Minggu, 15 Januari 2017

Menengok Masa Lampau Melalui Wisata Sejarah Cina

Tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina, begitu pepatah mengatakan, Alhamdulillah Allah SWT berikan kesempatan aku dan teman-teman program studi Manajemen Bencana Universitas Pertahanan ke sana dalam rangka mempelajari sejarah sistem pemerintahan, bencana, dan budaya Cina. Negeri tirai bambu dipilih karena karakteristik bencana dan masyarakatnya yang mirip dengan Indonesia. Banyak juga lho tempat wisata yang menarik untuk dijelajahi di Cina, selain tembok besar Cina yang terkenal itu, ada juga Summer Palace, tempat kerajinan giok, Tian An Men Square, Forbidden City, dan Wen Chuan Special Tourism Zone. Selama berada di sana kami berkunjung ke dua tempat yaitu Beijing dan Provinsi Sichuan.

China's Sky

Teratur dan rapi

Bersih dan terawat



Tepat di tanggal 17 Agustus 2015, kami ikut serta melaksanakan upacara peringatan hari kemerdekaan di Kedutaan Besar RI di Beijing. Bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan di negeri orang rasanya bangga luar biasa, peserta upacara tidak hanya orang-orang Indonesia yang tinggal di Beijing loh! namun ada juga tamu undangan penduduk asli Cina yang hadir melaksanakan upacara.  

KBRI Beijing

Dari hari pertama sampai terakhir, rangkaian acara yang telah disusun berlangsung mulus nyaris tanpa hambatan yang berarti. Hari pertama, kami melakukan kunjungan ke Istana Musim Panas Summer Palace, Beijing. Sejarah, budaya, dan sistem pemerintahan klasik Cina dipelajari di sana. Summer Palace atau Istana Musim Panas ini mulai dibangun pada 1750 yang saat itu dibuat sebagai taman mewah untuk keluarga kerajaan yang ingin beristirahat. Kemudian istana ini menjadi tempat tinggal utama anggota kerajaan di akhir Dinasti Qing. Namun, taman ini pernah dihancurkan oleh kobaran api. Pada awalnya, nama asli tempat ini adalah “Qingyi Garden” yang kemudian diganti menjadi “Yiheyuan” (Istana Musim Panas) setelah rekonstruksi pertama pada 1888. Istana Musim Panas (Summer Palace) letaknya sekitar 15 km dari pusat kota Beijing. Summer Palace adalah tempat bersejarah peninggalan raja-raja Cina, Danau Kunming pun menjadi daya tarik khusus di tempat ini karena kita bisa menaiki perahu-perahu dan menikmati pemandangan summer palace.



Hari kedua, kami tak melewatkan kesempatan bertandang ke Kerajinan Giok (Beijing JinSiWeiJade Factory). Tempat ini memperlihatkan proses pembuatan giok dan hasil kerajinan giok yang dipamerkan dalam berbagai bentuk. Giok dipandang sebagai suatu benda yang indah dan suci. Pada masa kuno, Giok biasanya diolah menjadi senjata, lambang kekaisaran, dan ornamen-ornamen yang bersifat religius. Perjalanan pun dilanjutkan ke Beijing Ming Imperial Palace. Museum ini memperlihatkan sejarah pemerintah Tiongkok zaman dahulu, dari dinasti ke dinasti, dalam bentuk patung-patung lilin. Sejarah mencatat bahwa terdapat perubahan baik dari dinasti ke dinasti hingga saat ini Tiongkok sebagai salah satu negara besar di dunia. Puas melihat-lihat giok yang warnanya seperti zamrud khatulistiwa, kami akhirnya melihat langsung sejarah pertahanan Tiongkok dahulu kala yang termasuk dalam keajaiban dunia yaitu tembok besar Cina! Tujuan utama pembuatan tembok besar Cina adalah untuk mencegah serbuan bangsa Mongolia dari sebelah utara pada waktu itu. Jangan lupa berfoto dengan pakaian tradisional Cina di sini sebagai kenang-kenangan ya!

