Blogger Camp 2015 di Hulu Cai, SUPER SERU!

Hari yang ditunggu-tunggu akhirnya datang juga! Setelah 2 tahun nggak kumpul-kumpul Blogger, 26 – 27 Oktober digelar serentak di empat kota acara BloggerCampID. Acara ini pesertanya sangat terbatas & beruntung rasanya bisa dapet undangan yang dikirim the Ani Berta via email.

Berangkat dari Depok menuju Hotel Harris Tebet, titik kumpul keberangkatan bareng blogger-blogger kece lainnya. Dateng jam setengah satu ketemu Kang Hendra dan Kumpulan Emak-emak Blogger yang selalu beredar everywhere :D

Registrasi pun dimulai dengan barisan antrian yang dilanjutkan dengan bagi-bagi sandal cantik dan makan cemilan-cemilun. Pihak Harris Tebet pun mengajak kami tour melihat-lihat fasilitas-fasilitas yang ada di Harris Tebet. Ada kamar tidur, functional room, ruang spa & fitness, da nada toko souvenirnya juga lho!

Puas berkeliling Harris Tebet, pembagian bus pun diumumkan oleh panitia. Aku satu bus sama panitia & si teteh kembar dari Bandung tidak lain tidak bukan adalah Teh Eva & Teh Evi. Keseruan di dalam bus pun berlanjut. Kang MC @TommyPrabowo memberikan tantangan kuis dari @Bluebirdgroup, @TauziaHotels, dan @SunprideID. Ada yang disuruh bikin pantun, foto bareng sandal, dan dagelan-dagelan lainnya. Nggak berhenti ketawa deh selama perjalanan menuju Camp Hulu Cai hahaha



Sampai di Camp Hulu Cai kita makan malam bareng sebelum masing-masing menuju tenda untuk simpan barang bawaan. Camp Hulu Cai sudah menyiapkan tenda dan alas tidurnya serta ada kayu-kayu untuk api unggun yang siap dibakar. Sekitar jam delapan malam blogger berkumpul mengelilingi api unggun dan “layar tancep” yang disiapkan panitia untuk materi.




Net Media pun hadir untuk sharing mengenai Citizen Jurnalistik, siapapun bisa loh jadi jurnalis! Dengan kamera handphone, digital, maupun yang canggih. Hanya bermodal kemauan untuk merekam moment menarik dan geser kamera kalian ke kanan, ke kiri, ke atas, dan ke bawah langsung deh bisa disubmit ke websitenya Citizen Jurnalis maupun aplikasinya yang bisa didownload dari playstore. Berikutnya duo bapak dari Blue Bird Group bekisah tentang awal mula Blue Bird Berdiri hingga saat ini terus melebarkan sayap untuk memenuhi kebutuhan customer. Hiburan dari Tito Music juga tak ketinggalan hadir memeriahkan acara, menyuguhkan lagu-lagu untuk menghibur blogger yang mulai terkantuk-kantuk hahaha




Matahari memberikan pancaran yang cerah di Hari Blogger Nasional ini. Tema yang diusung adalah membangun kredibilitas blog dengan sponsor utama Indosat. Punya twitter? Punya instagram? pengguna indosat ? Daftar Indosat Love yuk biar bisa dapat uang!    


Kami blogger mengapresiasi kerja keras panitia di Hari Blogger Nasional ini, makasih ya Kang MT udah diajak kesini hehehe. Acara pun dilanjutkan dengan materi membangun kredibilitas blog. Kredibilitas itu dibangun ngga bisa hanya dalam sehari loh, pasti banyak tantangan dan ada aja hambatannya saat kita mau ngeblog. Budayawan Nirwan Dewanto pernah punya blog tapi 'tidur' yang diibaratkan majalah dinding. Kemampuan menulis itu nggak semua orang punya loh. Termasuk saya yang blogger bebas ini, suka-suka deh blog nya mau diisi apa hahaha. Ngeblog adalah salah satu cara untuk berbagi informasi dengan orang lain, yuk mulai blog dari sekarang! Mulai fokus membahas hal-hal yang kita tau kemudian belajar membagikannya melalui tulisan di blog :)



continue reading Blogger Camp 2015 di Hulu Cai, SUPER SERU!

