Workshop Mendekor "Watercolor and Calligraphy" with Zula Design

A post shared by Gioveny Astaning Permana (@gioveny_) on
Di hari yang berbahagia ini, Kak Zula mengundang saya untuk ikut serta lagi dalam workshop watercolor. Sebelumnya saya sudah pernah ikut yang berbayar, alhamdulillah dikasih kesempatan gratis tuk saat ini ^^

Berlokasi di Connext Space, Gedung Cyber 2 Tower lantai 17, di hari Sabtu yang cerah 16 Desember 2017. Saya hadir beberapa saat setelah acara dibuka oleh pembawa acara. Saya sempat hilang arah karena lokasi workshop berdekatan dengan acara pernikahan yang digelar di lantai yang sama. Sempat turun naik lift dan memesan ojek online lagi. Setelah diyakinkan oleh petugas bahwa gedung yang saya tuju adalah benar disitu akhirnya saya naik lift lagi. Oo ma oo.. kalo kata Reza Chandika :))

Kak Zula menyelenggarakan workshop ini bekerjasama dengan tim dari mendekor.com. Mendekor.com, hadir sejak tahun 2016, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan dan penjualan furnitur serta produk dekorasi interior baik secara online maupun offline. Jasa desain interior juga disediakan oleh mendekor.com mulai dari merancang hingga mengkonstruksi bangunan. Walaupun baru satu tahun, omzet mendekor.com telah memenuhi target penjualan hingga 10.000 produk dalam setahun.

"Menghias ruang, menata hidup", dengan tagline demikian mendekor.com berharap konsumen yang membeli produk-produknya dapat menghias ruangan sekaligus berpartisipasi membantu kelangsungan hidup pengrajin-pengrajin lokal di Indonesia. Mendekor.com memberdayakan lebih dari 100 pengrajin lokal yang tersebar di berbagai daerah seluruh Indonesia.

Setelah berkenalan dengan mendekor.com dan mendengar sekilas tentang co-working space Connext Space, Kak Zula memulai workshop watercolor yang ditunggu-tunggu. Diawali dengan menggambar daun, bunga, kemudian menulis kaligrafi dengan alat tulis khusus. Antusias peserta yang hadir penuh semangat, hasil karya dari masing-masing peserta yang hadir pun akan dilombakan via instagram berhadiah uang tunai.

Ada kemajuan pada hasil karya saya di workshop yang kedua kali ini. Sebelum menikah, menggambarkan kondisi stress mempersiapkan pernikahan. Setelah menikah, hasil gambar saya lebih luwes dan bisa dibanggakan hahaha

Terimakasih Kak Zula dan mendekor.com yang telah mengajak saya untuk hadir. Saya semakin semangat cari-cari ide menghias rumah nih!  
continue reading Workshop Mendekor "Watercolor and Calligraphy" with Zula Design

Tutup Buku



Doc. Google
 Kita tidak pernah tahu di masa depan akan membutuhkan bantuan apa oleh siapa.
Kita tidak pernah tahu di masa depan, anak cucu kita akan terhubung dengan siapa.

Kita tidak akan bisa menghalangi pertemuan.
Kita tidak akan bisa menghalau perpisahan.

Tidak ada sesuatu yang kebetulan.
Tidak ada jawaban atas nama terserah.

Hanya ada iya dan tidak.
Habluminallah.
Habluminannas.

Salah satu kunci panjang umur adalah silaturahmi.
Tidak akan masuk surga orang yang memutuskan tali kekerabatan (silaturahmi) HR. Bukhari, Muslim.