Pembuatan giok di balik kaca






Hari ketiga adalah hari yang ditunggu-tunggu karena kami akan berbelanja ke tempat tersembunyi karena berada di basement tak jauh dari Bird Nest Stadium, Olympic Stadium, di toko ini kalian bisa bayar dengan mata uang rupiah loh! pilihan buah tangannya pun bermacam-macam. Untuk kalian yang ingin berbelanja di sini, sebaiknya membuat daftar nama serta oleh-oleh yang ingin diberikan supaya tidak kebingungan saat memilih barang yang bikin gelap mata hahaha. Tour guide pun mengajak kami berkunjung ke silk market yang harganya harus ditawar dan tidak bisa menggunakan mata uang rupiah. Teman-teman ku ada yang membeli gadget, powerbank, dan pernak-pernik lainnya. Selesai berbelanja, kami lanjut menimba ilmu ke Tian An Men Square dan Forbidden City. Kota terlarang atau Forbidden City merupakan kompleks istana terbesar di dunia, dimana tempat tinggal 24 Kaisar Pada jaman Dinasty Ming dan Qing. Letaknya yang strategis di pusat Kota Beijing membuat Tian An Men Square dikunjungi ribuan orang tiap harinya.





Hari keempat, kami terbang ke ke Provinsi Sichuan, mengunjungi lokasi gempa beberapa tahun yang lalu di Wen Chuan Special Tourism Zone. Gempa yang terjadi di YingXiu dengan kekuatan 7,9 skala richter membuat hampir semua bangunan hancur dan hanya 6000 penduduk yang bertahan dari 13800 penduduk. Di sana juga terdapat Monumen 5.12 berbentuk jam besar yang menunjukkan waktu kejadian dan terdapat tembok yang dipahat menunjukkan kerjasama antara pemerintah dan pihak lain yang membantu mengevakuasi korban, dibangun tepat didepan YingXiu Middle School. Monumen ini dibangun di depan sekolah agar mengingat gempa yang terjadi 12 Mei 2008.



Jika dibandingkan dengan Beijing, aku lebih suka Provinsi Sichuan, atmosfer dan udaranya lebih segar alami dan hijau royo-royo. Berkunjung kedua tempat sekaligus membuat ku belajar bahwa negara yang besar tidak diperoleh secara instan. Perlu perjuangan panjang dan ingat kalimat Bung Karno, jangan melupakan sejarah. Kearifan lokal leluhur bangsa Cina menjadi warisan yang harus dipelajari dan dilestarikan seperti kerajinan giok dan tradisi obat-obatan alami dari para nenek moyang Cina. Itu semua adalah aset yang tak ternilai harganya bagi generasi penerus bangsa Cina.

Transportasi publik yang antik

Oleh-oleh untuk keponakan

Salah satu tempat makan halal

Tertib rakyatnya
Untuk kalian yang ingin wisata sejarah ke Cina saat musim panas seperti aku, gunakan pakaian yang nyaman dan menyerap keringat karena panasnya Cina bisa mencapai 40 derajat celcius. Kenakan alas kaki yang nyaman saat mengunjungi tempat-tempat bersejarah. Siapkan tabir surya dan sebaiknya menukar mata uang di Indonesia saja, jika ke silk market aku tidak menyarankan untuk berbelanja elektronik. Belanja oleh-oleh dekat bird nest saja! ada juga tas bordiran Cina sangat manis untuk dibawa pulang loooh. Jangan lupa memanjakan lidah di Xinjiang Muslim Restaurant! Tunggu apalagi? Rencanakan kunjungan mu ke Cina bersama Cheria Halal Wisata sekarang! 




