November 25, 2020

Cara Membersihkan Panci Gosong Hitam Berkerak

by , in

Panci yang biasa saya gunakan untuk masak mi instan ini berukuran kecil dan bukan bahan teflon. Panci biasa hadiah ulang tahun pernikahan dari sepupunya suami. Panci untuk merebus ini saya gunakan untuk memasak ayam kecap yang biasa saya masak hingga airnya habis dan kering sehingga menyerupai ayam bakar. Berhubung hanya empat potong kecil paha ayam maka saya gunakan panci satu ini, hasil akhir masakannya enak namun nasib buruk menimpa panci saya yang gosong, hitam, berkerak, sehingga sulit dibersihkan.

panci gosong hitam

Butuh sekitar dua minggu untuk menemukan cara yang tepat untuk membersihkan panci butut ini. Berdasarkan hasil pencarian Google, kita bisa menggunakan soda kue dan cuka dapur untuk membersihkan bekas gosongnya. Setelah saya rendam berhari-hari dan coba merebus air di panci gosong ini dengan harapan bakal ada pencerahan si keraknya mengelupas. Ternyata tidak berhasil sampai akhirnya mencoba dengan baking soda dan cuka dapur dengan tambahan sedikit air lalu direndam, dicoba direbus, namun hasilnya nihil. Hanya bisa digosok sedikit tapi tidak cukup membantu karena tidak sampai bersih dan mengelupas si kerak hitamnya. 


Sampai akhirnya dapet tips nih dari tetangga, dengan bahan-bahan yang gampang ditemukan di rumah. Pertama tuangkan cairan sabun cuci piring/sabun colek (saya pake keduanya), tuangkan juga minyak jelantah secukupnya, lalu tambahkan air hingga merendam kerak-kerak hitam bekas gosong. Nyalakan api dan rebus panci gosong tersebut hingga mendidih airnya, hati-hati jangan ditinggal dan harus tetap diawasi karena busanya bisa luber. Setelah bergolak airnya, matikan api dan diamkan hingga dingin. Kalo saya sih saya tinggal, pas udah dingin saya didihkan lagi airnya, lalu dibiarkan semalaman. Hasilnya bener-bener bikin hepi karena kerak-kerak digosok dengan sabut cuci piring gampang rontok. Namun karena masih ada kerak-kerak yang sulit dibersihkan, langkah-langkah sebelumnya saya ulangi lagi supaya semua keraknya luruh dan saya yakin panci saya kembali bisa dipakai dengan aman untuk masak apapun.



Cara satu ini bisa banget dicoba di rumah karena bahan-bahan untuk merendam panci pun gampang banget ditemukan dan biasanya tersedia di rumah. Masih ada bercak-bercak hitam sih memang, tapi so far so good untuk dipake masak lagi kok! Kalo dari awal saya tau, mungkin nggak perlu sampai dua minggu dan hampir putus asa terus mau beli baru. Nah bagi pembaca yang juga punya tips bermanfaat lainnya boleh banget dibagikan lho supaya ibu-ibu baru macam saya ini nggak kehilangan akal untuk menyiasati semua pekerjaan domestik yang tak jua habis hehehe


Oke deh. Semoga bermanfaat. Mohon maaf foto beforenya nggak ada, karena udah hopeless sih nggak tau kalo bakal selamet ini panci butut tapi sayang LOL


Anyway sekarang mau curhat harus mikir SEO ceunah biar gak jeblok DA PA bla bla bla


Should i run a new curhat blog? 


November 15, 2020

Pilih Sleek Baby sebagai Pembersih Botol yang Punya Banyak Kelebihan

by , in
Sleek baby pembersih botol

Buat para orang tua khususnya ibu-ibu udah tau belom nih, kalau ada pembersih botol khusus yang aman digunakan untuk membersihkan botol-botol susu si kecil. Salah satu kebutuhan bayi yang nggak boleh ketinggalan itu adalah pembersih botol. Perlengkapan ini sangat penting terutama untuk ibu-ibu pekerja yang rajin memompa air susu maupun yang dibantu dengan susu formula untuk memenuhi kebutuhan nutrisi si kecil. Tentunya botol susu yang digunakan harus dibersihkan secara khusus bahkan dengan pembersih botol khusus juga agar kesehatan si kecil selalu terjaga karena kondisinya yang masih sangat rentan terserang bakteri, virus, maupun kuman penyakit. Sleek Baby pembersih botol hadir dengan banyak kelebihan.

Sleek Baby pembersih botol ini diproduksi melalui proses pengolahan yang terjamin kebersihannya dengan berbagai kandungan bahan-bahan yang ampuh membunuh segala bakteri jahat. Inilah  satu dari sekian banyak kelebihan produk Sleek Baby pembersih botol yang penting ya kan. Buktikan sendiri ya di rumah, membersihan botol-botol susu si buah hati dengan Sleek Baby pembersih botol.

sleek baby pembersih botol

Wangi Menyegarkan

Produk Sleek Baby pembersih botol memiliki aroma jeruk yang menyegarkan dan wanginya bayi banget. Keharuman Sleek Baby pembersih botol ini akan hilang dan enggak menempel di botol susu, jadi jangan khawatir karena si kecil enggak akan mual mencium wangi sabun yang tercampur dengan susunya. Aroma jeruk dari pembersih botol yang enggak tercium lagi wanginya semakin meyakinkan bahwa susu yang akan diminum si kecil tidak akan terkontaminasi oleh pembersih botol sehingga aman untuk pencernaannya. Wangi tersebut juga telah lolos uji laboratorium dan bebas dari kandungan BPA atau Bishpenol-A yang membahayakan. Semua peralatan si kecil mulai dari mainan sampai alat makan juga aman lho dicuci menggunakan Sleek Baby sabun pembersih.

pembersih botol

Minim Busa

Tau enggak sih??? sabun yang menghasilkan busa melimpah itu artinya punya kandungan detergen yang tinggi lho! Sleek Baby pembersih botol ini, busanya termasuk minim alias sedikit kandungan  detergen berbahayanya. Enggak salah dong kalau Sleek Baby pembersih botol ini masuk dalam rekomendasi pembersih botol yang aman untuk membersihkan botol dan perlengkapan bayi lainnya. Nah sekarang udah jelas ya kan, saat mempersiapkan kelahiran si kecil khususnya ketika membeli sabun pencuci botol bayi jangan cuma cari yang ampuh membunuh kuman aja, tapi juga aman digunakan untuk buah hati yang masih sangat sensitif.

pembersih botol

Kandungan yang Ampuh Membunuh Kuman

Sleek Baby pembersih botol ini mengandung formula Natural Antibacterial dan Stain Removal Formula yang enggak hanya ampuh membunuh kuman namun juga bisa menghilangkan bau amis dan noda membandel lainnya. Selain itu, para ibu enggak perlu khawatir tangannya kasar saat membersihkan botol si kecil karena Sleek Baby pembersih botol lembut banget di kulit tangan.