Doc. Google
continue reading Tutup Buku

One Day Trip to Bandung: BabyMoon not HoneyMoon

Behind the "Scene"

Tiga hari di Kota Kembang adalah hal yang tidak direncanakan dengan matang. Berhubung suami seorang deadliner garis keras, tiba-tiba awal bulan bersabda "libur natal kita ke mamah". Oke itu kurang lengkap, libur natal sekaligus tahun baru dan libur anak sekolahan yang panjang banget itu kita ke Bandung. Bandung yang terkenal macet itu, iya Bandung yang itu. Ngebayangin macet di tol saja aku mual hahaha

Jempol langsung bergerak ke aplikasi andalan pencarian tiket kereta, padahal baru selesai urus tiket buat long weekend tahun depan. Sebagian orang mungkin tau kalo tiket kereta sebaiknya dipesan tiga bulan sebelumnya, apalagi kondisi lagi hamil, serta libur natal sekaligus tahun baru dan libur anak sekolahan yang panjang banget itu. Sesuatu yang mendadak pagi itu bikin aku 'keliyengan', karena hari itu aku mau kondangan ke rangkasbitung kakaaa :))

Sebelum sampe tempat kerja, minggir dulu ke minimarket beli tiket kereta karena ngga jadi memanfaatkan cashback e-commerce. Sebelumnya beli tiket kereta di minimarket aman-aman aja, berhubung pegawainya rada lemah syahwat daya pikir. Jadi nama ku yang dicetak salah dan jam yang aku minta siang dipesen sama dia DINI HARI. *take a deep breath

Dengan jurus sabar yang aku pelajari sampai hari ini, aku berusaha tegaskan kalo ini bukan masalah uang pengganti 25 % yang harus dibayarkan sebagai dampak penggantian jadwal, tapi 'aing' belum tau kapan bisa ke Paledang buat tuker jadwalnya belom lagi kalo tiket yang siang udah ngga available rek kumaha? ha?? ha???

Day 1

Alhamdulillah suami bisa cuti kerja di hari Jum'at padahal istrinya nggak bisa. Kita berangkat naik bus dari terminal setelah beres solat Jum'at. Alhamdulillah masih lancar, walaupun di jalan istrinya 'rewel' minta dibeliin makan wae hahaha *salim

Tiba di Bandung lanjut nge-GoCar kakaaa, terpujilah wahai pencetus taksi online dengan harga fixed price dan bisa antar-jemput langsung ke tujuan. Hatur nuhun pisan!

Day 2

Sibuk tidur-tiduran di kasur, diselingi 'semriwing' aroma masakan, hari itu hari kuliner. Apa aja aku makan, mulai dari kupat tahu, batagor, lotek, sampai bakso barbel hahaha. Keluar rumah cuma buat ke pasar aja, beli paru buat bekel pulang :D

One Day Trip

naik KRD Bandung

Harinya ngebolang, dengan memanfaatkan KRD Bandung. We goes to another "atmosphere". Setelah semalaman googling, hati maunya ke curug alias waterfall apa daya kasian si janin. Kita menghindari keramaian, tempat yang pake HTM, sama tempat-tempat mainstream apalagi baru di Bandung. Hal ini berdasarkan pengalaman sebelumnya, bahwasanja tempat-tempat tersebut bakal macet, waiting list, dan gitu-gitu aja. Aku googling tempat-tempat dari zaman kolonial, suami yang tahu jalan Bandung ternyata tak menduga bahwa tempat yang ku pilih macica mukhtar juga cyn HAHAHA

Nasi Tutug Oncom
(di lidahku kurang asin)
tapi kalo mau bahagia, niat kita emang harus kuat guys dan perut harus kenyang. Tagline "Lo rese kalo laper" itu sangat benar adanya!