Cheria Tour menawarkan Paket Tour Beijing China Muslim yang muslim Friendly dengan menu halal, tidak perlu khawatir saat masuk waktu sholat dan makan karena Cheria Tour memberikan rasa aman dan nyaman dengan biaya terjangkau. Berikut infografis paket wisata halal yang moslem friendly


Paket Tour China Beijing Yang Muslim Friendly Halal

Selama enam hari Cheria Travel menawarkan Acrobatic Show, Rickshaw Ride (Becak), Panda ZOO, and Peking Duck. Menarik banget karena aku belum kesampean lihat panda di Cina hiks hiks. Yah namanya juga belajar sambil wisata sejarah :D


Oh iya, perjalanan pulang kami saat itu tidak langsung ke bandara Soekarno-Hatta, melainkan transit dulu di Hongkong selama tujuh jam! Apa yang bisa dilakukan selama tujuh jam di Hongkong? bisa dibaca di postingan ku berikut ini yah!

Referensi:

Setiawan, Rikki. 2012. Legenda Dewa Naga Di Istana Musim Panas. Lihat selengkapnya di http://cina.panduanwisata.id/beijing/legenda-dewa-naga-di-istana-musim-panas/ 

Alrizni Nadia Febritianti, 2009. “Batu Giok dalam Kebudayaan Cina”, diunduh dari: lib.ui.ac.id/file?file=digital/127448-RB06A258b-Batu%20giok...pdf, pada tanggal 24 Agustus 2015, puku 14:07 WIB.

Laporan Kuliah Kerja Luar Negeri Prodi Manajemen Bencana Universitas Pertahanan Indonesia Cohort 5 di Tiongkok

http://www.cheria-travel.com/2016/04/paket-tour-china-beijing-muslim-friendly.html



Lomba Menulis Artikel Cheria Wisata

Senin, 02 Januari 2017

Buang Sampah di Youtube with Dikidi

Tiga Desember 2016, sociabuzz mengundang kita-kita yang pengen sukses lewat youtube! Yuhuuu I’m in :D 

source: klikevent.net

Acara dipandu Vendy Satria, ownernya Bowen yang mengajak peserta yang hadir untuk ice breaking dengan games perkenalan. Baru kali ini lho acara offline di dunmay bisa agak cair setelah games ini hahahahahahaha. Then, kita dikasih waktu lima menit buat kenalan sama temen-temen sebaris baru setelah itu gamesnya dimulai! Aku sebaris sama mas bondan dari online shopping produk kecantikan dan mas Salman Faris yang menang video musikal khatulistiwa itu juga lho 

Founder dari sociabuzz pun memberikan sambutan untuk mengawali materi pada hari ini. Baru setelah itu Mas Ferri Yuniardo dari dikidi yang memulai bisnis youtube channel dengan subscriber yang yahud padahal baru dua tahun! 

Mas Ferri berkecimpung di bidang film sejak tujuh tahun yang lalu, kemudian bikin usaha dari “garasi” artinya dengan modal yang kecil tapi menghasilkan sesuatu. Selama setahun dengan “modal dengkul” bikin-bikin video selama setahun, move ke tempat yang lebih luas, punya klien, sewa rumah, sewa ruko, sewa lagi di Kemang, dan seterusnya. 

Dulu istrinya Mas Feri ternyata memulai bisnisnya dengan nge-blog juga guys! beliau percaya industri kreatif ngga akan mati, so jangan pernah takut ide kita dicuri. Orang takut mengeluarkan ide karena takut dicuri, padahal pencurian ide itu bisa dijadikan ajang tes. Ide kita itu berhasil atau nggak, karena sayang banget kalo kita suka upload video tapi ngga dimonetize.