Minum Obat Kaki Gajah Yuk!

Sumber: Radar Bogor
Beberapa hari yang lalu beredar surat edaran di beberapa wilayah Kabupaten Bogor untuk meminum obat kaki gajah yang diberikan gratis oleh petugas kesehatan. Citeureup, Cileungsi, dan Gunung Putri pun tak ketinggalan pembagian obat gratis tersebut. Pemberian Obat Pencegahan Masal (POPM) Filariasis adalah salah satu program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor yang menjadi tuan rumah Bulan Eliminasi Kaki Gajah (Belkaga) tingkat nasional.


sumber: Radar Bogor

Obat kaki gajah yang diminum sebanyak empat butir dan ada yang rasanya manis, jangan khawatir kalo harus minum obat dengan buah pisang karena petugas kesehatan menyediakan. Tidak ada efek samping yang dirasakan setelah minum obat tersebut karena kondisi kesehatan memang baik. 
continue reading Minum Obat Kaki Gajah Yuk!

Bela Negara dan Bencana

Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara (UUD 1945 Pasal 27 Ayat 3)
Upaya pembelaan negara dalam Undang-Undang tersebut secara tidak langsung masuk dalam kurikulum sekolah yang diimplemantasikan dalam pelajaran pendidikan kewarganegaraan. Dari SD hingga perguruan tinggi saya masih memperoleh materi kewarganegaraan tersebut secara teori. Tujuan pembelajaran dan hasil belajar yang ingin dicapai dalam materi ini pun beragam sesuai dengan kebutuhan setiap lembaga pendidikan.


Kelompok Mata Pelajaran Menurut Permendiknas No. 22 Ta-hun 2006 tentang Standar Isi  menyebutkan mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran dan wawasan peserta didik akan status, hak, dan kewajibannya dalam kehidupan bermasyarakat, serta peningkatan kuali-tas dirinya sebagai manusia. Kesadaran dan wawasan termasuk wawasan kebangsaan. Jiwa dan patriotisme bela negara, penghargaan terhadap hak-hak asasi manusia, kemajemukan bangsa, pelestarian lingkungan hidup, kesetaraan gender, demokrasi, trang-gung jawab sosial, ketaatan pada hokum, ketaatan memba-yar pajak, dan siap serta perilaku antikorupsi, kolusi, dan nepotisme. (KEMENDIKNAS, 2008)

Dalam Penelitian yang dilakukan oleh Trisnowaty Tuahunse dengan judul Hubungan antara Pemahaman Sejarah Pergerakan Nasional Indonesia dengan Sikap terhadap Bela Negara menunjukkan hasil yang positif. Semakin tinggi pemahaman sejarah pergerakan nasional Indonesia seorang siswa, semakin tinggi pula sikap bela negaranya (Jurnal Kependidikan,
Volume 39, Nomor 1, Mei 2009, hal. 1-10)


Bagaimana dengan pengetahuan bencana? 

Tahun 2010 Kemediknas telah menerbitkan surat edaran berkaitan dengan Pengarusutamaan Pengurangan Risiko Bencana di Sekolah No. 70a/SE/MPN/2010. Indonesia dengan letak geografisnya yang berpulau-pulau memiliki daftar sejarah bencana yang panjang dengan berbagai penyebabnya, gempa bumi, tanah longsor, gunung meletus, banjir, wabah penyakit, kegagalan teknologi, kebakaran lahan, dan sebagainya. Pengetahuan bencana atau pengurangan risiko bencana berdasarkan Surat Edaran Kemendiknas bisa diintegrasikan melalui tiga cara, yaitu dengan mengintegrasikan dalam mata pelajaran, membuat mata pelajaran khusus (mulok), dan mengintegrasikan dalam ekstrakurikuler. 