Jangan ragu dan jangan bimbang lagi ya! pilih Sleek Baby untuk keamanan perlengkapan menyambut kelahiran si kecil, terutama untuk peralatan yang perlu dicuci bersih bahkan digunakan untuk makan dan minum bayi. Kebersihan peralatan bayi tentu menjadi prioritas utama karena mempengaruhi kesehatan bayi yang masih sangat rentan. Lengkapi juga dengan minyak telon bayi dari Sleek Baby yang bisa membantu melancarkan masalah perut dan pernafasan bayi. Psssttt... Beli satu paket Sleek Baby pembersih botol dan minyak telonnya bisa dapet harga lebih murah lho! Tunggu apalagi? langsung aja belanja Sleek Baby untuk mempersiapkan kelahiran buah hati tercinta.

minyak telon bayi


October 26, 2020

Memilih Produk Kosmetik dan Skincare dengan Cermat

by , in

Aku pernah ada di masa seneng banget coba-coba kosmetik, mulai dari lipstick, eyeliner, mascara, eye shadow, blush on, dan semuanya dipake pas hadir undangan pernikahan aja. Alhasil menumpuk deh sampe masa kadaluarsanya habis. Katanya sih masih bisa disumbangkan ke orang-orang yang suka mendandani jenazah tapi pada akhirnya aku buang semua kosmetik yang sudah habis masa kadaluarsanya. Setelah punya anak dan masuk usia kepala tiga, baru deh mulai mikirin lagi untuk merawat penampilan khususnya kulit wajah. Sebenernya dari masih single, kulit wajahku bukan tipe yang sensitif atau gampang jerawatan. Cuma sekarang menyayangkan aja kenapa aku lebih dulu kenal kosmetik dibandingkan skincare. 


Pas masih sekolah orang yang paling rewel alias peduli banget sama kulit wajahku ya ibu. Beliau selalu mengingatkan untuk pake pelembab sehabis mandi. Sampai kuliah ibu tuh selalu menyarankan aku untuk pake produk-produk pencerah kulit supaya nggak kusam & kucel gitu. Orang rumah bilang sih aku nih udah mandi atau belum itu nggak ada bedanya. Akhirnya aku pake produk Meco Pearl Cream yang masih simpang siur kandungan bahan-bahan berbahayanya, selama beberapa tahun sampe akhirnya melahirkan. Setelah punya anak nih mulai deh mencari-cari dan sedikit-sedikit mengenal produk-produk yang aman untuk ibu hamil dan menyusui. Sekarang aku makin sadar kalo beli produk kosmetik itu harus CEKKLIK sesuai anjuran BPOM RI


CEK KEMASANNYA 

Kita sebagai pembeli harus memastikan kalau kemasan produk yang kita beli dalam kondisi yang baik dan ini berlaku tidak hanya untuk produk kosmetik aja lho. Produk makanan dan minuman juga, apakah kemasannya bocor, menggembung sehingga tidak layak pakai atau konsumsi. Biasanya produk-produk yang masih aman digunakan itu tersegel dengan baik dan tertutup rapat kemasannya. 

CEK LABEL

Saya termasuk orang yang jarang membaca label produk secara detail. Padahal biasanya di label produk yang baik itu menginformasikan bagaimana cara menggunakannya, kapan dibuatnya, termasuk juga bahan-bahan yang terkandung di dalamnya. Apa ada yang sama seperti saya? Hehehe

Mama's Choice

Baca selanjutnya: Skincare Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui


CEK IZIN EDAR

Produk resmi itu beredar di pasaran melalui izin Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI atau dinas kesehatan setempat. Sebelum memberikan izin edar, BPOM tentunya melakukan serangkaian kajian, termasuk efektivitas dan keamanan produk. Jadi nomor registrasi ini penting untuk mengetahui keamanan produk yang akan kita beli.

CEK KADALUARSA 

Tanggal kadaluarsa ini sering banget aku lupa untuk cek saat beli. Pas sampai di rumah baru deh ketauan kalo produk yang ku beli itu sudah kadaluarsa. Seringnya sabun pencuci pakaian yang ku beli kurang teliti karena terburu-buru dan asal diskon saja. Nah untuk kosmetik biasanya karena dipakai hanya untuk acara tertentu saja jadi sering kelupaan kalo kosmetik itu sudah kadaluarsa bahkan ada beberapa tanggal kadaluarsa yang sudah terhapus.

Merawat kulit bisa dilakukan dengan berbagai cara. Berbagai mitos tentang cantik itu harus putih sebenarnya harus dihilangkan di masyarakat. Kulit sawo matang, khas perempuan Indonesia, faktanya memiliki banyak kelebihan lho. Salah satunya bisa lebih melindungi kita dari dampak buruk sinar matahari. Kecantikan seorang perempuan juga tentunya tidak hanya dilihat dari luar saja tapi dari dalam. Kebutuhan air yang cukup, tidak gampang stress, dan pola makan yang sehat termasuk dalam upaya kita merawat kesehatan kulit dari dalam. Mbak Analisa Widyaningrum juga menyampaikan bahwa kosmetik seharusnya tidak hanya soal industri  dan pemberitaan media saja, namun dimulai dari lingkungan keluarga yang menumbuhkan rasa percaya diri seorang anak. Kecantikan alami akan terpancar dari dalam diri karena rasa percaya dirinya muncul sehingga bisa berkarya tanpa perlu mengkhawatirkan hal-hal yang tidak ada dalam diri mereka. 

BPOM

Bagi pembaca yang masih senang coba-coba kosmetik karena ingin terlihat lebih cantik dan menarik dalam sekejap, perlu berhati-hati. Jangan sampai jadi korban kosmetik abal-abal. Kalau sudah menjadi korban dari produk tersebut, langsung saja laporkan melalui aplikasi yang bisa diunduh diplaystore. Aplikasi Eskosbpom merupakan aplikasi yang dapat digunakan oleh pelaku usaha, tenaga kesehatan serta masyarakat umum untuk melaporkan kejadian efek samping kosmetik serius dan non serius. Pelaporan yang dapat dilakukan melalui aplikasi meliputi laporan efek samping kosmetik, laporan produk pewarna rambut, dan laporan distribusi AHA.

Eskosbpom

Gimana nih? masih merasa minder karena merasa kurang cantik? kurang putih? dan kurang kinclong? Mending buang deh keraguan itu sekarang karena Tuhan tentu menciptakan kita dengan banyak anugerah yang patut disyukuri. Kulit yang cantik dan sehat adalah dambaan semua wanita Indonesia. Perlu disadari bahwa negara kita yang tropis ini tentu memunculkan berbagai pancaran kecantikan dalam diri perempuan Indonesia. Sudahkah memancarkan kulit sehatmu?


October 24, 2020

Disinfektan Spray Aman untuk Anak, KO Virus Jawabannya!

by , in

Sejak awal tahun berita coronavirus santer diberitakan di negeri orang. Hingga akhirnya sampai di negeri sendiri, kami pun ikut menghadapi walau dengan persiapan seadanya. Aktivitas di luar rumah pun kami kurangi, pergi keluar rumah berusaha selalu menggunakan masker, tidak pergi dengan jarak yang jauh, juga dalam waktu yang lama. Segala ikhtiar dilakukan termasuk menyemprotkan disinfektan di lingkungan rumah yang diinisiasi pak RT.


