Langsung ke konten utama

APTB dan Trans Jakarta

Kehadiran APTB di daerah rumah Saya sangat membantu mempercepat mobilitas.
1. APTB nggak menunggu penumpang terlalu lama
2. APTB dari cibinong hadir lima belas menit sekali, sehingga efisiensi waktu terbantu
3. APTB memiliki AC yg baik, sangat nyaman, walaupun dalam kondisi tidak memperoleh tempat duduk
4. Saya merasa kernet APTB lebih baik dibandingkan dengan petugas trans jakarta, kernet APTB mau mengusahakan tempat duduk terutama untuk penumpangnya yg perempuan, mereka menyediakan bangku-bangku kecil, dan masih banyak hal-hal lain yg membuat Saya lebih memilih naik APTB dibandingkan bus umum.   

Namun kabar bahwa per 1 Agustus 2014, shelter trans jakarta tak lagi menjual tiket APTB membuat Saya khawatir. Trans Jakarta memang "terlihat" sedang bebenah diri dengan menggunakan tiket elektronik untuk penumpang yang ingin naik trans jakarta, bukan lagi tiket kertas seperti dulu. Apakah akan efektif? atau bingung seperti Saya?

Jadi bila Anda ingin naik APTB, anda tetap harus membayar Rp 3500, karena masuk shelter transjakarta. Nah untuk melanjutkan perjalanan dengan APTB, Anda harus menambah biaya lagi sebesar Rp 12.000 untuk APTB cibinong. Semula Anda hanya dikenakan biaya Rp 12.000 saja, tapi sekarang Anda harus membayar "uang masuk" ke dalam shelter trans jakarta. Paham?

Entahlah kebijakan ini akan mempermudah atau mempersulit, semoga saja para pembuat kebijakan benar-benar berpihak pada masyarakat yg sangat bergantung pada angkutan massal ini. Apakah pembuat kebijakan tidak khawatir penumpang APTB akan menumpuk di titik-titik tertentu untuk naik APTB? karena penumpang tidak mau masuk ke shelter trans jakarta?

Jika melihat kehadiran Trans Jakarta, memang sangat membantu. Anda tidak perlu khawatir akan kesasar jika bepergian kemanapun selama masih dilewati jalur trans jakarta, namun memang ada beberapa minusnya. Trans Jakarta kehadirannya tidak bisa diprediksi, efisiensi waktu tidak bisa diperoleh dengan mengandalkan trans jakarta. Beruntung hadir APTB, namun mengapa kebijakannya diubah lagi? haruskah Kami beralih ke bus umum lagi? atau APTB akan berhenti disembarang tempat? karena penumpang tidak ingin membayar biaya tambahan untuk masuk shelter trans jakarta? 




4 komentar

Postingan populer dari blog ini

Bikin SIM di Cibinong

Proses pembuatan SIM di POLRES Bogor (Jl. Tegar Beriman, Cibinong) ternyata nggak sesulit yg dibayangkan, tingkat kesulitannya ada pada pengendara kendaraan bermotor itu sendiri. Mampukah si pengendara motor ini melalui prosedurnya?
23 Mei 2014 langsung dateng ke POLRES Bogor bersama Ayah dan Adik yg juga mau bikin SIM C. Jangan lupa membawa map untuk simpan berkas fotokopi KTP yah! 

Lanjut ke loket pendaftaran SIM Baru, diarahkan untuk periksa kesehatan di wilayah POLRES juga, dengan biaya dua puluh ribu rupiah. Setelah selesai, menunggu di bagian uji praktek, lebih kurang jam sembilan pagi Pak Nandang memberikan arahan mengenai tata cara dan peraturan dalam ujian praktek. Harap memperhatikan peserta lain yg sedang uji praktek di lapangan ya!  Peserta bisa menggunakan kendaraan pribadi atau kendaraan milik POLRES, perempuan mendapatkan kesempatan tiga kali dan laki-laki satu kali saja untuk penggunaan motor matic. Tes pertama adalah jalur putar balik (membentuk huruf U), kedua jalur zig…

Bikin SKCK di Gunung Putri

SKCK berlaku selama enam bulan, setelah enam bulan, jika masih diperlukan, Kamu bisa perpanjang. Hanya dengan membayar administrasi sebesar dua puluh lima ribu rupiah, bawa fotokopi KTP, SKCK yg akan diperpanjang, dan foto 4 x 6 sebanyak tiga lembar. Tak perlu berlama-lama SKCK kamu sudah jadi dehhh
Untuk pembuatan SKCK baru, Kamu bisa baca keterangan di gambar ya! jangan lupa bawa pulpen, bawa map juga boleh supaya berkas kamu rapi, minta formulirnya, dan langsung sidik jari sama petugas. Oh iya jangan lupa setelah jadi difotokopi dan dilegalisir, siapa tau kamu butuh salinannya.
Selamat membuat SKCK ;) 

Indonesia Peace and Security Center (IPSC), Sentul, West Java

IPSC merupakan kawasan yang menyatukan 7 (tujuh) lembaga, yaitu:
IPSC is an area that unites seven (7) institutions:

1. BNPT (Terrorism National Institution) 2. Standby Force  3. BNPB (Disaster Management Institution) 4. Universitas Pertahanan Indonesia (Indonesia Defense University) 5. Pusat Bahasa (National Language Center) 6. PMPP (Peacekeeping Mission Center) 7. Komite Olahraga Militer Nasional (Sports Committee of The National Military)

IPSC terletak di Jalan Anyar, Kecamatan Citeureup, Desa Tangkil, Bogor, Jawa Barat 16810. Dari Gunung Putri cukup mudah menempuh jalan kesana, secara umum gambaran letaknya bisa melalui arah Citeureup dan arah Jalan Raya Bogor.
IPSC is located in Jalan Anyar, Kecamatan Citeureup, Desa Tangkil, Bogor, Jawa Barat. 
From Gunung Putri quite easy to go there, generally via Pasar Citeureup (Tradisional Market) and via Jalan Raya Bogor (Highroad).

1. Dari Pasar Citeureup, lurus terus sampai di daerah Nutug, ada pom bensin (pertama) di sebelah kanan dan minimarket, b…