Banana Split sesuai harapan
Perut yang lapar baru nyemil-nyemil gorengan pun mendarat di Bandoengsche Melk Centrale. Nggak macet dan masih sepi karena masih pagi, beruntung karena jam makan siang mulai ramai. Puas mimi cucu murni, nasi tutug oncom, banana split, dan sosis kentang, foto-foto jangan lupa! Kita lanjut pesen ojek online ke Lawangwangi Creative Space, ini tempat instagramable tapi jarang orang tua yang bawa anak ke sana karena nggak ada wahana permainannya. Ternyata di sekitarnya banyak tempat yang lebih hits dari ini, ada Dago Dream Park dan Maribaya, jadi bisa disimpulkan ke sini pas libur natal sekaligus tahun baru dan libur anak sekolahan yang panjang itu maceeet dan bau mesin mobil atau motor yang panas karena nggak kuat nanjak. Jadi pesan ojek online adalah pilihan yang sangat tepat, walaupun di jalan watir pulangnya ada yang mau pick up nggak ya HAHAHA

Barang dagangan di Tuku, Lawangwangi Artspace
di Lawangwangi kita makan lageee, kita sempat berbincang dengan pemilik Lawangwangi, Ibu Andonowati. Obrolan singkat saja, cerita tentang antusias pengunjung yang sedang menurun dan tentunya obrolan macet serta alasan datang ke Lawangwangi, ditutup dengan ucapan terimakasih, karena kita mau selonjoran dulu setelah menenggak air mineral kemasan besar.

fettuccine aglio olio beef
(masih lebih enak fettuccine di Peppino, Bogor)
nggak mengecewakan ngebolang hari ini, walaupun masih berusaha mengartikan karya-karya yang ada di sana tapi tak mengurungkan niat untuk ke sana lagi saat matahari terbenam. Jalan-jalan kali ini bikin mikir sih, khususnya mikir gimana pulangnya? hahaha
ya naik ojek online lagi dong! ada kok yang mau jemput tapi syaratnya sabar dan tegaskan untuk tidak dicancel.

Jalan-jalan ke Bandung saat libur natal sekaligus tahun baru dan libur anak sekolahan yang panjang banget itu, bisa kok tetap fun! bisa banget asal mau sabar googling, sabar cari tiket, dan memanfaatkan transportasi umum alias nggak bawa mobil pribadi. Penyebab macet kan kalian juga! sadar ngga? 

Last Day

Perjalanan diprediksi aman karena berbekal tiket kereta ke Pasar Senen, suasana kondusif banget. Perjalanan dari Jatinegara ke stasiun tujuan malahan yang drama, karena libur natal sekaligus tahun baru dan libur anak sekolahan yang panjang banget itu, anak-anak ikut berjubel di kereta yang padat. Rute yang kita ambil memang stasiun pertama jadi bisa duduk, tapi rute selanjutnya melewati angke, pasar senen, duri, dan tanah abang. Naik kereta suasananya jadi seperti hari kerja. Setelah tanah abang baru sedikit lega dan bisa bernafas.

See you on next babymoon, Insya Allah
plan your happiness and make it happen
You can check my instagram account to follow this journey :p



  

continue reading One Day Trip to Bandung: BabyMoon not HoneyMoon

Ketika

Ketika sudah berjalan jauh, tanpa sadar kita melewati kenangan-kenangan yang tersimpan rapi dalam ingatan.

Ketika sudah berjalan jauh, tanpa sadar kita diiringi bayangan masa lalu yang sekelebat datang dan sekelebat hilang.

Ketika sudah berjalan jauh, tanpa sadar ada yg berlari mengejar ketertinggalan?
Mungkin itu bukan nama yang pas
Aku hanya mendahului dan menjalani sekuat tenaga detik demi detik dalam nafas yg Allah berikan.

Ketika sudah berjalan jauh, aku beruntung kini tak berjalan sendirian. Ada mata yg sigap menatap tiap detail diri ini, ada tangan yg merengkuh tiap jiwa yg rapuh, dan ada tubuh yg memeluk erat saat susah senang datang.

Ketika kau memutuskan untuk berjalan jauh, memang dibutuhkan lebih dari satu jiwa.
Namun jika yg kau ingin adalah berjalan cepat. Maka kesendirianmu lah yg akan membuatmu melesat. Mungkin tak tentu arah, mungkin tak kan pernah puas, dan mungkin hanya akan berakhir pada jarak yg pendek.

Terimakasih telah mendampingiku berjalan jauh dear :)
continue reading Ketika