Sepuluh Tahun yang Lalu

Entah siapa dan bagaimana awal mula banyak orang mengenang sepuluh tahun yang lalu yaitu pada tahun 2016. Tak terkecuali suami saya yang menggelitik istrinya ini untuk melakukan hal yang sama. Hmm sebagai penyimpan kenangan yang baik, saya harus menerawang jauh ke belakang dan ternyata terpublish dengan baik disini, di rumah ini, di blog saya pribadi. 

Tahun itu memberikan banyak sekali kejutan yang luar biasa. Saya bisa merasakan bagaimana rasa hampa, kehilangan arah, dan tak sampai juga ke tujuan. Dimulai dengan sebuah gebrakan yang mengarah pada stiker-stiker mesum dalam sebuah aplikasi milik Korea. Postinganku ini viral pada masanya, syukurlah pada saat itu belum ada tiktok. Mungkin haters ku bisa lebih banyak kalau tiktok sudah merajalela. 

Pertengahan tahun menjadi hari-hari sepi penuh kehilangan karena satu per satu teman-temanku menikah. Aku merasa tertinggal, padahal ya memang belum bertemu jodoh saja. Tekanan dari ibu sendiri semakin membuatku ingin lenyap dan hilang ditelan waktu.

Di tahun ini juga alhamdulillah kuliah dengan beasiswa berhasil ku selesaikan. Benar-benar perjuangan fisik dan mental karena aku diuji sakit lagi. Aku berkesempatan ke Alor di tahun sebelumnya dan meraih kesempatan juara harapan dalam video jejak langkah negeriku.  

Luar biasa ya ternyata tahun 2016 itu, ternyata aku sudah berjalan sampai sejauh ini. Berkabar lagi dengan suami pun berawal dari tahun itu yang ditutup dengan tes tertulis Ombudsman di Bandung. Hidup ini luar biasa dan Allah SWT tidak pernah bercanda sekalipun meninggalkan kita.

Terimakasih blog, rumah keduaku, kau mencatat dengan baik kepingan-kepingan hidupku yang berharga. Semoga kelak bisa bermanfaat bagi pembacanya berbagai catatan-catatan kecilku ini.



Posting Komentar

thank you for stopping by dear, your comment will create happiness :)

Lebih baru Lebih lama