Langsung ke konten utama

YUK!

Beberapa hari yang lalu dosen ku menangis, Dia sering mengungkapkan keprihatinannya terhadap bangsa ini terutama orang-orang yang berkuasa di atas angin sana, yang saat tertiup angin ketamakan dan keangkuhannya semakin menggebu-gebu.

Beliau sering bercerita tentang anak bangsa yang bersusah-payah dan patut dibanggakan oleh berbagai TV swasta saat mengharumkan nama bangsa, tapi tidak mendapatkan reward dan appreciate yang berarti dari pemerintah. Beliau selalu membandingkan dan iri melihat anak-anak berprestasi dari negara lain yang mengharumkan bangsa mereka. 

Beliau menangis, air mata memenuhi pelupuk matanya yang sayu, prihatin setelah tragedi 9/11 yang menimpa anak-anak Indonesia dan kehilangan orang tuanya saat kejadian itu. Cerita lengkapnya mulai tak ku dengar dengan baik karena mata ini ikut basah. Ikut prihatin dan seandainya ada di posisi itu pasti sangat melelahkan. Beliau merupakan salah satu orang yang berusaha mengabdikan diri menjadi seorang WNI yang bermanfaat untuk sesama, terutama bangsa sendiri.

Mungkin kita tidak kaya,
Mungkin kita tidak akan pernah diapresiasi atau bahkan diberi hadiah
Namun yang perlu kita tau sebagai anak bangsa 
Mengabdi dan menjaga nama baik Indonesia tak semudah itu
Mengharap belas kasih pemerintah sampai kapan?
Jika bukan kita yang sedikit saja peduli dengan hal-hal kecil di lingkungan sekitar
Berapa banyak mental anak bangsa yang rusak dan tidak bisa menuju bangsa yang lebih baik

Mulai dari diri sendiri, mulai dari hal kecil, dan mulai dari sekarang :)

 
1 komentar

Postingan populer dari blog ini

Bikin SIM di Cibinong

Proses pembuatan SIM di POLRES Bogor (Jl. Tegar Beriman, Cibinong) ternyata nggak sesulit yg dibayangkan, tingkat kesulitannya ada pada pengendara kendaraan bermotor itu sendiri. Mampukah si pengendara motor ini melalui prosedurnya?
23 Mei 2014 langsung dateng ke POLRES Bogor bersama Ayah dan Adik yg juga mau bikin SIM C. Jangan lupa membawa map untuk simpan berkas fotokopi KTP yah! 

Lanjut ke loket pendaftaran SIM Baru, diarahkan untuk periksa kesehatan di wilayah POLRES juga, dengan biaya dua puluh ribu rupiah. Setelah selesai, menunggu di bagian uji praktek, lebih kurang jam sembilan pagi Pak Nandang memberikan arahan mengenai tata cara dan peraturan dalam ujian praktek. Harap memperhatikan peserta lain yg sedang uji praktek di lapangan ya!  Peserta bisa menggunakan kendaraan pribadi atau kendaraan milik POLRES, perempuan mendapatkan kesempatan tiga kali dan laki-laki satu kali saja untuk penggunaan motor matic. Tes pertama adalah jalur putar balik (membentuk huruf U), kedua jalur zig…

Bikin SKCK di Gunung Putri

SKCK berlaku selama enam bulan, setelah enam bulan, jika masih diperlukan, Kamu bisa perpanjang. Hanya dengan membayar administrasi sebesar dua puluh lima ribu rupiah, bawa fotokopi KTP, SKCK yg akan diperpanjang, dan foto 4 x 6 sebanyak tiga lembar. Tak perlu berlama-lama SKCK kamu sudah jadi dehhh
Untuk pembuatan SKCK baru, Kamu bisa baca keterangan di gambar ya! jangan lupa bawa pulpen, bawa map juga boleh supaya berkas kamu rapi, minta formulirnya, dan langsung sidik jari sama petugas. Oh iya jangan lupa setelah jadi difotokopi dan dilegalisir, siapa tau kamu butuh salinannya.
Selamat membuat SKCK ;) 

Indonesia Peace and Security Center (IPSC), Sentul, West Java

IPSC merupakan kawasan yang menyatukan 7 (tujuh) lembaga, yaitu:
IPSC is an area that unites seven (7) institutions:

1. BNPT (Terrorism National Institution) 2. Standby Force  3. BNPB (Disaster Management Institution) 4. Universitas Pertahanan Indonesia (Indonesia Defense University) 5. Pusat Bahasa (National Language Center) 6. PMPP (Peacekeeping Mission Center) 7. Komite Olahraga Militer Nasional (Sports Committee of The National Military)

IPSC terletak di Jalan Anyar, Kecamatan Citeureup, Desa Tangkil, Bogor, Jawa Barat 16810. Dari Gunung Putri cukup mudah menempuh jalan kesana, secara umum gambaran letaknya bisa melalui arah Citeureup dan arah Jalan Raya Bogor.
IPSC is located in Jalan Anyar, Kecamatan Citeureup, Desa Tangkil, Bogor, Jawa Barat. 
From Gunung Putri quite easy to go there, generally via Pasar Citeureup (Tradisional Market) and via Jalan Raya Bogor (Highroad).

1. Dari Pasar Citeureup, lurus terus sampai di daerah Nutug, ada pom bensin (pertama) di sebelah kanan dan minimarket, b…