Pandemi ini membelalakkan mata kita untuk senantiasa melakukan pola hidup bersih dan sehat. Berbagai istilah yang muncul selama wabah ini mendarat di Indonesia pun sebisa mungkin dipahami dengan baik. Biasanya kita di rumah bisa cuci tangan pakai sabun, saat terpaksa keluar rumah pun harus sedia hand sanitizer walau sekarang di berbagai tempat umum sudah tersedia. Cairan yang digunakan untuk membasmi kuman dan virus pun mulai bermunculan demi mencegah tertularnya virus COVID-19. Masker, hand sanitizer, desinfektan mulai langka dan dicari orang sehingga bermunculan cara-cara pembuatan salah satunya dengan mencampur cairan pemutih pakaian dengan air untuk desinfektan.



Di masa adaptasi kebiasaan baru ini, alhamdulillah si kecil yang masih batita pun sudah paham cuci tangan dengan sabun karena dia suka banget main air jadi sedikit-sedikit si kecil minta cuci tangan sampai baju dan celananya pun ikut basah. Lebih bersyukur lagi karena barang-barang esensial yang mulai kita pergunakan sehari-hari seperti masker, hand sanitizer, dan desinfektan berangsur kembali dengan harga normal dan bukan lagi barang yang sulit ditemukan. Hampir dimana-mana kita familiar dengan orang-orang yang berjualan masker, hand sanitizer, dan desinfektan. Termasuk MOOIMOM yang turut andil merilis produk desinfektan yang tentunya harus aman digunakan untuk ibu dan anak.


K.O. (Knock Out) Virus desinfektan spray hadir nggak bikin khawatir karena diproduksi tanpa alkohol namun disempurnakan dengan HClO (Asam Hipoklorit) yang efektif membunuh kuman, virus, bakteri, juga bau tidak sedap. K.O Virus desinfektan spray ini aman digunakan bahkan saat bersentuhan langsung dengan si kecil karena  tidak berisiko membuat alergi atau iritasi pada kulit anak. Ukurannya yang mungil yaitu 100 ml dibandrol dengan harga Rp 99.000,- praktis dibawa kemana aja dan nggak bikin kantong bolong. Kandungan HClO dalam K.O. Virus desinfektan spray ini lebih efektif lho dalam DNA/RNA inti pada kuman, bakteri, hingga virus sehingga tidak dapat berkembang biak sama sekali pada permukaan yang terkena HClO.


Cara pakainya pun gampang banget, langsung semprotkan aja K.O. Virus Desinfektan Spray yang formulanya cepat meresap ini dengan jarak 5 - 10 cm ke berbagai permukaan yang ingin disterilkan seperti tempat tidur si kecil yang tak boleh luput dari perhatian. Berhubung anakku masih suka tidur siang dan tempat tidur kadang menjadi tempat untuk dia membawa mainan-mainannya juga, tak menutup kemungkinan tempat ini bisa menghasilkan kuman yang lebih banyak apalagi sering disinggahi dan jadi tempat bercengkrama dengan si kecil. Sprei, sarung bantal, dan guling bisa kita cuci bersih dengan sabun namun lain halnya dengan kasur, bantal, dan guling yang tak bisa masuk mesin cuci sehingga perlu disemprot desinfektan. 



Mainan si kecil pun perlu dijaga kebersihannya, anakku sudah bisa diajak kerjasama nih saat membersihkan mainannya. Biasanya mainan-mainan yang sering digunakan lebih rutin kami bersihkan untuk menghilangkan kotoran dan kuman yang menempel. Walau lebih sering main di dalam rumah dan jarang banget anak tetangga masuk ke rumah tapi tetap harus diperhatikan. Biasanya mainan yang besar dan bisa dinaiki seperti mobil-mobilan dan kuda-kudaan juga sepeda dibersihkan dan disikat menggunakan sabun.


Nah nggak hanya barang-barang milik si kecil aja nih yang mendapatkan perhatian, handphone dan laptop yang sering digunakan apalagi di masa Work from Home ini juga harus rajin dibersihkan sebelum digunakan karena intensitas pemakaiannya yang rutin dan hampir setiap hari. Sebelum dibersihkan, laptop dan handphone pastikan dalam kondisi mati dan tidak sedang mengisi daya baterai ya. Semprotkan K.O. Virus Disinfectant Spray pada permukaan laptop dan handphone kemudian dilap menggunakan tisu. Kalau peralatan kerja bersih, kita pun merasa nyaman dan aman saat menggunakannya ya kan. 


Bagi pembaca terutama ibu-ibu seperti saya yang masih harus beraktivitas di luar rumah jangan sampai ketinggalan bawa desinfektan spray kemanapun pergi. K.O. Virus Desinfektan Spray ini sudah praktis, kemasannya cantik, bener-bener memudahkan kita deh untuk selalu menjaga diri agar tidak terpapar virus, bakteri, dan kuman. Kandungan HClO (Asam Hipoklorit) ini adalah satu-satunya senyawa klorin yang bisa membunuh kuman tanpa menyebabkan efek alergi dan iritasi pada kulit lho! Lubang spray K.O. Virus Desinfektan Spray juga dirancang khusus agar cairan HClO bisa menyebar secara merata, nggak gampang seret, dan macet juga. 


Jangan bimbang dan ragu lagi yah! Sudah ada pilihan desinfektan yang aman untuk kita, terutama si kecil. K.O. Virus Disinfectant Spray ini bisa beli di website www.mooimom.id ya!. Yuk sama-sama kita jaga diri dan tetap waspada karena penyebaran virus benar-benar tak kasat mata. Semoga upaya kita melindungi diri dan keluarga yang dibarengi dengan kedisiplinan dalam mematuhi protokol kesehatan membuahkan hasil yang manis. Tentunya demi kesehatan kita semua ya, tetap semangat lawan virus corona, jangan kasih kendor ya!



October 18, 2020

Memulai Hobi Berkebun

by , in

Semenjak kepindahan kami ke rumah ini, kami khususnya aku senang merawat tanaman-tanaman di taman kecil depan rumah kami. Waktu kecil aku pernah membayangkan, menanam biji-biji dari buah-buahan yang selesai ku makan. Namun hal itu tentu saja hanya di angan-angan. Sekarang alhamdulillah aku bisa merealisasikan apa yang pernah tersirat dalam ingatanku dan baru ku sadari itu. 


Beberapa bulan setelah pindah, coronavirus melanda negeri ini. Beruntung rasanya kami pindah di waktu yang tepat. Taman kecil di depan rumah menjadi kebun percobaanku yang sedang merealisasikan keinginan masa kecilnya. Aku mulai menanam biji alpukat, biji salak, biji cabe, sampai daun bawang. Semuanya tumbuh satu per satu menjadi sumber kebahagiaan tersendiri buatku. Selama masa pandemi hobi berkebun tanaman hias pun menjadi trend karena sebagian besar waktu pekerja kantoran dilakukan di rumah aja. Tanaman-tanaman yang dulu biasa saja, sekarang berharga mahal dan diburu orang. Tanaman liar yang orang pikir tak akan ada harganya pun sekarang dikemas menarik dengan pot terracotta dan tawon yang makin memikat daya tarik. Sungguh pintar orang memanfaatkan peluang dan mengambil keuntungan dari pandemi ini. 


