Driver 'Ojek' Online

by - April 03, 2018

ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA
Beberapa hari belakangan ini, obrolan saya dengan pengemudi ojek online yang baru saja bergabung dengan platform transportasi lain masih hangat dibahas. Keluh kesah sepanjang perjalanan saya hingga akhirnya sampai di tujuan masih terdengar di telinga. Secara tidak langsung mungkin meminta saran, harus pindah ke platform transportasi yang mana, namun saya pun aslinya tidak terima platform satu ini memutuskan untuk bergabung dan tutup aplikasi.

Grab bakal mengintegrasikan bisnis layanan pemesanan kendaraan dan pesan-antar makanan milik Uber di wilayah Asia Tenggara ke platform transportasi multimoda serta financial technology (fintech) ke dalam aplikasi Grab (diposting oleh Republika).

Ada pengemudi yang tidak tertarik membahas ini, karena mungkin hal ini tidak menjadi persoalan besar dan bukan mata pencaharian utama dalam hidupnya. Ada pengemudi yang menyarankan saya memasang dua aplikasi yang asing di telinga saya dan belum banyak juga pengemudi di daerah ini yang mengoperasionalkan aplikasi tersebut. Ada pengemudi yang bingung, harus mendaftar ke platform mana dan cenderung malas melakukan verifikasi data ulang untuk menjadi pengemudi di platform lain.



Jadi ikutan baper *cry*

Aplikasi Uber ride yang sering dipake ini memang cenderung punya tarif lebih murah dari aplikasi lain, lebih adil juga untuk pengemudi dan pengguna. Fast Respon dari customer service dan adil saat ada cancel serta hal-hal lainnya. Walaupun harus menunggu lebih lama dari aplikasi lain, karena sasaran pengemudi yang jauh dari titik penjemputan tapi uber tetap jadi favorit. Pengemudi juga mendapatkan kompensasi jika si penumpangnya minta berhenti di titik tertentu sebelum akhirnya sampai tujuan dan berbagai kebijakan serta bonus-bonus lainnya.

Perbedaan tarif yang saya rasakan ketika memilih jalur alternatif yang lebih singkat pun menjadi alasan utama lebih suka pesan uber dibandingkan yang lain. *sigh*

Cheerio Uber
Gotta have to move on~   






You May Also Like

1 komentar

  1. sudah gabung dengan grab ya, waktu kapan hari lewat di jalan Sholis banyak driver uber merapat ke kantor grab bogor

    BalasHapus

thank you for stopping by dear, your comment will create happiness :)