Toleransi dalam Al-Quran

Di hari-hari jelang bulan suci Ramadhan ini, yuk sama-sama mempelajari ayat suci Al-Quran. Diantara hawa pesta demokrasi yang masih menunggu pengumuman.


Dalam hingar-bingar pesta demokrasi, tepat satu hari yang lalu. Muncul keresahan-keresahan pada media online maupun saat bertemu tatap-muka. Pendukung yang satu menjatuhkan pendukung yang lain dan merasa bahwa seisi alam semesta harus tau siapa yang mereka dukung. Tujuannya apa?
1. Mungkin agar orang lain terpengaruh mendukung pilihannya juga
2. Mungkin agar orang lain sadar bahwa pilihannya salah
3. dan berbagai kemungkinan lainnya yang mungkin bisa terlalu panjang jika diuraikan disini.

Miris. Apalagi ketika salah satu grup jejaring menyamaratakan pilihan, heboh banget. Sampai-sampai timsesnya pun hadir saat pengajian rutin. Istigfar yang banyak. APA SIH MAU KALIAN???

Ingin hati berteriak itu tapi alhamdulilah masih ingat sama Sang Maha Pencipta, Sang Maha Pencipta Toleransi di muka bumi. Ya Allah, Ya Karim, Ya Hayyu, Ya Qoyum.. Saya nggak habis pikir sama mereka-mereka itu. Awalnya bersikap netral pun akhirnya memutuskan untuk berpihak pada salah satu calon karena jijik sama kelakuan satu grup dalam lingkungan paling dekat. Simple ya alasannnya?


Source: Toha Mahasin

Saya memang termasuk orang yang ngga peduli dan cenderung tutup mata dengan politik. Mulai dari debat capres, hoaks yang bertebaran, sampai berbagai isu lain yang menggenang bahkan meluap kayak air comberan yang kotor dan bau. Gunakanlah cara-cara yang baik, misal menghadirkan kedua timses secara bergantian pada sebuah acara pengajian (kalau memang itu mau kalian ya gitu menyusup di pengajian). Jangan menggeneralisir alias sok tau.

Bukankah ayat-ayat yang Allah SWT firmankan sudah jelas dalam Al-Quran bahwa ada yang namanya toleransi, itulah mengapa Indonesia ini terdiri dari berbagai suku bangsa dan bahasa. Maknai lah hidup dengan keberagaman yang telah Allah ciptakan. 

Cape.  

Source: Terjitu.com

1 Comments

  1. akal sehat mungkin sudah tidak relevan lagi digunakan sama sebagian besar orang yang terus mengejar yang fana sampai hari tua

    ReplyDelete

thank you for stopping by dear, your comment will create happiness :)