Pelembut Pakaian Korea dari Molto

Menemukan pelembut pakaian yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan tak mudah bagi aku yang rutin mencuci sendiri di rumah. Hasil akhir cucian yang wangi dan lembut tentu menjadi dambaan bagi para pencuci pakaian tak terkecuali aku. Belum lagi cuaca di Bogor yang akhir-akhir ini sering hujan sehingga bikin proses menjemur nanggung, nggak kering sesuai harapan alias masih anyep-anyep gimana gitu sehingga memancing pakaian bau apek. Pelembut pakaian molto jadi pilihan yang pas karena punya varian baru yang bikin penasaran sama wanginya.

Pelembut pakaian molto

Pelembut pakaian sekaligus pewangi pakaian Korea dari Molto dengan aroma strawberry ini diklaim 7x anti bau dengan aromanya yang segar dan 7x lebih wangi lho! Dari warnanya aja menarik perhatian banget karena menyegarkan seperti warna sirup minuman. Rekomendasi pelembut pakaian satu ini nggak perlu diragukan lagi karena sudah ada sejak aku masih belum menikah. Rekomendasi pewangi pakaian yang tahan lama dan tak henti berinovasi, Molto jawabannya.

Bagi sebagian orang yang menjadikan aktivitas mencuci pakaian sebagai hobi, hasil akhir pakaian yang wangi dan lembut akan memberi kepuasan tersendiri selesai mencuci pakaian. Pelembut pakaian keluarga yang digunakan memang tak boleh main-main juga. Kalau pakaian yang selesai dicuci beraroma wangi yang segar tentu semua anggota keluarga juga makin nyaman mengenakan pakaian saat beraktivitas.

Aku termasuk orang yang sering ganti pakaian juga senang menggunakan pakaian yang wangi dan lembut. Jadi saat membuka lemari pakaian pun wangi semerbak sudah tercium dan rutinitas mengganti pakaian pun menjadi lebih nyaman. Buat temen-temen yang mencuci pakaian menggunakan mesin cuci memang ada cara tersendiri ya supaya pakaian yang kita kenakan sehari-hari benar-benar bersih dan wangi saat dikenakan. Terlebih lagi untuk para ibu-ibu yang masih punya anak kecil, ganti pakaian berkali-kali sudah jadi hal yang maklum dilakukan karena si kecil yang aktif bergerak, bau matahari dan keringat, atau baru belajar makan dan lagi seneng main kotor-kotoran. Menemukan pewangi pakaian terbaik menjadi sebuah keharusan.


Jujur aku jadi rajin mencuci pakaian itu setelah menikah dan diajarin langsung sama pak suami gimana cara beliau mencuci yang tidak membuang-buang waktu. Terlebih lagi pada saat itu aku hanya berdua dengan bayi tanpa asisten rumah tangga, jadi sebisa mungkin mencuci pakaian harus hemat waktu dan menggunakan pelembut pakaian terbaik. Berikut ini cara mencuci yang biasa aku lakukan dua hari sekali dalam seminggu. Sebaiknya memang pakaian dipisahkan antara pakaian berwarna putih dengan pakaian berwarna hitam, tapi demi mempersingkat waktu aku tidak melakukan itu. Mencuci tanpa dipisahkan seperti yang ku lakukan memang membuat pakaian lebih cepat pudar warnanya tapi kami siasati dengan decluttering pakaian yang dilakukan hampir setahun sekali. Belajar menghisab barang-barang yang jarang terpakai juga ya kan, apalagi aku lumayan sering kepincut pakaian-pakaian baru. So, one in and one out adalah solusi jitu supaya lemari pakaian tidak terlalu penuh dan menggunakan pakaian seperlunya. Aku juga  udah terbiasa menggunakan pakaian yang itu-itu saja berulang beberapa kali, namun memang perjalanan cara berpakaian juga proses mencuci ini tentu tak semudah menceritakannya saat ini. Salah satu alasannya karena cara mencuci ibu dan suami sangat jauh berbeda dan sebelum menikah aku hampir tidak pernah pegang cucian kotor sama sekali. Semoga tips mencuci hemat waktuku kali ini cukup membantu bagi pembaca yang termasuk pemula dalam mencuci pakaian hehehe.

 


Pada putaran pertama mesin cuci, masukkan pakaian kotor dan sabun cuci baju juga air secukupnya. Setelah putaran pertama berhenti sekitar 15 menit, aku membiarkan pakaian kotor itu terendam sabun cuci selama kurang lebih satu jam. Setelah itu air putaran pertama ku buang, dilanjutkan dengan bilasan pertama selama kurang lebih lima belas menit. Setelah busa-busa yang menempel di pakaian hilang semuanya, bisa dilanjutkan dengan bilasan terakhir menggunakan pewangi pakaian keluarga pilihan agar kesegaran wangi pakaian setelah selesai dicuci dan dijemur tetap bertahan lama wanginya.


Nah untuk temen-temen yang lagi kos dan nggak ada mesin cuci atau kondisi keuangan tidak memungkinkan untuk sering ke laundry. Sebenarnya proses mencuci tanpa mesin itu hampir sama, bedanya adalah ada proses mengkucek cucian yang sudah direndam lalu setelah itu dibilas hingga busanya hilang. Baru deh dilanjutkan menggunakan pelembut dan pewangi pakaian Molto Korean Strawberry. 

Jangan menumpuk pakaian yang belum kering sempurna, jadi kalau musim hujan sebaiknya pakaian dijemur dengan cara digantung dan disimpan tetap dalam gantungan sehingga masih ada sirkulasi udara yang menghilangkan kelembaban pakaian yang belum kering sempurna. Molto Korean Strwaberry ini juga membantu menghilangkan 7 bau membandel lainnya lho seperti bau polusi, bau bawang, bau amis, bau keringat, bau apek, bau asap, dan bau badan. 


Tak hanya Molto Korean Strawberry saja nih, ada juga Korean Strawberry series lainnya dari Unilever mulai dari pembersih lantai Super Pel Korean Strawberry, sabun cuci baju Rinso Korean Strawberry, dan sabun pencuci piring sunlight Korean Strawberry. Aroma strawberry yang segar tentu membuat kita makin semangat untuk melakukan semua pekerjaan domestik rumah tangga yang tak berkesudahan. Semangat buat para ibu-ibu yang juga seperti aku memilih untuk mengurus semua pekerjaan rumah sendiri tapi tetap produktif dari rumah. 

Posting Komentar

thank you for stopping by dear, your comment will create happiness :)

Lebih baru Lebih lama