Doa Sehari-hari

Doa-doa kita terkabul pelan-pelan, walau kita sering lupa ada berbagai cara Allah SWT mengabulkan doa-doa tersebut. Salah satu doa yang ku panjatkan tentu soal jodoh, calon-calon pendamping itu datang dalam waktu cukup berdekatan di saat tekanan yang menuntut aku menikah semakin mendesak. Setelah menikah, seseorang pernah berkata kurang lebih seperti ini, "Kalo gitu mah teh, udah salah dari awal milih pasangannya". Wow tak sanggup ku berkata-kata saat dia menyampaikan itu di depan yang lain juga. Padahal aku selalu melibatkan Allah SWT dalam tiap keputusanku, masa iya Allah SWT salah pilih? muke gile lu.

Semoga menjadi amal jariyah

Doa meminta jodoh ku ucapkan dalam Bahasa Indonesia terutama di waktu-waktu mustajab, seperti saat hujan dan dalam tiap sujud saat sholat. "Ya Allah, pertemukanlah hamba dengan jodoh yang Engkau ridhoi". Kalau sudah jodoh, prosesnya pun berjalan lancar dan mudah Alhamdulillah. 

Tercantum dalam rumaysho, dari ‘Ubadah bin Ash-Shamit radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidaklah seorang muslim berdoa kepada Allah dengan satu doa, melainkan pasti Allah memberikannya kepadanya, atau Allah menghindarkannya dari kejelekan yang sebanding dengan doanya, selama ia tidak mendoakan dosa atau memutuskan silaturahim.” Lalu seseorang berkata, “Kalau begitu, kita akan memperbanyak doa.” Beliau bersabda, “Allah lebih banyak memberi (dari apa yang kalian minta).” (HR. Tirmidzi, ia mengatakan bahwa hadits ini hasan sahih) [HR. Tirmidzi, no. 3573 dan Al-Hakim, 1:493. Hadits ini disahihkan oleh Syaikh Salim bin ‘Ied Al-Hilaly dalam Bahjah An-Nazhirin, hadits no. 1501].

Saat sedang sedih dan perasaan tak menentu di masa kehamilan anak pertama, cukup sering aku berdoa "Ya Allah cukup Engkau saja yang membahagiakanku". Pada masa kehamilan yang hadir tak lama setelah menikah, proses adaptasi dipaksa berjalan cepat. Dua watak yang bersatu dalam satu rumah tentu masih banyak yang harus dikompromikan. Doa ini aku ulang dalam tiap tangis saat hati gundah-gulana.

Setelah memiliki anak, doa sehari-hari makin banyak dihapalkan. Karena tak ada daya dan upaya melainkan semuanya atas kuasa Allah SWT. Berikut ini doa-doa tersebut:

Dalam Qur'an Surat Al-Furqan ayat 74

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا 

Artinya:
Ya Allah... anugerahkanlah kepada kami pasangan dan keturunan sebagai penyejuk hati, dan jadikan kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa. 

Al-Qur'an Surat Taha ayat 25-28 

رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي

Artinya: 
Ya Allah... lapangkanlah dadaku, mudahkanlah urusanku, fasihkanlah lidahku agar mereka mengerti perkataanku.

Doa Husnul Khotimah

اَللّ‍هُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ حُسْنُ اْلخَاتِمَة

Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepadaMu akhir hidup yang baik.

Doa Istiqomah

يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ

Artinya: Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agamaMu.

Qur'an Surat Ibrahim Ayat 40

رَبِّ اجْعَلْنِيْ مُقِيْمَ الصَّلٰوةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِيْۖ رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاۤءِ

Artinya:

Ya Allah... jadikanlah aku dan sebagian anak cucuku orang yang tetap melaksanakan salat. Ya Allah, perkenankanlah doaku.

Qur'an Surat Ibrahim Ayat 41

رَبَّنَا اغْفِرْ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ يَوْمَ يَقُوْمُ الْحِسَابُࣖ

Artinya:

Ya Allah... ampunilah aku, kedua orang tuaku, dan orang-orang mukmin pada hari kiamat.

Salah Satu Doa Rasulullah SAW

يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ، وَأَصْلِحْ لِيْ شَأْنِيْ كُلَّهُ وَلاَ تَكِلْنِيْ إِلَى نَفْسِيْ طَرْفَةَ عَيْنٍ أَبَدًا

Artinya:

Wahai Rabb Yang Maha Hidup, wahai Rabb Yang Berdiri Sendiri tidak butuh segala sesuatu, dengan rahmat-Mu aku minta pertolongan, perbaikilah segala urusanku dan jangan diserahkan kepadaku sekali pun sekejap mata tanpa mendapat pertolongan dari-Mu selamanya.

Kalau kita berdoa dalam tiap sujud saat sholat, Insya Allah bisa meminimalisasi lupa rakaat sholat. Coba deh hafalkan satu per satu doa-doanya. Selanjutnya lidah kita akan terbiasa berdoa memohon padaNya.








Posting Komentar

thank you for stopping by dear, your comment will create happiness :)

Lebih baru Lebih lama