Toko perabot rumah tangga pun sekarang menyediakan pot. Beruntung rasanya kami tinggal di wilayah yang dekat dengan toko perkakas berkebun berharga miring sehingga selalu ramai karena bisa dijual lagi. Tak dipungkiri, aku pun kecipratan semangat untuk berkebun. Kalau diingat-ingat, sebenarnya naluriku untuk berkebun itu sudah ada sejak masa SMP. Datang lebih pagi dari kawan-kawan yang lain, aku pun memilih menyirami bunga-bunga di taman depan kelas. Memang sudah ada petugas piket yang dijadwal bergiliran untuk melakukan kewajiban satu ini, tapi dengan senang hati aku melakukannya walau bukan jadwal piketku. Kalau orang-orang tuh pengen cari tanaman-tanaman yang sekarang mahal dan langka, ku sarankan datang saja ke sekolah-sekolah hehehe. Saat SD pun aku senang sekali menyiram tanaman depan kontrakan tiga petak kami, walau hanya daun keladi yang gatal itu. 


Dulu aku nggak paham dan tidak peduli dengan nama-nama daun. Tapi sekarang, mulai mengenal satu per satu bahkan ikut berburu semenjak teras rumah kami ditembok pada satu sisinya. Rumah kami pun menjadi lebih sedap dipandang mata dan privacy terjaga. Begitupun tetangga yang memiliki taman yang indah, tentu saja aku terinspirasi untuk mempercantik halaman rumah kami juga. Sadar atau tidak, saat kita menanam, kita turut serta membantu tanaman bertasbih lho. Yuk mulai menanam, mungkin kapan-kapan ku foto deh hasil berkebunku

Tasbih


October 10, 2020

Online Blogger Gathering: Peduli Hutan Indonesia

by , in

Bersyukur sekali rasanya bisa terpilih di antara 30 orang blogger yang ikut memeriahkan online gathering bareng @bloggerperempuan dengan tema "Melestarikan Hutan Lewat Adopsi Hutan". Acaranya dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya lho, masih inget nggak kapan terakhir kali temen-temen menyanyikan lagu ini? Suasana online gathering nya jadi khidmat banget deh. Kak @rianibram yang jadi pemandu acara ini pun bikin suasana makin semarak. Biasanya lihat di Televisi nasional aja ya kan, sekarang bisa online bareng.

hutan indonesia

Terselenggaranya event ini salah satunya dengan harapan bisa semakin menumbuhkan rasa cinta kita kepada Hutan Indonesia. Rasa cinta itu bisa dibuktikan secara nyata dengan adopsi hutan sehingga saling membantu berupa dana donasi. Dengan mengadopsi hutan, tentu saja kita ikut membantu orang-orang yang menjaga hutan dan masyarakat yang tinggal di sekitar hutan. Sebelum sharing session dimulai pun kita diajak main games seru lho supaya lebih konsentrasi ya kan menyimak cerita-cerita dari para narasumber.

hutan Indonesia

Menjaga pohon-pohon di hutan agar fungsi ekologisnya terjaga ya salah satunya dengan adopsi hutan karena melalui pohon asuh ini, kita bisa membantu masyarakat adat dan lokal agar hutan terlindungi dari deforestasi.  Dengan pohon asuh, hutan tetap terjaga, masyarakat bisa menjaga kawasan hutan, dan kesejahteraannya pun meningkat. Hutan Indonesia memang sedang tidak baik-baik saja terlebih lagi di masa pandemi sekarang ini yang dimanfaatkan oleh para perambah liar saat petugas dan penjaga hutan lengah karena fokus mengatasi virus corona, hutan-hutan di Bogor yang seharusnya menjadi daerah resapan air berubah menjadi penginapan, dan masih banyak lagi kerusakan lainnya. Dengan cara berbagi inilah kita setidaknya sudah berbuat sesuatu untuk hutan Indonesia. 

Mas Irham Hudaya dari @leuserconservationforum juga bercerita tentang Hutan Leuseur di Aceh dan berbagai ancaman-ancaman yang dihadapi seperti illegal logging. Keanekaragaman hayatinya yang beranekaragam menjadikan Kawasan Ekosistem Leuser sebagai kawasan penyangga TN Gunung Leuser yang menjadi salah satu warisan dunia UNESCO. Disana juga ada Stasiun penelitian Soraya yang menjadi salah satu tempat penelitian keanekaragaman hayati flora dan fauna yang dilindungi. Stasiun Soraya juga memiliki potensi ekowisata yang beragam lho seperti kegiatan menelusuri hutan, arung jeram atau rafting di sungai Alas, selain itu kita juga bisa berkunjung ke titik-titik air terjun di sekitar Stasiun Soraya.

stasiun soraya

Kak @satyawinnie pun mengajak kami jalan-jalan virtual ke Desa Ketambe, salah satu wilayah di Aceh Tenggara yang menghadirkan paket komplit untuk berwisata alam mulai dari air panas, juga flora, dan faunanya yang beranekaragam. Ketambe merupakan alternatif untuk masuk ke Taman Nasional Leuser. Menuju Ketambe juga lebih mudah dari Medan atau Kutacane, sebuah kota dekat ke Ketambe. Desa Ketambe ini cakupan wilayahnya tidak terlalu luas sehingga bisa dijelajahi dalam waktu yang singkat.

desa ketambe

Pengalaman online gathering kali ini begitu berharga untuk saya karena lebih membuka mata saya untuk mencintai dan ikut melestarikan kekayaan alam Indonesia. Kami juga para blogger diharapkan terus mengkampanyekan tulisan-tulisan yang menggugah pembaca agar peduli dengan keberlangsungan hutan di Indonesia. Dengan demikian kepedulian kita terhadap alam pun semakin terasah. Hutan sebagai salah satu penyangga kedihupan sudah sepatutnya dijaga agar janggan sampai musnah. Yuk mari lestarikan kekayaan lingkungan dan ikut jaga hutan untuk anak cucu nanti.

View this post on Instagram

Lagi ikutan online gathering bareng @bloggerperempuan nih . Ngobrolin tentang pelestarian hutan lewat adopsi hutan. Sebenernya kalo kita ikut serta dalam program adopsi hutan ini, sama aja kaya kita punya anak yang berupa pepohonan di hutan lho. . Seru deh obrolan kali ini diawali dengan games konsentrasi gitu dipandu kakak @rianibram 😂 . Lanjut ngobrol bareng kak @irham94, kak @satyawinnie, & kak Tian.. diajak jalan-jalan juga lihat hutan-hutan yang ada di Indonesia. Ada desa ketambe, air yang jernih, orang utan yang lagi bergelantungan di pohon, & masih banyak lagi kawasan lainnya. . Yuk kita jaga dan lestarikan bersama kekayaan alam di Indonesia yang beranekaragam ini ❤ . PS. Ada danbo lho lagi pake masker di slide terakhir hihihi . Special thanks buat yg fotoin & ngasuh bocah hahaha @keluarrumahproject . #HIIxBPN #AdopsiHutan @bloggerperempuan @hutanituid

A post shared by Gioveny (@gioveny_) on



September 29, 2020

Mendidik Anak, Masa Kini dan Masa Lalu

by , in

 Aku ingat betul masa-masa itu, masa luntang-lantung belum mendapat pekerjaan setelah wisuda pascasarjana. Aku belum memiliki niat yang kuat untuk menjadi dosen, aku juga tidak ada rencana untuk lanjut doktor, penelitian bukan passion ku. Ya, benar adanya aku suka menulis, tapi bukan tulisan ilmiah yang bikin aku susah tidur dan gampang makan. Saat skripsi dan tesis berat badanku selalu naik, bingkai wajah saat foto wisuda tentu saja membengkak dengan pipi yang tumpah juga double chin.


