Ibu Yanti Kerlip

Sosok yg satu ini ternyata sulit ditemui. Alhamdulillah tanggal 27 November 2015 pertemuan pertama terlaksana di Hotel Golden Boutique daerah Gunung Sahari. Beliau menjadi moderator pada acara Kemensos hari itu. Diskusi pun berlanjut di Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA). Sekolah ramah anak yg digagas beliau merupakan satu dari sekian banyak kampanye yang beliau lakukan sejak 25 Desember tahun 1999. Berawal dari naluri seorang ibu yang memperhatikan kekhasan anak-anaknya, Ibu Yanti mempunyai pandangan bahwa semua anak itu spesial dan membutuhkan perhatian khusus. Kepedulian Ibu Yanti berlanjut pada kampanye-kampanye yang saat ini terus digaungkan. 

Terimakasih untuk Bapak Syamsul Ma'arif sebagai dosen prodi manajemen bencana di Universitas Pertahanan Indonesia. Tanpa motivasi dari beliau saya mungkin masih diam di rumah memandang data hasil penelitian yang belum dilanjutkan. Alhamdulillah social media seperti instagram benar-benar memberikan manfaat besar untuk saya karena bisa mengirim pesan sampai akhirnya bertemu dengan Ibu Yanti Kerlip yang faktanya senang menuliskan karya intelektualnya melalui blog, beliau menyebutnya knowledge management. Jarak dan waktu tempuh yang jauh dari tempat tinggal dimaksimalkan untuk berbagi melalui beberapa blog yang fokus pada topik-topik tertentu seperti Sekolah Ramah Anak dan segala hal tentang kerlip tertuang dalam blognya yang padat informasi.

2016, kerlip mencapai tahun yang ke-17, ada banyak rencana yang ingin direalisasikan oleh Ibu Yanti salah satunya adalah menerbitkan buku 17 Tahun Kiprah Kerlip Menjadikan Indonesia Bersinar. Bersinar? Bersih sehat inklusif dan ramah anak :)

Beliau sangat senang membuat singkatan-singkatan yang membangun makna dan eye catching sehingga siapapun yang membaca singkatan tersebut tertarik dan ikut mendukung! semoga ibu sehat selalu dan Yang Maha Esa mempertemukan kita kembali aamiin

sekolahramahanak.com

  
Posting Komentar