Memindahkan Pikiran

by - November 20, 2018

Waktu SD seneng banget nulis di buku harian. Eh ternyata, dibaca sama orang tua. Lalu dibilang, “Nggak usah nulis yang aneh-aneh!”. Kalo diinget-inget, dulu tuh suka nulis apa ya? Hmm.. nulis suka-sukaan kayaknya deh hahahaha

Semakin dilarang, aku malah semakin mengunci rapat buku harianku. Mulai beli buku yang bisa digembok, lalu disimpen di lemari dan lemarinya aku kunci juga. Kuncinya ku bawa ke sekolah di dalam tempat pensil. Seingetku saat masuk kuliah, buku harianku sudah bertumpuk-tumpuk. Supaya nggak dibaca lagi sama orang rumah, buku hariannya aku lakban cokelat hahahaha

Dan buku-buku berlakban cokelat ini udah dibuang sama orang rumah. Hmm..

Aku pun kangen nulis, punya sih catatan kuliah tapi rasanya nggak aman. Akhirnya aku bikin blog, karena saat itu internet belum semua orang pake khususnya keluargaku. Jadi aku merasa di dunia maya tulisanku aman. Blog pertamaku ada di blogspot ranasylalluvia.blogspot.com, sengaja namanya ribet, supaya nggak ada yang baca sama sekali dan nggak bisa dilacak hahahaha


Nama alay selanjutnya yaitu phenyukerooo.blogspot.com, ada unsur nama panggilannya sih kalo ini. Sampai akhirnya temenku yang sekarang sudah tenang di alam lain mengajak untuk gabung dalam sebuah komunitas, supaya nggak nge-blog sendirian, gitu katanya. Aku nggak kepikiran sih mau gabung komunitas terus bahas blog gitu, kan aku bikin blog maunya nggak ada yang baca hahahaha. Di dalam pikiranku juga timbul rasa khawatir ketemu orang-orang asing yang cuma kenal di dunia maya terus mau ketemuan di dunia nyata. Hmm, bakal kayak apa ya orangnya? :))

Temenku ni bilang, memang yang nge-blog di komunitas ini sudah berumur dan jarang yang sebaya dengan kita. Tapi kok ya bisa pas gitu yang seumuran rumahnya dekat denganku, namanya Gita. Akhirnya aku beranikan diri untuk ikut kopdar dan berangkat bareng Gita. Gita ni umurnya masih lebih tua aku dan kalo sekarang Gita baca ini, semoga dia mau ketemu atau kontak aku lagi karena udah lama banget aku nggak tau kabar Gita. Where have you been, Git?



Singkat cerita, aku pun semakin asik nge-blog. Dan karena tau blogku mulai dikomen sama orang-orang yang aku kenal pas kopdar. Bahasa tulisanku mulai ku perhatikan, jadi blogger curhat yang nggak bocor banget gitu lho maksudnya :))

Disaat orang-orang mulai monetizing blognya, aku belum terlalu tertarik. Dibawa asik aja ya kan, toh dari awal aku blogging ya niatnya untuk nulis isi hati dan pikiran. Ada yang baca dan ada yang komen itu bonus, dapet jodoh setelah kopdar dan blogwalking? Itu namanya berkah :D

Jadi kenapa nggak mulai dari sekarang nulis blog? Jalanin aja dulu, dapet bonus lainnya kemudian :)

You May Also Like

0 komentar

thank you for stopping by dear, your comment will create happiness :)