Saat itu aku enggan melamar kerja ke ibukota, kota ini membuatku nyaman hingga rasanya enggan beranjak keluar dari zona nyaman. Sampai akhirnya staf di kampus berbaik hati menyodorkan lamaran pekerjaanku pada bidang-bidang yang membutuhkan. Aku pun menyibukkan diri dengan membentuk lembaga baru bernama Indonesian Youth on Disaster Risk Reduction (IYDRR). Tenaga dan pikiran dengan penuh semangat ku tuangkan disana. Sampai akhirnya aku "menyerahkan diri" mengabdi sebagai guru playgroup di sekolah dekat rumah. 


Tak pernah ku bayangkan sebelumnya kalau aku akan menjadi guru "kecil". Dari mulai guru sampai kepala sekolah keheranan dengan kehadiranku, anak es dua kok mau ya jadi guru playgroup? 


Jujur saat itu aku dalam tekanan, di satu sisi aku sangat ingin terus membersamai IYDRR namun terhalang restu orang tua yang selalu menanyakan walau secara tidak langsung mau sampai kapan aku 'seliweran' tak ada kepastian begitu. Di sela-sela mengajar pun aku curi-curi kesempatan untuk menghadiri undangan blogger, bahkan sampai juara untuk musikal khatulistiwa walau bukan yang pertama tapi aku bangga dengan pencapaianku pada saat itu. 


Aku tidak pernah menyesal membersamai anak-anakku yang lucu dan menggemaskan. Kebahagiaan melihat wajah mereka tak bisa dibayar dengan uang. Beberapa hari setelah mengajar pun aku rindu sama mereka, mungkinkah anak-anak itu masih ingat aku? Yang jelas mereka menanyakan aku kemana dan kenapa tak bersama mereka lagi. 


Sekarang aku mendidik anak kami, tak cukup hanya 2 jam membersamainya untuk bermain seperti saat di playgroup. Bisa lupa masak, lupa makan, dan lupa tidur, karena di usia bermainnya dia senang sekali bermain denganku dan menirukan apapun yang kami perbuat mulai dari memasak, berbicara, sampai mencuci sesuatu. Jika jam 10 dulu murid-muridku pulang, saat ini masak disambi bermain plus mengajak ngobrol. Sungguh, kesabaran yang ku pelajari di playgroup seringnya lose control karena anak kami yang begitu aktif dan cerdas. Bersyukur sekarang aku pernah menjadi bagian keluarga sebuah sekolah, walau hanya 6 bulan tapi itu sangat berarti sekali bagiku.


Anak-anak


September 22, 2020

Mengenal Pikun yang Tak Wajar

by , in

Sebelum menikmati film Morgan Oey yang berperan sebagai penderita Alzheimer beberapa waktu yang lalu, saya pernah menonton film Love dengan Sophan Sophian sebagai penderita Alzheimer juga. Penderita Alzheimer di film-film ini melakukan hal yang sama berulang kali dan begitu terus setiap hari. Daya ingatnya sangat lemah, walaupun sudah diingatkan berulang kali oleh orang-orang di sekitarnya. Perlu kesabaran yang luar biasa bagi orang-orang yang merawat penderita Alzheimer. Saya memang belum pernah bertemu langsung dengan orang yang mengidap penyakit satu ini, membayangkannya saja antara kasihan, sedih, sekaligus geregetan. Sampai akhirnya saya mendapatkan kesempatan untuk mengetahui lebih lanjut apa itu Alzheimer melalui Festival Digital Bulan Alzheimer Sedunia.

Keluarga

Di Indonesia, Alzheimer biasa dikenal dengan pikun dan menganggap itu adalah hal yang wajar. Padahal penderita Alzheimer ini membutuhkan penanganan yang tepat lho. Lewat program kampanye #ObatiPikun dan pengembangan aplikasi deteksi penyakit alzheimer yaitu e-Memory Screening (EMS), PT Eisai Indonesia dan Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia (PERDOSSI) berusaha mengedukasi masyarakat bahwa pikun bukanlah sebuah proses penuaan yang normal melainkan penyakit yang harus ditangani. Alzheimer adalah salah satu bagian dari demensia yaitu sebuah istilah yang digunakan untuk menggambarkan berbagai gejala-gejala yang mempengaruhi aktivitas sehari-hari, kemampuan komunikasi, dan otak. Deteksi dini penyakit satu ini bisa dilihat melalui aplikasi  E- MEMORY SCREENING (EMS) yang tersedia di playstore. EMS bermanfaat sebagai alat edukasi bagi masyarakat umum yang ingin mengetahui penyakit demensia. Di aplikasi EMS ini juga tersedia direktori/ daftar Rumah sakit yang mempunyai dokter spesialis neurologis. Semakin awal kita mengetahui penyakit ini, bisa semakin cepat ditangani, sehingga kepikunan dapat dicegah. 

Aplikasi pikun

Seseorang yang pikun itu diantaranya memiliki ciri-ciri pertama, lupa nama orang yang sering ia temui. Kedua, sering kesulitan menemukan kata yang tepat saat berbicara. Ketiga, sering melupakan hal yang penting dan sering tersesat bahkan di lingkungans sekitar rumahnya. Beberapa ciri-ciri tersebut berdasarkan penelitian dialami oleh lebih dari 50 juta orang Indonesia. Demensia ini termasuk salah satu ancaman bagi para lanjut usia di Indonesia lho, maka dari itu semakin banyak lansia yang terdeteksi Demensia Alzheimer lebih awal, semakin cepat juga penanganannya, sehingga harapannya mereka bisa menjalani kehidupan yang produktif. Kerusakan otak pada pengidap Demensia akan bertambah seiring penambahan usia. Penyakit Demensia memberikan dampak tidak hanya bagi penderitanya tapi juga keluarga dan lingkungan mulai dari aspek psikososial, sosial, dan beban ekonomi. Demensia Alzheimer merupakan penyebab utama ketidakmampuan dan ketergantungan lansia terhadap orang lain. 

Demensia

Beberapa orang juga berisiko terjangkit penyakit Demensia lho, seperti pengidap hipertensi, stroke, depresi, obesitas, perokok, pengaruh obat-obatan, kurang olahraga, sampai karena keturunan. Untuk kita yang masih sehat, mulai dari sekarang harus lebih banyak mengkonsumsi makanan yang bernutrisi, rutin berolahraga, dan senantiasa mendekatkan diri pada Sang Pencipta agar kesehatan terjaga. Pengobatan yang teratur dan berkelanjutan merupakan hal utama pada pengobatan ini, karena putus obat atau pengobatan yang tidak teratur akan menyebabkan gejala semakin memburuk.

Cegah pikun

Bagi pembaca yang hidup bersama orang pengidap Demensia, tetap semangat. Memang tak semudah yang diucapkan oleh orang lain yang belum pernah sama sekali merawat pengidap demensia. Bertahanlah untuk membantu orang dengan demensia melakukan aktivitas yang mereka mampu dan sukai. Pengetahuan kali ini benar-benar membuka pikiran saya bahwa orang-orang dengan penyakit tersebut tak hanya ada di film, nggak kebayang jika saya yang mengidapnya atau merawat langsung penderita demensia.

