyuguhkan paket hidangan tumpeng mini warunk tallubi loh! Ada pilihan nasinya juga, bisa nasi uduk atau nasi kuning, plus beragam varian lauk yang melimpah seperti ayam goreng, kering tempe, mie goreng, oseng sayur, telur balado, kering kentang, perkedel, sambal tallubi, empal suwir dan lalapan.




Tiga pilihan paket tumpeng mini siap disuguhkan untuk tamu-tamu undangan,

1. Dengan harga Rp 36.000,-
Tumpeng Mini berisi nasi uduk/kuning, ayam goreng kota, kering tempe, mie goreng, oseng sayur, telur balado, kering kentang, sambal dan lalap.

2. Dengan harga Rp 38.000,-
Tumpeng Mini berisi nasi uduk/kuning, ayam panggang kota, kering tempe, mie goreng, oseng sayur, telur balado, kering kentang, sambal dan lalap.

3. Dengan harga Rp 40.000,-
Tumpeng Mini berisi nasi uduk/kuning, empal suwir, kering tempe, mie goreng, oseng sayur, telur balado, perkedel, sambal dan lalap.

Nah tinggal pilih deh, paket mana yang sesuai dengan budget dan dan selera. Warunk Tallubi ini berlokasi di Jalan Surya Kencana No.278, Bogor. Untuk pemesanan silahkan hubungi 0881-1776-580 ya!



Sisi lain Warunk Tallubi

Makanan utama siap, oleh-oleh juga siap dibawa pulang, jalan-jalan ke Bogor dijamin kenyang dan nggak nguras kantong deh! Outletnya mudah dijangkau juga dari stasiun dengan angkutan umum jurusan Sukasari maupun transportasi online. Wisata ke Bogor makin nagih!

Bingkai kata-kata mutiara di Warunk Tallubi
April 21, 2019

Memasak dengan Minyak Goreng Sehat Yuk!

by , in
Mengolah masakan di rumah adalah hal yang rutin saya lakukan akhir-akhir ini setelah menikah dan setelah si kecil sudah bisa dikondisikan untuk menemani masak. Walaupun menu masakan di rumah cenderung itu lagi itu lagi, Alhamdulillah suami tak pernah bosan dan nambah porsi makan siangnya. Kalau sedang santai, saya pun bisa menyiapkan bekal untuk suami karena menurut beliau walau hanya telur dadar tapi masakan istri itu selalu enak. Ya kan masaknya juga pake cinta kasih dan sayang, betul tidak? hahaha. Menu favorit suami yaitu gorengan pun lebih enak mengolah sendiri dibandingkan beli, lebih sehat juga karena biasanya sayuran yang saya campurkan lebih banyak dibandingkan tepungnya.

Baca: Memasak di Rumah

Nah kalau biasanya kita memasak menggunakan minyak yang berasal dari kelapa sawit, sekarang ada loh minyak goreng yang lebih sehat yaitu minyak kulit ari beras alias dedak padi yang berwarna coklat. Mungkin kita nggak pernah menyangka kalau kulit ari beras bisa memiliki manfaat lebih selain untuk pakan hewan ternak. Data dari kanal Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada menyebutkan bahwa dedak adalah lapisan sebelah luar butiran padi yang apabila direndam dengan air ada bagian-bagian kulit yang terapung. Nutrisi yang terkandung juga baik untuk tubuh sehingga aman untuk memasak.


"Oryza GraceRice Bran Oil merupakan minyak goreng alami hasil ekstrak dari kulit ari beras yang dapat digunakan untuk memasak, menggoreng, salad dressing, maupun berbagai penyajian lainnya. Manfaat dari healthy oil ini banyak banget, salah satunya yang saya garis bawahi adalah tidak menyebabkan batuk karena memiliki titik asap (smoke point) sangat tinggi yaitu 254°C. Berasapnya minyak goreng pada saat penggorengan berlangsung menandakan bahwa saat itu terbentuk suatu zat bernama Akrolein yang banyak merugikan kesehatan antara lain menimbulkan batuk ketika gorengan dikonsumsi



Titik asap atau tingkat ketahanan panas adalah batas ketahanan minyak goreng terhadap panasnya wajan penggorengan yang bisa mencapai 220°C. Bila titik asap suatu minyak goreng lebih rendah dari suhu wajan, maka minyak goreng itu akan berasap, menandakan bahwa kandungan lemak baik di dalam minyak tersebut rusak total menjadi lemak jahat (saturated fat) yang bila masuk ke dalam tubuh kita akan berubah menjadi kolesterol LDL (kolesterol jahat). Sudah sehat halal pula memasak dengan minyak sehat "Oryza Grace".