Monetizing video di Youtube bisa dengan dua cara
  •  Mau upload viral video, orang sukarela mau share padahal videonya ga penting jadi viral cuma karena “buang sampah ke youtube”, contoh polisi joget-joget, kucing, ada orang jatoh, orang nabrak tembok, dan seterusnya. 
  • Mau upload social video, videonya diomongin dimana-mana. Nah Dikidi itu bikin gimana cara videonya diomongin semua kalangan.
Ownernya Dikidi a.k.a Dunia komunikasi digital dengan senang hati berbagi gimana sih cara bikin video kita diomongin?
  1.  Real life experience, membangun channel dan social media. Mencari sesuatu yang paling ramai dibicarakan di Indonesia, dimana-mana termasuk di warung-warung. Dikidi pun eksperimen dengan melanggar copyright, mengomentari tayangan bola yang disiarkan FIFA. Pada awalnya memang tidak masalah, namun sebulan setelah piala dunia selesai, FIFA mulai melayangkan surat pada dikidi. Dikidi pun hilang dari google, butuh waktu tiga bulan untuk mengembalikan nama Dikidi supaya muncul lagi di google. Jadi Youtubers nggak boleh gampang putus asa bos, Dikidi pun lanjut bikin video yang diprediksi akan menjadi trend di tahun depan. Dibuatlah video tentang pomade dengan talent dari tim dikidi sendiri, pokoknya talent nya kalo nggak ancur banget (bodor, norak, lucu2an, lugu) ya mesti ganteng banget :D
  2. Knowing yourself for the business, kumpulkan ide-ide yang mencerminkan kita banget. Beda dengan vlog yang mesti gila tampil dan nyeleneh, capek lah pokoknya karena penuh pencitraan dan kepalsuan. Contohnya orang yang suka nongkrong di warung yang deket sama petshop, pinjem aja dulu kucingnya terus mention makanan kucing yang mereka jual juga. Gampang dan murah kan? Terus temen-temen yang suka nongkrong di bengkel ya kenapa ga mulai dari hal-hal sederhana yang ada disana? Contoh cara membersihkan busi yang baik, cara deketin montir cantik, dan seterusnya. Suka nongkrong deket toko bunga? Bikin aja video merangkai bunga duka cita. Suka nonton bioskop? Atau rumahnya deket tukang furniture? Konsisten sama konten yang kita upload itu yang jadi bagian pentingnya.
  3. Learn to listen your audience, baca comment box.

    Udah buang sampah ke Youtube jangan lupa baca komen-komen yang masuk, banyakin konten, baru promosi, karena ketika subscriber datang maka upload di youtubenya mesti berkelanjutan. Jangan cuma ide tapi langsung action! Jangan jadi tipikal orang Indonesia yang cepet puas setelah banyak yg komen, banyak yang like, banyak yang subscribe. Udah naik daun di youtube? Jangan lupa bikin acara offline nya kayak Dikidi yang bikin agenda cukur rambut bareng om Sky
  4. There is no superman on youtube yang punya faktor x seperti terlanjur kaya atau terlanjur ganteng. You have to create a team! Dikidi bukan superman, Dikidi itu sekumpulan anak-anak nggak ngetop yang bagi-bagi tugas, ada yang cari ide, ada yang rekam, ada yang ngedit, ada yang jadi host, ada yang promo, kalo satu tim cuma berdua ya berarti bagi dua, hasilnya dinikmati sama-sama kalo perlu dari awal bikin memorandum. Host nya? bisa hire orang lain, harus ancur banget (bodor, norak, lucu2an, lugu) atau ganteng banget. Jangan pernah meremehkan jobdesk marketing dan sales karena usaha lo nggak akan jadi apa-apa tanpa ada yang bantu.
Mas Ferri Dikidi mengajak kita sebisa mungkin booming di Youtube tanpa google adsense, belajar menganalisa potential client and potential market. Penonton Youtube suka video yang “berantakan” dan natural, tapi klien berkata lain. Lakukan eksperimen terus terus dan teruuus, apa adanya dan kenali diri sendiri. Iseng-iseng nge-flood ke trendingnya orang juga bisa, contoh disyounglex, om telolet om, dan manequine challenge yang masih hits sampai hari ini.

Ngga ngeluarin duit, ngeluarinnya dikit, produksinya murah, tapi yang nonton banyak. Pinter-pinter menganalisa trend, apa sih yang lagi diomongin banget di youtube, dan kita bisa pilih mau ikut arus yang mana.

Mau gali lebih lanjut ilmunya Dikidi? Kirim aja ke ferri@dikidi.com

Jadi nggak sabar nunggu undangan sociabuzz selanjutnya :D

Sabtu, 24 Desember 2016

Pengalaman tes tertulis Ombudsman


Tanggal 9 Desember 2016 adalah hari yang ditunggu-tunggu para pendaftar Ombudsman Batch II. Pemberkasan yang dilakukan melalui jalur pos ataupun datang langsung membuat ku sedikit deg-deg-an, berkas ku sampe nggak ya?