 


August 28, 2020

Mengagumi Hutan di Indonesia dengan Bersyukur dan Tidak Merusaknya

by , in
Jika diminta memilih pergi ke hutan atau ke pantai, dulu tentu ku jawab pergi ke hutan. Hanya orang-orang terpilih yang mau bersusah-payah menerabas pepohonan dipayungi kanopi alam untuk menikmati dan menyesap dalam keindahannya. Bukan bermaksud sombong, namun saya selalu kagum dengan orang-orang terpilih yang sanggup mendaki puncak-puncak gunung di Indonesia maupun di luar negeri. Beruntung sekali jika menemukan air terjun dibalik rimbun pohon-pohon yang tinggi, dari jauh akan terdengar jelas aliran derasnya yang jatuh ke bumi seolah memberi tanda dan semangat untuk tidak menyerah teruslah masuk menyusuri jalan menuju air terjun. Saya jadi mengenang kembali masa-masa 'berburu' air terjun yang dalam bahasa sunda dikenal dengan curug bersama teman-teman kuliah. Rasanya damai sekali saat memandangi air terjun itu, walau ada juga perasaan khawatir seandainya ada batu besar yang ikut terbawa derasnya air. Sejuk dan dinginnya membekas indah dalam ingatan dan tak ragu juga untuk meminum langsung air terjun pada waktu itu.

Papandayan, 2013

Hutan menjadi sumber kebahagiaan bagi saya yang senang wisata alam, mengagumi ciptaan Sang Maha Kuasa yang tak jemu dipandang. Ternyata hutan memang bukan sekadar untuk berwisata saja, masih ada masyarakat yang melestarikan hutan agar sumber dayanya tetap terjaga. Tak hanya manusia, makhluk hidup lain pun tinggal di hutan seperti beraneka jenis burung, serangga, sampai tanaman dari yang bermanfaat untuk manusia namun ada juga jenis yang beracun. Harmonisasi alam menjadikan hutan sebagai hamparan lahan yang wajib kita lestarikan bersama. Di Bogor ada hutan pinus yang dikenal juga dengan nama Gunung Pancar, selain pemandangan hijau kita juga bisa berendam air hangat. Bahkan sekarang bisa berkemah dengan fasilitas yang sudah disediakan, jadi tak perlu bingung pinjam tenda, sleeping bag, dan peralatan lain.


Saat pelesiran ke Banyuwangi pun saya mendatangi hutan pinus yang mirip dengan Bogor, Hutan Pinus Songgon, banyak lokasi-lokasi yang dihias dengan  ragam pernak-pernik seperti lampion, payung, gapura dengan bentuk love, dan kita bisa melihat pengunjung yang rafting di sungai. Pohon pinus ternyata sangat bermanfaat dan menguntungkan bagi para pengusaha industri, dilansir dari rimbakita[dot]com hampir seluruh bagian pinus, seperti batang kayu, kulit, getah, dan daun memiliki manfaat ekonomis. Menjadi bahan baku furniture, bahan baku kertas dan alat tulis, bahan baku peti kemas sampai bahan pencampur pupuk. Kulit dan daun pohon pinus juga merupakan sumber vitamin C dan antioksidan, ekstrak daunnya juga menghasilkan senyawa pycnogenol yang merupakan salah satu bahan baku produk suplemen dan obat nyeri.

Baca: Babymoon ke Banyuwangi 

Hutan lain yang saya kunjungi adalah hutan yang ada di Papandayan, selain bau belerang yang menyengat saat pendakian. Selanjutnya kita disuguhkan pemandangan hutan mati yang berdasarkan sejarah dikutip dari datawisata[dot]com, hutan mati gunung Papandayan bermula dari letusan maha dahsyat gunung Papandayan yang telah terjadi ratusan tahun silam. Di Papandayan kita bisa melihat hamparan bunga edelweiss yang cantiknya Masya Allah. Bersyukur banget saya bisa sampai disana walau penuh perjuangan dan tak lepas dari dukungan teman-teman. 


Saya pun mendapatkan kesempatan untuk melihat langsung pohon kayu putih yang ada di sepanjang jalan saat di Alor. Ini pertama kalinya saya melihat hutan kayu putih yang sedikit berdaun dan batangnya berwarna putih. Sungguh menakjubkan ciptaan Allah, beraneka macam tumbuhan, pepohonan, dan makhluk hidup ada di Indonesia. Hutan di tanah air tercinta ini masuk dalam urutan ketiga hutan terluas di dunia lho, prestasi yang tentunya patut dipertahankan agar keanekaragaman hayati hutan-hutan di negeri ini terlindungi.

Baca: Belajar dari Alor


Salah satu bentuk apresiasi untuk hutan di bumi pertiwi adalah  dengan dicetuskannya Perayaan Hari Hutan Indonesia yang sekaligus menjadi aksi bersama untuk mensyukuri manfaat hutan yang berlimpah, mulai dari pangan dan obat-obatan, akar budaya Indonesia, sampai fungsi hutan sebagai penyerap karbon serta penjaga iklim dunia. Kontribusi nyata dari kita untuk hutan-hutan di Indonesia bisa melalui adopsi hutan yaitu dengan berdonasi yang akan disalurkan untuk kegiatan pelestarian hutan, pengembangan masyarakat sekitar hutan, serta mendukung pendidikan dan kesehatan masyarakat yang tinggal di sekitarnya. 


Masyarakat yang hidup berdampingan dengan hutan tentu memiliki cara tersendiri untuk merawat dan melindunginya termasuk warga kasepuhan. Kasepuhan yang pernah saya kunjungi adalah Kasepuhan Ciptagelar, perjalanan kesana tergantung niat dari pengunjung jika ingin sampai dengan selamat katanya. Kasepuhan Ciptagelar berada di Desa Sirnarasa, Kecamatan Cisolok, Sukabumi. Berlokasi di lereng bukit bagian selatan Taman Nasional Gunung Halimun dan termasuk dalam Kesatuan Adat Banten Kidul. Warga disana hidup dari hasil bumi yang ditanam, dipetik, dan dipanen sendiri. Kawasan Kasepuhan Ciptagelar tidak pernah mengalami kekeringan, air mengalir jernih dan aliran Sungai Cibeno dimanfaatkan juga sebagai sumber energi listrik menggunakan turbin. Masyarakatnya pun memasak dengan kayu bakar dan sangat menghormati nasi agar jangan sampai tidak habis saat makan apalagi terbuang sia-sia. Pengambilan kayu dan jumlah yang bisa diambil pun juga ditentukan, sehingga hutan tetap lestari karena dimanfaatkan sesuai kebutuhan dan menjunjung tinggi aturan adat.


Upaya berbagai pihak untuk menjaga dan melestarikan hutan-hutan yang ada di bumi nusantara ini secara pribadi saya dukung penuh karena generasi-generasi selanjutnya harus merasakan dan tentunya merawat hutan agar tetap lestari tak lekang oleh waktu. Manfaat hutan yang saya rasakan hari ini, inginnya dirasakan juga turun-temurun agar kita selalu ingat bahwa kekayaan alam yang Tuhan berikan harus disyukuri dan dipertahankan. Mari bersama-sama kita gotong royong menjaga hutan agar keindahan hutan Indonesia tetap alami dan terlindungi. Sekarang sih saya sedang memulai menanam pohon buah-buahan di sekitar rumah, kalau kamu?