Akhir pekan yang lalu giliran menu tahu yang diolah untuk santap siang di rumah. Biasanya saya selalu membaca ulang resep masakan yang pernah saya olah, maklum masih pemula. Resep sapo tahu rumahan yang saya bagikan ini adalah resep modifikasi dari mbak Diah Didi di blognya.

Bahan-bahan yang diperlukan:
  1. Tahu sutra dipotong yang dilapisi dengan tepung maizena secukupnya, lalu goreng.
  2. Bawang bombay dan daun bawang
  3. Bawang merah, bawang putih, dan cabai
  4. Jamur kuping, wortel, jagung muda (putren), dan brokoli
  5. Bakso (bisa bakso ikan atau sapi)
  6. Minyak dedak "Oryza Grace" Rice Bran Oil
  7. Saus tiram, garam, gula, dan penyedap rasa

Cara Memasak:
  1. Tumis bawang bombay, merah, dan putih juga cabai yang sudah diiris hingga harum.
  2. Masukan bakso, wortel, dan putren lalu tambahkan air. Tunggu kurang lebih 10 menit.
  3. Taburkan garam, gula, dan penyedap rasa serta saus tiram secukupnya.
  4. Masukan jamur, brokoli, dan daun bawang lalu tahu sutra yang sudah digoreng.
  5. Siap disajikan!


Selamat mencoba resep keluarga kami di rumah ya! Mudah-mudahan yang sebelumnya nggak doyan sayur jadi lahap makan sayur. Oh iya, resep sapo tahu ini bisa ditambahkan udang, cumi, atau suiran ayam, semuanya tergantung selera saja. Gampang kan menemukan bahan-bahannya? di pasar swalayan apalagi! Semakin sehat juga karena diolah menggunakan rice bran oil yang kaya akan nutrisi. Ditunggu hasil masakannya ya!
April 18, 2019

Toleransi dalam Al-Quran

by , in
Di hari-hari jelang bulan suci Ramadhan ini, yuk sama-sama mempelajari ayat suci Al-Quran. Diantara hawa pesta demokrasi yang masih menunggu pengumuman.


Dalam hingar-bingar pesta demokrasi, tepat satu hari yang lalu. Muncul keresahan-keresahan pada media online maupun saat bertemu tatap-muka. Pendukung yang satu menjatuhkan pendukung yang lain dan merasa bahwa seisi alam semesta harus tau siapa yang mereka dukung. Tujuannya apa?
1. Mungkin agar orang lain terpengaruh mendukung pilihannya juga
2. Mungkin agar orang lain sadar bahwa pilihannya salah
3. dan berbagai kemungkinan lainnya yang mungkin bisa terlalu panjang jika diuraikan disini.

Miris. Apalagi ketika salah satu grup jejaring menyamaratakan pilihan, heboh banget. Sampai-sampai timsesnya pun hadir saat pengajian rutin. Istigfar yang banyak. APA SIH MAU KALIAN???

Ingin hati berteriak itu tapi alhamdulilah masih ingat sama Sang Maha Pencipta, Sang Maha Pencipta Toleransi di muka bumi. Ya Allah, Ya Karim, Ya Hayyu, Ya Qoyum.. Saya nggak habis pikir sama mereka-mereka itu. Awalnya bersikap netral pun akhirnya memutuskan untuk berpihak pada salah satu calon karena jijik sama kelakuan satu grup dalam lingkungan paling dekat. Simple ya alasannnya?


Source: Toha Mahasin

Saya memang termasuk orang yang ngga peduli dan cenderung tutup mata dengan politik. Mulai dari debat capres, hoaks yang bertebaran, sampai berbagai isu lain yang menggenang bahkan meluap kayak air comberan yang kotor dan bau. Gunakanlah cara-cara yang baik, misal menghadirkan kedua timses secara bergantian pada sebuah acara pengajian (kalau memang itu mau kalian ya gitu menyusup di pengajian). Jangan menggeneralisir alias sok tau.

Bukankah ayat-ayat yang Allah SWT firmankan sudah jelas dalam Al-Quran bahwa ada yang namanya toleransi, itulah mengapa Indonesia ini terdiri dari berbagai suku bangsa dan bahasa. Maknai lah hidup dengan keberagaman yang telah Allah ciptakan. 

Cape.  