Anak-anak adalah generasi yang akan membawa pengetahuan bencana yang mereka miliki di sekolah untuk diterapkan dan "ditularkan" pada lingkungan sekitarnya. Pengetahuan risiko bencana yang dilakukan mulai dari tingkat pendidikan dasar saya rasa tidak muluk-muluk karena bisa disiasati dengan beragam metode pembelajaran. Kearifan lokal yang ada di lingkungan tempat tinggal maupun sekolah pun bisa membantu meningkatkan pengetahuan siswa. 

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa integrasi pengurangan risiko Gempa Bumi dalam kurikulum pendidikan dapat diimplementasikan ke dalam beberapa mata pelajaran termasuk mata pelajaran pendidikan agama Islam, selain itu integrasi PRB ke dalam kurikulum juga ditempuh melalui kegiatan keagamaan, baik individual maupun kolektif (Novita Nugraheni, 2014)

Jika kita tidak tau bahaya di sekitar bagaimana kita dapat meningkatkan kapasitas diri untuk mengurangi risiko yang mungkin timbul saat bencana benar-benar terjadi. Sebagai bagian dari masyarakat, pengurangan risiko bencana harus kita dukung demi meminimalisasi dampak bencana.
continue reading Bela Negara dan Bencana

Menjadi Relawan itu Perlu

Menjadi seorang relawan adalah hal yang positif dan banyak manfaat yang bisa diambil. 
  1. Bertemu dengan orang baru adalah salah satu hal yang Saya suka, bertukar pikiran dan bertemu karakter berbeda, berbaur, dan bekerja sama.
  2. Mengisi waktu luang dengan berkontribusi pada kegiatan-kegiatan positif.
  3. Menyerap ilmu baru, mendapat tambahan pengetahuan, belajar dengan cara berpartisipasi langsung dalam kegiatan.
  4. Menghargai, menghormati, dan memberi masukan yang positif.
  5. Relawan adalah bentuk tolong-menolong dengan rasa tulus ikhlas tanpa mengharapkan imbalan dan mendukung proses berlangsungnya kegiatan dengan sepenuh hati.
Konsep relawan ini saya jalani sejak SMA. Rela membagi waktu demi menyukseskan kegiatan dengan berkontribusi menjadi panitia yang solid, kompak, dan bertanggung jawab. Kegiatan yang berproses sehari, dua hari, dan baru kali ini rasanya saya mengikuti kegiatan kerelawanan ini berbulan-bulan.

Sejak bulan puasa tahun 2015, sudah ditentukan agenda untuk berkumpul pertama dan berlanjut dengan agenda kumpul kedua di Kebun Raya Bogor (KRB). Tanpa tau pasti agenda jelasnya apa! FYI, kegiatan ini adalah rutin setahun sekali. Untuk ketiga kali ini panitia dibentuk terdiri dari orang yang belum pernah ikut sama sekali dan yang pernah ikut. Sebut saja yang pernah ikut ini dengan istilah "senior".

Saya dan senior-senior ini berkumpul di KRB, sekali lagi dengan agenda yang tidak jelas. Ujug-ujug... tau-tau... saya dan teman-teman yang belum pernah ikut kegiatan ini masuk dalam daftar nama-nama calon struktural yaitu ketua, wakil, sekretaris, dan bendahara.

JREEENGGG

Pemilihan pun dilakukan dengan cara dikocok, iya dikocok, semacam arisan kemudian dibacakanlah nama-nama tersebut tanpa dasar yang jelas. Arisan sih ya keluar nama happy banget karena dapet rezeki nemplok. LAH INI!
Memilih pemimpin dan bawahan-bawahannya dengan cara yang tidak manusiawi sama sekali. Unsur pemaksaan yang terselubung atau pengalihan tanggung jawab?
Tanpa ada pertanyaan bersedia atau tidak?
Tanpa ada perkenalan lebih lanjut sedang sibuk apa sekarang?
Tidak ada kandidat, tak ada kalimat berkenan atau tidak?
Seolah-olah kami adalah junior mereka yang siap jiwa raga untuk "diajari".