Curug Mania Goes to Leuwi Hejo


August 24, 2020

Mengenang Kepergianmu

by , in
Di masa covid ini ada beberapa pejabat disana yang wafat. Seketika aku ingat ibu, seorang kepala perpustakaan yang baiknya melebihi ibuku sendiri (?). Ah mungkin hanya beda karakter saja. Sekitar 9 tahun yang lalu, Aku meminta bagian untuk kuliah lapangan mengurus perpustakaan saja. Sebab yang diminta hanya satu orang dan kawan-kawan yang lain membantu bagian lain. Padahal tadinya aku sempat tak masuk kelompok siapapun karena tak punya geng hahaha. 


Sampai akhirnya aku diminta untuk stay di perpustakaan yang masih bergabung dengan pusdatin. Sambil skripsi, mengajar bahasa inggris, aku datang seminggu 2x seingetku. Awalnya mau menjadikan perpustakaan sebagai objek penelitian, tapi aku nggak paham lah sama jurusan kuliah kejeblos ku. Sampai akhirnya lulus karena membantu dosen pembimbing yang yah tentunya dengan skripsi yang tidak sempurna. Kemudian aku lanjut mengabdi di perpustakaan yang menggunakan outsourcing untuk membangun perpustakaan di gedung baru.


Dipanggil ibu udah biasa, dipanggil mbak yah ada juga, dalam hati terbersit juga keinginan untuk jadi mahasiswa disana. Tapi lanjut kuliah itu untuk apa sih? Jawabannya adalah untuk bisa move on dari pekerjaanku yang gitu gitu aja. Lulus kuliah pun akhirnya aku lanjut lagi kuliah dengan berbagai pertimbangan dari orang tua khususnya ibuku. Sekolah terus kapan nikahnya? Nanti gelar ketinggian nggak dapet-dapet jodoh lho. Iya kalo standarku ketinggian juga, nyatanya kan nggak. 


Kepindahan kampus ke lokasi baru dan masuknya aku menjadi mahasiswa yang melepaskan pekerjaan sebagai staf perpustakaan membuat kesehatan ibu drop dari hari ke hari. Terakhir bertemu bahkan ibu seperti tidak mengenalku, chemotherapy yang ibu jalani membuatku nggak tega dan merasa bersalah. Sampai akhirnya hari itu datang dan aku nggak bisa langsung ke pemakaman.


Bu, sekarang aku udah punya anak dan memilih di rumah aja. Terimakasih sudah meyakinkan kalo aku nih pinter, bisa bahasa inggris itu yg utama. Bisa lanjut sekolah ku rasa itu adalah hadiah terbesar dari ibu untukku. Melepaskan rasa kangen sama ibu mungkin tidak cukup lewat tulisan ini. Walau kerjaanku banyakan manfaatin internet gratis tapi ibu nggak pernah marah dan malah ikutan nonton YouTube sambil ikutan sampulin buku hahaha. Semoga Allah perkenankan kita ketemu lagi ya bu, semua orang mungkin anggap aku anak ibu dan ya ibu yang mengakui sendiri ke orang-orang kalo aku anaknya :')

Sekarang ibu udah bahagia di alam sana. Walau ku tak pernah ziarah ke makam ibu, tapi ku yakin doa ku sampai. Keyakinan ibu ke aku bikin aku percaya sama diriku sendiri dan aku sekarang dapet mertua yang baik juga bu. Ah rasanya banyak banget yang pengen diceritain (T______T)

Credit to: unsplash [dot] com


August 22, 2020

Harapan untuk Diri Sendiri

by , in
Dalam keputusan besar yang kau pilih tentunya ada doa yang senantiasa tercurah untukmu, keluarga kita, dan kehidupan kita selanjutnya.


Dalam hati sempat terbersit iri melihat ukhti lain didampingi selalu oleh suaminya karena memang begitu kan seorang imam seharusnya dan seorang istri juga menjaga hal-hal yang bisa menutup pintu surga baginya. Eh kejadian deh di pertengahan tahun ini.

Kau merumahkan diri sendiri dan berusaha menjadi ahli pada bidang desain grafis. Walau seribu ragu selalu menyerang dan membuat pikiran juga hati tak pernah tenang tapi kau selalu bersemangat terutama untuk makan hari ini.


Seorang optimis berubah menjadi sering pesimis kalo urusan uang dan kami untuk saat ini bertolak-belakang. Meja kerjamu beberapa waktu ini tak nampak lagi kopi. Ini semua demi kesehatan ya toh? Kesehatan yang juga termasuk mental.


Pada masanya nanti mungkin kita akan saling meninggalkan satu sama lain karena maut, namun sebelum itu datang mari kita berbenah sama-sama.
August 20, 2020

Merdeka dalam Diri

by , in
Sebenarnya kemerdekaan itu apa sih?
Merdeka dengan bebas melakukan apa saja di dunia?
Merdeka dari pikiran masing-masing?
Merdeka dari pengkhianatan dan penjajahan orang lain atas diri kita?



Ketika memori-memori baik hilang dari kepalamu. Sedetik, dua detik, dalam sekejap isi otakmu penuh dengan kepalsuan orang lain. Kau pun tak sanggup tertawa, memikirkannya saja mual. Cukup sehari isi otakmu penuh, memikirkannya hingga bergemuruh. Dalam tiap niat baik yang mungkin orang salah mengartikan, terselip deru nafas yang memenuhi rongga dadamu.

Merdeka! Pekikmu sekarang, Sang Saka Merah Putih pun berkibar dengan gagahnya. Walau kini dilanda corona, tetapi semangat perjuangan tetap membara. Berjuang untuk hidup bersih, berjuang demi keadilan, berjuang demi kebaikan. Kemerdekaan yang kita rasakan hari ini tentu sangat bermakna karena masih lebih banyak menghabiskan waktu di rumah aja, pergi ke pusat perbelanjaan masih khawatir, makan di luar masih mikir-mikir, pun demikian halnya dengan bepergian jarak jauh yang bisa jadi memunculkan klaster baru. Ah apa masih enggan kita mengelak bahwa kehidupan normal yang baru memang harus disusuri. Walau berliku-liku tapi kita tidak sendiri, seluruh dunia menyadari wabah ini.

Lantas? Apa kita hanya akan berdiam diri terus meratapi nasib karena wabah tak jua pergi? Hidup yang terus berjalan akan membawa kita pada satu tujuan yang sama. Mertua saya sih bilang "Yah dimanapun kita berada kalau ditakdirkan sakit ya bakal tumbang juga", perjuangan kita belum berakhir kawan. Merdeka seutuhnya dan kembali ke kondisi normal adalah satu dari sekian hal yang saya inginkan. Walau banyak hikmah yang bisa diambil selama pandemi ini namun tak selamanya saya mau menjadi burung dalam sangkar yang tak bisa bebas kemanapun pergi.

Mari kita senantiasa berdoa untuk keselamatan diri khususnya. Semoga negeri ini tetap bisa mempertahankan kemerdekaan dengan berbagai prestasi yang membawa harum bangsa Indonesia. Mudah-mudahan rakyatnya semakin rukun dalam keberagaman, toleransi tinggi, dan saling menghormati. Negeri kita ini indah bila kita turut menjaga dan bangga dengan beragam hal-hal positif yang ada di tanah air tercinta. Dirgahayu Indonesiaku!

