Menjadi Adik

Menyelam di kedamaian malam

Terpuruk... di keramaian semu

Semua berakhir apa adanya

Menjadi akhir dari segalanya

Tugas di dunia belum berakhir

Hidup terus berjalan bagi orang-orang yang kau sayang

Pergi dengan tenang kakakku sayang, memiliki kakak lelaki sepertimu seolah hanya impian

Tak pernah kau sapa layaknya insan yang lain

Ku tebak masa lalumu begitu berat

Kehilangan adik dan kau anak pertama

Emas itu engkau wahai surya di tengah keluarga

Seribu bahasa yang tak kau ucapkan menyiratkan harapan bahwa dunia akan baik-baik saja tanpamu

Banyak orang kehilangan sosok pemain inti

Terbukti memang engkau begitu luar biasa

Lapang kuburmu, tenang disana, setenang raut wajahmu saat terakhir kali kain putih itu disibak dari wajahmu yang muda kembali

Perjalanan kita ternyata hanya diantar keranda kawan

Apalah arti mobil listrik, kalau kaki-kaki ketulusan sudah cukup mengantarkan kita ke tempat peristirahatan dengan tenang dan husnul khotimah.

Sesungguhnya dunia ini, benar memang hanya panggung sandiwara.


30 April 2026

Hari buruh menjadi pengingat

Perjuanganmu sejak 1998 masih menyala hingga detik ini.


Kendaraan terakhir



.

Posting Komentar

thank you for stopping by dear, your comment will create happiness :)

Lebih baru Lebih lama