Sempurna, kalian merusak jiwa kerelawanan saya!
mulai hari itu saya berpikir ulang untuk menjadi relawan. Dalam hati saya harus mengambil hikmah dari agenda sampah hari ini. Saya merasa dijebak, dijebak datang dan hadir dengan kemasan halal-bihalal. Oh sungguh dosa besar dan bau busuk!

Saya memilih fokus pada divisi tempat saya bernaung, karena masih mau belajar dan berkenalan dengan ambience baru, Alhamdulillah saya tidak salah divisi. Biarlah senior-senior itu yang mengambil alih kewajiban saya, toh saya tidak menuntut hak. Ini menjadi lesson learned yang sangat berharga banget. Jiwa kerelawanan saya sudah dikotori dengan cara yang tidak manusiawi. Terbukti! dewasa itu bukan usia, banyak ilmu seharusnya semakin merunduk.

Atas nama profesionalitas tahi ayam tulisan ini dibuat sebagai refleksi diri atas risiko yang saya ambil serta hasil yang saya terima. Ditulis dan dipost pada hari rapat besar terakhir sebelum briefing dan maaf Saya tidak MAU hadir hanya sebagai bentuk pengalihan tanggung jawab atau lebih kasarnya kacung?

menjadi relawan seharusnya tidak sedrama ini. Jiwa relawan tumbuh dari lubuk hati manusia yang mau dan mampu dengan senang hati menolong dalam bentuk apapun :)


flickr

continue reading Menjadi Relawan itu Perlu

Bencana Kebakaran Lahan - Riau

Bencana adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan, baik oleh faktor alam dan/atau faktor nonalam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis. (UU No. 24 Th. 2007)


mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat



disebabkan oleh faktor alam dan / atau faktor non alam maupun faktor manusia 



sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa, kerusakan lingkungan, dll



Mahasiswa Prodi Manajemen Bencana Cohort 5 Univ. Pertahanan pun mendiskusikan hal ini dalam virtual chat

R
Penetapan status bencana nasional sebenarnya tools agar pemerintah segera melakukan tindakan terhadap para korban, karena jika tidak ditetapkan status bencana nasional, pergerakan pusat dan daerah cenderung lambat.

A
Prof. Tukirin LIPI sudah pernah sampaikan akar kebakaran karena salah tata kelola hutan sejak tahun 1982. Kepala BNPB menyampaikan bahwa pemadaman lambat karena lahan yang terbakar luas, akses sulit, el nino dan kemarau panjang, dan yang terbakar adalah lahan gambut, serta sumber daya manusia terbatas. Kesadaran masyarakat rendah dan perusahaan tidak memiliki kapasitas pemadaman sebagai konsesinya.

V
Indonesia memang belum memiliki peraturan yang jelas mengenai status penetapan bencana nasional karena semua dikalkulasikan dalam angka, misalnya jumlah korban dan jumlah kerugian. Mengapa tidak ditetapkan sebagai bencana nasional? karena jika ditetapkan sebagai bencana nasional maka para pelaku maupun perusahaan tidak dapat dihukum karena bencana dianggap force majeur jadi negara yang harus bertanggung jawab dan ini akan terus berulang (ingat kasus lumpur sidoarjo)
akar utamanya adalah law enforcement, penegakan hukum pada perusahaan atau investor-investor personal.

Lantas apa?
Jika pemerintah mengevakuasi seluruh rakyat yang terdampak asap pun pasti sebagian menolak karena tanah kelahiran, kehidupan, mata pencaharian, dan masih banyak hal-hal yang tidak bisa semudah membalikkan telapak tangan ada di sana.

