Pengalaman Belanja Online



Awal-awal bulan coba-coba belanja online, udah sering sih belanja online buat craft sama fast food. Kemaren ini lagi coba-coba belanja donat, lewat J.Co delivery online :D
sempet meragukan sebelumnya, soalnya pengalaman temen Ku yg pesen J.Co via tlp di daerah pejaten itu lama banget katanya entah karena faktor apa ya itu donat nggak dianter-anter
Tapi akhirnya Aku membuktikannya sendiri B-) 

cek websitenya di J.Co Delivery  
ragu banget sama tampilan websitenya yg "gitu" aja hahah
padahal website ini sangat membantu dan dibuat simple nggak terlalu bikin mikir :D
minimum pembelian adalah empat puluh ribu rupiah, waktu itu Aku pesan satu lusin donat dengan masing-masing 1 topping rasa

setelah klik button pesan kita akan terdirect ke halaman log-in untuk mendaftarkan data diri kita nama, alamat, nomor telepon, dll
nggak lama seperti kebanyakan delivery online lainnya yg pernah Aku pesan, pihak J.Co telpon untuk mengkonfirmasi pesanan aku dan akan dikirim ke alamat mana.

Selesai telpon pertama terputus, Aku mikir, Oh iya Aku lupa cantumkan nama gedung tempat delivery nya hahaha sudah lah diantar syukur nggak diantar Alhamdulillah deh uang ku utuh XD

eh nggak lama ada telepon lagi dengan nomor yg berbeda hahaha
pihak J.Co memastikan nama gedung tempat yg mau diantarkan pesanan
oke berarti mereka sadar ya dg apa yg Aku pikirkan sebelumnya... kita sehati deh Mas #loh

Setelah telepon terputus untuk kedua kalinya Aku berdoa dalam hati semoga sampe beneran ya diantar tepat pada waktunya. Sip (y)

Jam sepuluh sudah lewat tiga puluh menit hampir mau jam sebelas dan pesanan ku datang! 
Alhamdulillah ternyata J.Co delivery online bisa diandalkan yeah! cukup memuaskan walaupun Aku tau dia ngaret, setidaknya Aku tau alasannya apa dan dia bawa banyak J.Co-J.Co lain yg harus diantar (*.*)

=================================

Beberapa hari kemudian, Aku coba-coba lagi belanja bulanan online! 
yups Aku coba Alfa Online 
di Alfa Online ini Kamu bisa lihat-lihat katalog belanja yg terpajang di desktop Kamu
dan Kamu harus register dulu yups!

Setelah register tinggal klik button add to cart saja dan untuk belanja di atas seratus ribu gratis ongkos kirim loh plus ada barang seharga 1 rupiah saja (*.*)
Tao Kae Noi seharga satu rupiah yummy!
barang-barang satu rupiah, satu akun hanya bisa satu hehehe

Waktu itu Aku pesan hari Senin dan ternyata Senin tak ada pelayanan untuk delivery, adanya hari Selasa, ya sudah Aku coba saja ya sampai atau nggak nih belanjaan bulanan Ku 
momentnya pas banget musim hujan, jadi ya malas dong keluar berbecek-becek cuma untuk belanja bulanan hehehe
Apalagi kalo harganya sama :p

dan akhirnya ditelepon sama pihak CS Alfa nya untuk menkonfirmasi dan kita diminta menyebutkan salah satu belanjaan yg kita beli *wink*
hari selasa antara jam 8 s.d. 12 siang adalah waktu yg Ku pilih untuk diantar ke kantor
dan setelah lewat zuhur tak juga diantar-antar aku sudah pesimis hehehe

baru sekitar jam dua siang ada telepon masuk yg menyatakan kalo barangnya akan segera diantar, mau diantar tadi pagi tapi nggak ada yg tau tempatnya
oh oke no prob
eh lalu ada telepon lagi, sepertinya kurirnya yg bilang kalo dia akan segera menuju ke kantor sebelum jam pulang yaitu sekitar jam setengah empat sudah sampai di tempat
oke i trust you

lalu muncullah dua orang perempuan membawa kardus :O
gadis berkalung kardus :p #apasih
meminta maaf berkali-kali lalu kupersilahkan mereka duduk, mereka meminta ku untuk cek barang one by one. Huf malas nih bagian yg ini zzz
dengan santai aku cek saja satu per satu
dan ada satu barang yg bikin aku kaget tapi emg salah Ku sendiri sih nggak lihat-lihat ukuran kemasan yg dipilih
ya sudahlah sudah dibeli kan namanya coba-coba delivery online berarti next delivery harus lebih teliti ;)

so far so good dan Aku nggak pernah takut belanja online, ketelitian pembeli adalah yg utama dan Aku berpikir suatu hari nanti akan punya toko online online :D