*artikel ini diikut sertakan minggu tema komunitas Indonesian Content Creator*

August 05, 2020

Menikmati Film-Film di Masa COVID-19

by , in
Dari beberapa film yang saya lihat selama pandemi ini. Saya makin sadar kalo film Indonesia itu makin bagus, dari mulai alur ceritanya dan pemilihan pemeran juga pesan dalam film itu sendiri. Semuanya luar biasa. Rindu saya nonton film-film bagus dalam negeri pun terobati dan penat agak mereda. 

1. Imperfect 

Saya selalu terkesan dengan filmnya Ernest termasuk film ini yang menceritakan seorang wanita karir yang mengubah penampilannya karena tuntutan pekerjaan dan lingkungan. Segala sesuatunya pun berubah tak hanya pola makan saja. Lingkaran pertemanannya berubah, pola pikir, sampai kebiasaan berpakaian, semuanya diubah demi meraih kriteria ideal yang banyak diidamkan sebagian besar perempuan. Namun ada titik dimana apa yang wanita ini rasakan usahanya sia-sia dan tetap saja salah dimata orang lain termasuk kekasihnya. Rahasia kecil pun terungkap dari mulut sang ibu yang secara tidak langsung membuat sang anak merasa tak disayangi sejak kecil. Film yang diperankan Jessica Mila & Reza Rahardian ini bener-bener relate banget sama kehidupan sehari-hari yang selalu lakukan body shaming, mom shaming, dan bentuk bullying lainnya tak terkecuali saya.



2. A Copy of My Mind

Ending yang bikin saya sedih karena tokoh laki-laki yang diperankan Rico Jericho meninggal karena membela kekasihnya yang diperankan oleh Tara Basro. FYI, disini ada adegan ranjang. Rico Jericho adalah seroang pengetik subtitle pada cd bajakan dan Tara Basro adalah penikmat film-film itu. Pada suatu hari sang wanita protes karena subtitle dalam film yang dia beli kualitas terjemahannya jelek sehingga akhirnya dia bertemu dengan sang 'penerjemah'. Singkat cerita Tara Basro yang kerja di salon sederhana pindah ke salon yang pelanggannya menengah ke atas. Dia dikirim ke penjara untuk melayani perempuan yang terjerat kasus berat. Saat akan pulang, Tara Basro tak sanggup menahan godaan untuk mencuri koleksi film tahanan wanita tersebut. Padahal koleksi yang dia ambil adalah salah satu barang bukti kuat yang kalau sampai ke tangah yang salah berakibat fatal.


3. Rumah dan Musim Hujan

Meja makan adalah sorotan utama yang menjadi fokus film ini sejak awal namun saya baru menyadari setelah meminta suami untuk cari tau maksud film ini tuh apa. Jujur saya bingung dengan ending yang bikin bingung. Ternyata semua rahasia yang ada di film itu ya memang fokusnya ada di meja makan, saat dimana tiap-tiap jiwa yang hadir menyimpan rahasia masing-masing yang tak perlu dibicarakan saat makan. Seolah-olah ada peraturan tidak tertulis yang menyebutkan bahwa tabu membicarakan sebuah 'masalah' di meja makan. Yah maklum, baru setelah menikah saya makan di meja makan. Padahal emang nggak mudeng aja sih hahaha


4. Mooncake

Nah kalo film ini awalnya ku tonton karena ada Morgan Oey wkwkwk. Disini Morgan berperan sebagai orang yang mengidap Alzheimer karena ibu dan istrinya meninggal. Tapi sampe akhir film, saya nggak nemu penjelasan penyebab istrinya meninggal. Morgan pun bertemu dengan BCL saat menjadi joki 3 in 1 dan menyerahkan cetakan kue bulan serta meminta BCL untuk membuatkan kur itu. BCL adalah seorang janda dengan satu anak dan satu adik, segala pekerjaan dilakoninya untuk menyambung hidup. Morgan pun meninggal di akhir cerita dengan peran yang baik.



5. What They Don't Talk About When They Talk About Love

Film ini nggak terduga sama sekali sih kalo bakal ada adegan ciuman Nicholas Saputra dan Ayusitha, apalagi hubungan badan yang dilakukan Ayusitha dan pacarnya yang bertompel. Nonton film ini tuh menyesakkan dada sih karena peran mereka semua menjadi penyandang disabilitas. Nggak nyangka Nicholas bisa juga ya ganteng-ganteng berperan sebagai orang gagu. Latar belakang film ini ada di sebuah sekolah luar biasa sekaligus asrama.



6. Ghost Writer 

Literally penulis novelnya beneran kerjasama dengan penghuni rumah yang disewa oleh penulis novel dan adiknya. Sampai akhirnya sang penghuni pun tak menyetujui novelnya terbit karena ada hal-hal yang tak sesuai dengan kesepakatan. Perjanjian itu dilanggar karena isi novel tersebut ditambahkan hal-hal yang mendramatisir. FYI, saya nonton film ini karena baru tau ada keterlibatan Ernest di dalamnya hahaha dan doi update kalo Ghost Writer 2 mau tayang, jadi makin penasaran deh sebagus apa.


7. Serendipity 

Nah kalo film ini ditonton karena ratingnya bagus. Pemainnya ada Kenny Austin yang kinclong abis & Maxime. Berkisah tentang seorang anak perempuan yang terpaksa bekerja menemani om senang saat main judi supaya hoki sekaligus menebus hutang almarhum ayahnya. Ibu si gadis main gila dengan ayah pacarnya. Sampe akhirnya drop out dari sekolah karena pekerjaannya itu. Finally sih happy ending tapi nggak buat Maxime.



8. Tabula Rasa


Dari beberapa film Indonesia yang saya lihat belakangan ini, saya baru kepincut sama film Tabula Rasa yang dari awal cerita sudah mengundang kesedihan yang mendalam. Tokoh laki-laki bernama Hans yang berasal dari Papua dikirim ke Jakarta karena kemampuannya bermain bola. Beberapa waktu kemudian kakinya cidera dan tim sepak bola Hans tak bertanggung jawab akan hal itu. Hans pun mencoba bunuh diri dengan menaiki jembatan penyeberangan yang di bawahnya adalah jalur kereta rel listrik.

Pagi harinya Hans ditemukan dalam kondisi berdarah di kepala. Ibu yang menemukan Hans tergeletak ini adalah orang minang, seingetku dipanggilnya Emak. Percakapan selanjutnya di film ini banyak menggunakan bahasa minang. Ambu pun mengajak Hans pulang ke warung masakan padangnya untuk memberi dia makan gratis. Hans pun tidak mau memperoleh makanan secara cuma-cuma dan akhirnya dia mencuci piringnya sendiri.



Masih ada lagi sebenernya film-film yang ditonton karena pemerannya Rizky Nazar atau Michelle Ziudith hahaha. Tapi cukup daftar di atas aja deh yang saya rekomendasikan sebagai bukti kalo film Indonesia tuh oke lho! Patut dibanggakan.

Mom Blogger

Kumpulan Emak Blogger

My Instagram