Memadamkan titik api dan berdoa agar hujan turun bisa memberhentikan asap namun jangan lah dibakar lagi dengan sengaja lahan-lahan itu. Mengapa mereka yang membakar dengan sengaja tak memikirkan dampak pada orang lain atau bahkan dirinya sendiri ikut terdampak?

Setelah habis lahan terbakar semua, apa yang akan dibangun di atas lahan-lahan itu? hanya mereka yang rakus yang tau pasti. Aku ingat saat berkunjung ke rumah teman ku di Rangkasbitung, sepanjang jalan mendekati rumahnya tumbuh subur pohon-pohon kelapa sawit yang terawat. Teman ku bercerita, dulu kebun kelapa sawit ini ditanami dengan pohon karet namun kemudian ditebang bukan dibakar. 

Dimana ya hati nurani orang yang melakukan pembakaran ini? kau bakar sendiri kau telan sendiri asap hasil pembakaran mu.

continue reading Bencana Kebakaran Lahan - Riau

Say No to 'Kurang Piknik'

Rutinitas yang padat dari hari Senin sampai hari Jum'at membuat Sabtu dan Minggu tak boleh disia-siakan begitu saja. Kesibukan sehari-hari membuat kita mengerti bahwa rehat sejenak dan quality time bersama orang-orang terdekat itu penting banget! Banyak kegiatan yang bisa kita lakukan untuk jeda sejenak dari berbagai aktifitas rutin, seperti belanja, olahraga, wisata kuliner, jalan-jalan, berkunjung ke sanak keluarga, sampai piknik!

Jangan sampai deh ada celetukan 'duh serius banget sih kamu, kurang piknik nih!'
padahal sih bisa dijawab dengan 'ajakin adek dong bang ajakin!' hahaha

'kurang piknik' adalah celetukan masa kini yang mengarah pada hal-hal berbau sensitif, sedikit-sedikit ngomel, sedikit-sedikit nggak bisa diajak bercanda, bahkan obrolan santai pun dimaknai serius sama orang yang 'kurang piknik'. Padahal celetukan 'kurang piknik' alias kurang refreshing ini bisa banget dihilangkan loh kalau saja masing-masing individu mau dan mampu membagi waktu untuk refreshing sejenak, quality time bersama orang-orang terdekat. Piknik juga bisa banget digabung dengan aktifitas lain seperti arisan, kumpul seru bareng komunitas, bahkan masak-masak bersama.  

Saya termasuk orang yang tidak terjamah celetukan 'kurang piknik' kecuali kalo lagi kurang duit ya gimana dong :D
Piknik ala saya ini mungkin bisa jadi referensi buat kalian yang butuh piknik. Tak perlu jauh-jauh deh dari ibu kota, kita piknik di Bogor aja yaaa, karena piknik di Bogor akan selalu berkesan dan liburan di Bogor itu banyak pilihannya lho!

1. Piknik ke Pura Parahyangan Bogor

Januari 2014
Piknik ke sini sekaligus wisata religi, karena Pura Parahyangan adalah tempat peribadatan umat Hindu. Berhubung saya belum pernah ke Bali ehm, piknik deh ke sini sekalian ketemu temen SMA yang udah lama banget nggak ketemu~

2. Piknik ke Gunung Pancar

di Parkiran Motor
bukan foto India
Gunung Pancar punya tempat pemandian air panas yang bisa banget untuk refleksi otot-otot yang lelah, jiwa-jiwa yang penat, butuh kehangatan air panas Gunung Pancar. Buat yang narsis seperti saya, Gunung Pancar cocok banget buat foto-foto sambil nari India dibalik pepohonan pinus yang menghijau itu :D 

3. Piknik ke SKI Katulampa

Dilla's Birthday
SKI Katulampa adalah salah satu pusat tas di Bogor, selain wisata belanja, tempat ini dilengkapi dengan arena bermain untuk anak-anak, dan wisata kuliner. Cocok banget untuk liburan keluarga, bisa ajak kakek nenek, paman bibi, om tante, keponakan-keponakan sambil belanja-belanja.