 









continue reading Pengalaman Belanja Online

Perpustakaan


sama OB narsis, FYI yg ambil gambar nggak PRO! :p

Aku tak pernah bercita-cita berkecimpung dalam bidang Perpustakaan, selain karena hobi membaca saat kecil yg pernah diposting disini

sekarang? Saya telah menjalaninya selama dua tahun
suka buku? awalnya iya
sampai suatu hari Saya berniat menyudahinya karena bosan berimajinasi fiktif dan berangan-angan terlalu tinggi akibat membaca fiksi

Namun saat skripsi, Saya menemukan minat itu lagi
Buku menjadi keseharian Saya dan pekerjaan saat ini
bersyukur dengan jam kerja yg fleksibel dan selesailah skripsi Saya :D

setelah gelar Sarjana Pendidikan Saya peroleh, terpikir untuk melanjutkan perjalanan ke arah yang TP banget alias Teknologi Pendidikan dimana Saya menimba ilmu.
Tapi Saya minder dan merasa ilmu Saya kurang banget di bidang Saya sendiri

Sekarang jalan Saya ada di bidang orang lain, ya walaupun Saya pernah mengecap ilmu Perpustakaan sebanyak 2 SKS, namun itu belum cukup untuk menyandang gelar seorang pustakawan

seorang sarjana ilmu perpustakaan alias S. Sos aja nggak mau dipanggil pustakawan, karena dia bilang seorang pustakawan itu harus belajar lagi kalo pengen pro di bidang Perpustakaan

Sekarang Saya, seorang S. Pd #ciegitu
sempet ikut career day yg diselenggarakan oleh kampus dan apa minat yg Saya pilih?
Saya melamar menjadi seorang staf Perpustakaan di tempat lain yg aksesnya lebih dekat rumah

see? what's going on? passion?
I don't think so
Saya hanya menjalaninya
ibarat daun yg jatuh, Saya tak bisa membenci apa yg saya lakukan saat ini
namun Saya masih bisa merencanakan hari esok

See? Saya nggak 'megang' banget ilmu dari kuliah dan lulus lima tahun *standing applause*
So? buat yg nanti bingung sama jurusan di kampus idaman
pilih yg kamu minati, karena yg memilih kamu, yg menjalani kamu, yg menyelesaikan kamu
kita-kita yg senior ini #ceileh
hanya bisa mengarahkan saja :)

this for my sister yg tahun depan lulus dan memulai hidup sbg mahasiswi
Jika Allah SWT ridho aamiin o:)





continue reading Perpustakaan

November Rain



menyenangkan rasanya jika orang yang datang dan pergi dalam hidup mu itu bilang "permisi"
menyenangkan rasanya jika orang yang kita undang datang dan tak hadir dengan konfirmasi
semudah itu menyenangkan aku yang hari sabtu di awal November melangsungkan acara syukuran
acara diawali dengan pengajian pukul dua siang, kemudian lanjut berkumpul dengan kawan-kawan yang datang

yang datang?
yang datang hanya sepuluh orang kawan
Aku masih bersyukur dari tiga puluh orang yang diharapkan hadir
kemana dua puluh nya?
ada yg keperluan gereja, sudah terlalu janji dengan yg lain, acara kelurga, dll
Aku masih menghargai konfirmasi mu
betapa berharganya sebuah konfirmasi ketidakhadiran kalian bukan pada hari H

Aku kecewa sudah biasa, itu telah menjadi makanan ku sehari-hari
tapi ada raut wajah yg lebih kecewa dari Aku, namanya Ibu
beliau yg memasak dan mengolah serta mempersiapkan semuanya
sementara kalian?

Aku mendoakan mu dari jauh
dibalik hujan dan kekecewaan yang mendalam

"makanya segala sesuatu itu dipilah, belum tentu semua kawan mu itu baik, walaupun mereka pernah menjenguk ketika kamu sakit, belum tentu mereka mau mengulanginya. Rumah mu itu jauh, sejauh harapan mu dan Ibu untuk hadir semuanya, kan kalian sudah berpisah, sudah lulus."

"Apa Aku harus sakit lagi supaya kalian lebih peduli?"
sepertinya kalian senang demikian



continue reading November Rain