Source: Terjitu.com

April 11, 2019

Mudik dengan Kereta Api Lebaran

by , in
Tradisi yang diajarkan orang tua saya sejak masa anak-anak salah satunya adalah mudik alias pulang ke kampung halaman tempat saya dilahirkan. Momen ini lebih sering dilakukan menjelang lebaran, di hari-hari yang bukan libur lebaran biasanya dilakukan saat ada sanak keluarga yang menikah. Sangat berbeda suasananya apabila tidak mudik, lebaran di kampung halaman saya masih lekat tradisi mengantar makanan yang dikemas dalam rantang beralaskan daun pisang ke tetangga-tetangga menjelang esok hari raya. Tentu saja makanannya bukan ketupat, karena ketupat baru akan dibuat satu minggu setelah hari raya. Di malam takbiran yang khidmat, kita bisa menyaksikan bantengan alias pawai obor yang dibawa warga berduyun-duyun dari wetan ke kulon. 

Betapa indahnya momen hari raya bersama keluarga yang hanya dirayakan setahun sekali. Keluarga yang tempat tinggalnya jauh pun rela mengupayakan berbagai cara seperti menempuh jalur laut demi kehangatan momen spesial ini. Kampung halaman saya masih lebih enak ditempuh melalui jalur darat, seringnya saya mudik dengan mobil pribadi rombongan dengan sanak keluarga yang lain. Enaknya kami bisa beristirahat sesuka hati dan singgah untuk menikmati santapan khas daerah-daerah yang kami lewati selama perjalanan atau sekedar mengambil gambar. Namun jelang lebaran, waktu tempuh perjalanan menjadi tidak terprediksi, biasanya lebih macet dan lebih padat, terhambat kecelakaan, pasar-pasar 'tumpah', dan pengalihan arus kendaraan membuat perjalanan mudik menjadi berwarna.


Agustus, 2013

Jalur kereta adalah pilihan lain yang lebih nyaman karena kita hanya duduk manis mematuhi jadwal keberangkatan saja. Lokasi stasiun juga tidak terlampau jauh dari kampung halaman jika dibandingkan dengan lokasi bandara yang menempuh jarak lebih jauh. Namun di kampung halaman, kami biasanya kesulitan untuk berkunjung ke tempat-tempat lain karena tidak membawa mobil pribadi. Pemesanan tiket kereta api lebaran pun membutuhkan usaha yang maksimal sejak tiga bulan sebelumnya bahkan untuk kereta eksekutif. Harga tiket kereta naik, berbeda dengan hari biasa. Ada satu masa saat saya berangkat mudik bersama rekan kerja dari Jakarta. Tiap tengah malam mereka begadang untuk mendapatkan tiket ekonomi. Saat berhasil mendapatkan tiketnya ada rasa bahagia karena bisa berkumpul dengan keluarga pada momen lebaran nanti. Mudik yang tak biasa bersama teman-teman yang mengadu nasib ke ibukota. 

Tahun ini adalah pertama kalinya kami mudik dengan si kecil. Kenyamanan dan durasi perjalanan mudik lebih enak dengan kereta api. Aplikasi pegi-pegi menjadi pilihan untuk memesan tiket kereta lebaran karena kita bisa melihat semua promo yang bertebaran termasuk untuk tiket kereta. Hari gini nggak boleh sampai ketinggalan promo! 



Lewat aplikasi pegi-pegi diuraikan dengan jelas periode booking dan keberangkatan. Tinggal salin kode kupon dan langsung pesan. Jangan lupa dibaca syarat dan ketentuannya ya! Mudah kan langkah-langkahnya?! Pesan tiket lewat aplikasi lebih banyak promonya juga. Untuk promo eksklusif tinggal daftarkan email kita aja!



Saran saya untuk mudik naik kereta api dengan si kecil pesan di tanggal-tanggal sebelum cuti bersama untuk mengantisipasi kepadatan penumpang di stasiun nanti. Berhubung saya tidak terikat dengan jam kantor jadi bisa bebas pilih tanggal. Kembali dari kampung halaman pun sebisa mungkin diatur lebih cepat, bisa di hari ketiga lebaran sebelum arus balik lebaran dimulai. Kalau misalnya kehabisan tiket juga, bisa disiasati dengan keberangkatan stasiun tujuan di kota lain. Biasanya berangkat dari Jakarta, kita pilih dari Bandung begitupun sebaliknya. Hal-hal lain yang saya persiapkan untuk membuat si kecil nyaman di perjalanan antara lain, makanan yang dikukus dan dikemas terpisah-pisah, board book, dan mainan yang mudah dibawa. Saya juga memilih pakaian yang nyaman, tas yang cukup untuk membawa popok ganti dan pakaian ganti si kecil, dan tak lupa gendongan. Mudah-mudahan mudik kali ini aman, nyaman, dan tentunya selamat di perjalanan sampai kembali lagi ke tempat asal.


Mom Blogger

Kumpulan Emak Blogger

My Instagram