4. Piknik ke Leuwi Hejo

Begitu banyak pilihan air terjun di Bogor, ada curug kencana yang mempesonacurug ciherang yang dekat di hati, mandi di curug bidadari, menikmati indahnya Curug Cilember. berkemah di curug seribu, ada juga curug nangka dan curug cigamea. Masing-masing curug memiliki penikmatnya tersendiri. Jejak langkah kaki kami sampai ke Curug Barong yang masih satu wilayah dengan Leuwi Hejo, Leuwi Cipet, dan Curug Leuwi Liyet. Kalau mengajak anak-anak bermain air di Leuwi Hejo, harus diawasi dan sebaiknya membawa pelampung karena kolam alami leuwi hejo memiliki kedalaman yang tidak aman untuk anak-anak.

5. Piknik di Taman Koleksi (TaKol) IPB

piknik bareng Oxfam 
Piknik yang satu ini sambil belajar mengenal tools salah satu lembaga yang berdedikasi di bidang kebencanaan. Taman Koleksi IPB cukup luas loh buat kamu yang demen kongkow-kongkow sambil menikmati kapas-kapas putih yang berguguran kalo lagi musim. Letaknya juga strategis, dekat pusat perbelanjaan dan kampus pascasarjana IPB.

6. Piknik ke Jungleland

soft launching bareng komunitas
Wahana bermain di Bogor ini menyuguhkan beragam permainan, terutama untuk anak-anak. Pemandangan sekitarnya adalah area hijau yang syedap dipandang mata dan pastinya memanjakan keluarga dan teman-teman yang butuh piknik banget!


7. Piknik ke Kebun Raya Bogor

foto session ala ala
piknik sambil arisan hore!
seru banget kan?!
tapi dari beberapa destinasi piknik di Bogor yang saya kunjungi, masih ada loh beberapa tempat yang bikin penasaran dan harus dijadwalkan untuk piknik kesana! diantaranya ada kampung budaya sindang barang dan kebun wisata pasir mukti. Sejauh ini dapet info-info dari internet dan televisi aja, tapi pasti lebih seru lagi kalo bisa piknik langsung ke sana!

yuk ikut!



continue reading Say No to 'Kurang Piknik'

Giveaway : Mencintai dan Berdamai dengan Diri Sendiri (Echaimutenan)

Setelah sekian bulan menunggu-nunggu hehehe
Bingkisan dari Mbak Echa akhirnya datang jua! 
isinya satu kardus sepatunya Raffi :*
padahal tadinya dua produk aja :o
Makasih banyak Mbak'e

1. Hand and Body Viva 550 ml 
2. Eye shadow powder PAC
3. Biotherm
4. Eyeliner oriflame
5. Voucher sevel 
6. Buku catatan
7. BB Cream Pixy
8. Pulpen
9. Lipstick Viva
10. Shampoo Syoss
11. Gizi supercream
12. Notes

Banyak kan? (*.*) 

Jagat raya blogger mana yang nggak kenal Mbak'e
quiz hunter, lucky winner, cat lovers, family oriented, apalagi?
uakeh tenan lah pokoe :D
sampai-sampai Mbak'e bikin postingan tips menang lomba ala Echa lho!
iseng-iseng berhadiah juga aku lakukan pas giveaway ini, alhamdulillah dapet predikat tercepat :D

buat yang belum beruntung, jangan lupa pesan giveaway nya ya.. berdamai dengan diri sendiri :D
coba lagi coba terus pantang menyerah, giveaway dan lomba blog lainnya menanti!

dari 12 items yang ada, aku bingung pake yg Biotherm hahaha, ada yg mau share reviewnya boleh juga loh ^^ 

continue reading Giveaway : Mencintai dan Berdamai dengan Diri Sendiri (Echaimutenan)