Minggu, 16 Februari 2014

Bicara Jodoh

Aku tak berusaha menutup kuping tentang jodoh.

Wajar, begitu Ibu Ku berujar. 

Tiap tahap dalam hidup manusia pasti akan dipertanyakan (selalu)

Bahkan tanpa sadar, masing-masing dari Kita juga pernah mempertanyakan hal yang sama terhadap orang lain. Reaksinya pun bermacam-macam. Kalo Aku sih tergantung mood.

Mood bagus, jawaban biasa saja
Mood jelek? jawaban Ku biasanya lebih datar, di bawah level biasa saja.

Bertemu teman, pergi ke undangan pernikahan, reuni, sekedar makan siang bersama, obrolan ngalor-ngidulnya pasti ada selingan 'jodoh'
HAHAHAHA

Apalagi kalo kalian kumpul bareng sama anak-anak kosan, kepancing dikit langsung bocor sebocor-bocornya sampe tumpeh-tumpeh :))

Beberapa hari setelah aku menua kemarin jadi menuanya cukup sehari saja :p
Aku chat dengan teman ku dan dia membagikan link ini 
Saat itu larut malam, Aku pun baru pulang

Blog itu menyebutkan do'a yang indah mengutip dari buku

“Ya Allah, siapapun jodohku kelak, jagalah dia agar selalu istiqomah dalam agama-Mu. Semoga ia selalu mencintai-Mu, mencintai Rasul-Mu, mencintai orang-orang yang mencintai-Mu & Rasul-Mu. Jagalah ia dari segala keburukan. Berikan dia kekuatan untuk selalu menegakkan kalimat-Mu, agama-Mu. Jauhilah dia dari kecintaan berlebihan pada dunia. Aamiin”

Selain mendoakan diri sendiri dan calon pasangan kita, kita juga harus mendoakan orang tua kita agar beliau diberikan menantu (pasangan kita kelak) yang sholeh & berakhlak baik, yang tidak hanya mencintai kita tapi juga mencintai keluarga kita nantinya.
“Ya Allah, karuniakanlah kepada ayah & ibuku, menantu yang sholeh, yang dapat menjadi pasangan anaknya ini untuk mencari keridhoa-Mu. Aamiin”
Do'a ini mulai ku hapal, Aku memang berdoa untuk yang terbaik setiap harinya, dan do'a ini lebih memperjelas maksud do'a ku sehari-hari

Apa Kamu punya referensi do'a yang lain? :)


Poskan Komentar