Langsung ke konten utama

Meningkatkan Ketahanan Energi dalam Menghadapi Perubahan Geopolitik dan Geostrategis Dunia

Saat Kaprodi menyampaikan undangan ini, Saya mikir... tumben mikir hahaha
Why me? kenapa mesti aku sih yang diundang? tapi demi mendengarkan keynote speaker dari Mantan Menhan, Bapak Purnomo Yusgiantoro saya hadir hohoho
Maklum, selama perkuliahan belum pernah beliau mengajar di angkatan saya.

Narasumber hari itu ada empat, dari Dekan Fakultas Manajemen Pertahanan, BPPT, Ketua Komisi VII DPR, dan Deputi Bid. Energi dan Sumber Daya Mineral Kemenko Perekonomian. Semua narasumber adalah dosen Universitas Pertahanan dan pakar di bidangnya masing-masing.

Fokus saya tertuju pada Bapak Purnomo Yusgiantoro, beliau menyampaikan pokok bahasan yang menjadi fokus utama hari itu. Pertama tercantum dalam pendahuluan, point geopolitik vs geostrategi dan ketahanan energi vs ketahanan nasional. Pokok bahasan kedua tentang perkembangan energi global dengan point-point sebagai berikut:
  1. Energi vs Kelangkaan (scarcity)
  2. Energi vs Lingkungan Hidup (global environment)
  3. Energi vs politik 
  4. Energi vs Demand Side Management (DSM)
Terakhir adalah membahas berkaitan dengan Ketahanan Energi Nasional, yaitu availability (suplai-ketersediaan), accessibility (infrastruktur-sarana/prasarana), dan affordability (daya beli masyarakat).

sudah keliahatan menarik belum materinya? :D

Bapak Purnomo Yusgiantoro menyampaikan bahwa geopolitik adalah cara kita memandang lingkungan kita dalam hal ini cara pandang kita terhadap Indonesia yang biasa disebut orang dengan wawasan nusantara. Geostrategi adalah cara untuk mewujudkan geopolitik atau mencapai tujuan geopolitik tersebut. 

Jawaban dari kelangkaan energi yang dikhawatirkan oleh banyak orang adalah salah satunya dengan teknologi sebagai renewable resources sehingga tidak hanya bergantung pada satu energi saja. Dalam penelitian Tuti Haryati yang berjudul Biogas: Limbah Peternakan yang Menjadi Sumber Energi Alternatif menghasilkan kesimpulan bahwa biogas termasuk sumber renewable energy yang dapat digunakan sebagai bahan pengganti energi yang berasal dari fosil. Selama ini dominan digunakan yaitu bahan bakar minyak dan gas alam. Teknologi biogas merupakan pilihan yang tepat untuk mengubah limbah organik peternakan untuk menghasilkan energi dan pupuk sehingga diperoleh keuntungan secara sosioekonomi maupun dari segi lingkungan. Biogas telah lama digunakan di negara seperti India, Cina dan negara-negara di Afrika juga Eropa dan Amerika Serikat. Potensi penggunaannya akan terus meningkat karena teknologi proses dan peralatannya masih dapat dikembangkan agar mendapatkan hasil yang lebih maksimal. Teknologi biogas di Indonesia masih belum populer tetapi dengan upaya sosialisasi dan penelitian agar biaya konstruksi dan pengoperasian lebih murah dan sederhana akan meningkatkan minat masyarakat untuk menggunakannya . (sumber)

Berbagai kendala dihadapi negara ini demi meningkatkan ketahanan energi untuk kemandirian bangsa, namun sebagai penganut aliran optimis kita harus percaya bahwa peluang-peluang yang tercetus oleh setiap orang harus diimplementasikan sehingga kekhawatiran di masa depan yang belum pasti terjadi dapat diminimalisasi. Efisiensi energi paling mudah dilakukan di rumah adalah mematikan listrik jika tidak digunakan. Yuk ciptakan budaya hemat energi mulai dari diri sendiri ;)


sumber: dewa-rahyang.blogspot.com

Posting Komentar

Popular

Bikin SIM di Cibinong

Proses pembuatan SIM di POLRES Bogor (Jl. Tegar Beriman, Cibinong) ternyata nggak sesulit yg dibayangkan, tingkat kesulitannya ada pada pengendara kendaraan bermotor itu sendiri. Mampukah si pengendara motor ini melalui prosedurnya?
23 Mei 2014 langsung dateng ke POLRES Bogor bersama Ayah dan Adik yg juga mau bikin SIM C. Jangan lupa membawa map untuk simpan berkas fotokopi KTP yah! 

Lanjut ke loket pendaftaran SIM Baru, diarahkan untuk periksa kesehatan di wilayah POLRES juga, dengan biaya dua puluh ribu rupiah. Setelah selesai, menunggu di bagian uji praktek, lebih kurang jam sembilan pagi Pak Nandang memberikan arahan mengenai tata cara dan peraturan dalam ujian praktek. Harap memperhatikan peserta lain yg sedang uji praktek di lapangan ya!  Peserta bisa menggunakan kendaraan pribadi atau kendaraan milik POLRES, perempuan mendapatkan kesempatan tiga kali dan laki-laki satu kali saja untuk penggunaan motor matic. Tes pertama adalah jalur putar balik (membentuk huruf U), kedua jalur zig…

Bikin SKCK di Gunung Putri

SKCK berlaku selama enam bulan, setelah enam bulan, jika masih diperlukan, Kamu bisa perpanjang. Hanya dengan membayar administrasi sebesar dua puluh lima ribu rupiah, bawa fotokopi KTP, SKCK yg akan diperpanjang, dan foto 4 x 6 sebanyak tiga lembar. Tak perlu berlama-lama SKCK kamu sudah jadi dehhh
Untuk pembuatan SKCK baru, Kamu bisa baca keterangan di gambar ya! jangan lupa bawa pulpen, bawa map juga boleh supaya berkas kamu rapi, minta formulirnya, dan langsung sidik jari sama petugas. Oh iya jangan lupa setelah jadi difotokopi dan dilegalisir, siapa tau kamu butuh salinannya.
Selamat membuat SKCK ;) 
UPDATE
sekarang lebih mudah bikin skck dengan daftar di web ini
http://daftarskckbogor.com/
atau
https://skck.polri.go.id/

Indonesia Peace and Security Center (IPSC), Sentul, West Java

IPSC merupakan kawasan yang menyatukan 7 (tujuh) lembaga, yaitu:
IPSC is an area that unites seven (7) institutions:

1. BNPT (Terrorism National Institution) 2. Standby Force  3. BNPB (Disaster Management Institution) 4. Universitas Pertahanan Indonesia (Indonesia Defense University) 5. Pusat Bahasa (National Language Center) 6. PMPP (Peacekeeping Mission Center) 7. Komite Olahraga Militer Nasional (Sports Committee of The National Military)

IPSC terletak di Jalan Anyar, Kecamatan Citeureup, Desa Tangkil, Bogor, Jawa Barat 16810. Dari Gunung Putri cukup mudah menempuh jalan kesana, secara umum gambaran letaknya bisa melalui arah Citeureup dan arah Jalan Raya Bogor.
IPSC is located in Jalan Anyar, Kecamatan Citeureup, Desa Tangkil, Bogor, Jawa Barat. 
From Gunung Putri quite easy to go there, generally via Pasar Citeureup (Tradisional Market) and via Jalan Raya Bogor (Highroad).

1. Dari Pasar Citeureup, lurus terus sampai di daerah Nutug, ada pom bensin (pertama) di sebelah kanan dan minimarket, b…