Teman ku menyarankan untuk menggunakan jasa pos Indonesia saja untuk mengirim berkas-berkas, karena menggunakan jasa yang lain khawatir tidak jelas sampainya karena dia mempunyai pengalaman demikian. Aku sebagai bagian dari masyarakat yang masih antusias memanfaatkan layanan publik tetep aja kepikiran, itu berkas sampe nggak ya? Hahaha
Setelah menerima pengumuman resmi melalui website, aku mulai ubek-ubek situs ombudsman.go.id dan membuat rangkuman sendiri berjudul sekilas Ombudsman kira-kira lima halaman. Tiap link pada situs resminya aku klik untuk tau lebih banyak tentang Ombudsman.
FYI, ini pertama kalinya aku ikut tes untuk mengajukan diri sebagai pegawai pemerintah. Beberapa teman yang saling menyemangati saat pemberkasan membuat ku terpacu untuk ikut serta. Panitia menyampaikan bahwa dari sekitar enam ratus berkas yang masuk untuk provinsi yang aku pilih, tersaring sekitar tiga ratus peserta untuk melanjutkan tahap selanjutnya yaitu tes tertulis. Sembilan orang pun dipilih untuk melanjutkan tahap selanjutnya yaitu tes psikologi dan wawancara sehingga diperoleh tiga orang saja.
Aku mengerahkan seluruh kemampuan ku dalam tahap tes tertulis ini, adapun gagal setidaknya ada kepuasan tersendiri karena berhasil menyelesaikan salah satu tahapnya. Pasrah pada Sang Maha Kuasa adalah kalimat terakhir setelah aku berusaha memaksimalkan kemampuan karena usaha tak akan membohongi hasil dalam hal apapun :)

Untuk kita pengguna smartphone dari yang murah sampai yang mahal, di play store tersedia loh tes wawasan kebangsaan, tes kemampuan dasar, dan tes potensi akademik. Aku mengunduh dan mencoba aplikasi tersebut karena belum memiliki bayangan tes tertulis seperti apa yang akan diujikan.

Survey lokasi tes sebelum ujian pun aku lakukan untuk menghindari nervous dan mencari tempat “sembunyi” yang aman, jauh dari keramaian karena ingin tenang dan tidak melihat wajah-wajah peserta lainnya yang bikin jiper :D

Registrasi dibuka pukul 07.00 waktu setempat, aku tiba di lokasi ujian pukul 06.30 untuk mengamati situasi. Tempat menyembunyikan nervous yang aman adalah mesjid yang ada toiletnya, aman untuk bolak-balik kamar mandi karena nervous kayak aku XD

Di mesjid, materi-materi yang sebelumnya sudah diunduh dalam satu folder aku pindahkan ke smartphone sehingga hemat kertas. Ini seharusnya bisa dilakukan sebelum hari ujian agar tidak berat membawa laptop. Ketika registrasi dibuka, tidak ada papan petunjuk antrean sehingga berinteraksi dengan manusia itu perlu banget loh, karena ada antrean untuk verifikasi data dengan identitas, antrean untuk menandatangani daftar hadir, dan antrean untuk mendapatkan kartu peserta ujian. Selama proses antrean yang mengular panjang, kita bisa baca lagi materi yang sudah disimpan rapi dalam folder di smartphone. Undang-undang tentang Ombudsman dan pelayanan publik baru aku baca di menit kedua puluh sebelum tes tertulis dimulai. Sepintas, feeling ku mengatakan akan ada ujian essay dalam tes tertulis ini dan ternyata benar adanya HAHAHA.

Selesai ujian, ke luar ruangan dengan hati puas karena telah memaksimalkan kemampuan otak untuk berpikir. Walaupun hasilnya belum diketahui tapi setelah tes tidak boleh berkecil hati. Senang-senang saja makan bersama dan tunggu hasilnya kemudian.

Selamat mencoba diperiode berikutnya!