Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2013

After the Sawarna

Mungkin behind and after yang cukup membuat males ini terjadi karena Saya nggak bilang-bilang mau pergi kesana hehehe, eh tapi waktu ke Pandeglang nggak bilang-bilang nggak begini banget perjalanannya loh :p #pembelaan
Senin pagi berangkat lagi menjalani rutinitas, rutinitas bertemu dosen penguji, minta ttd, revisi, dll Naik kereta yang setengah enam pagi, “kereta ayam” (lagi) dan nggak beli tiket karena pas banget sampe stasiun keretanya udah mau berangkat hiks
Petugas kereta di dalam gerbong mulai cek satu-satu tiket kereta masing-masing penumpang, sementara Kami dengan tampang tak berdosa bilang “Kami terburu-buru nggak sempat beli” dan akhirnya Kami membayar lima ribu rupiah saja di dalam kereta.
Rencana turun di stasiun parung panjang pun urung dilaksanakan karena keadaan di gerbong sudah penuh sesak dan menyulitkan Kami untuk keluar. Akhirnya turun lah di Stasiun Pondok Ranji, karena Saya harus ke Pustekkom Ciputat untuk bertemu dengan salah seorang dosen penguji dan meminta ttd be…

Sawarna!

Minggu pagi sekitar jam setengah tujuh, teman-temannya menjemput Kami di Rumah. Subuh itu, di kamar Saya bilang “Ra, kalo ke Parang Tritis itu nggak boleh pake baju warna hijau, tapi kalo ke Sawarna gue nggak tau”
Sampai akhirnya Ira memutuskan untuk tetap memakai cardigan hijau.
Berangkat!


Kira-kira satu jam lebih perjalanan di depan Kami ada truk berhenti mendadak dan langsung mobil yang Kami tumpangi menyalip kanan, sementara motor berwarna hijau di belakang mobil rem mendadak dan motor di belakangnya dua perempuan nggak pake helm jatuh dan kepalanya menyentuh aspal duluan.
Perjalanan masih dilanjut
Dua jam lebih berikutnya ganti supir, si Eris ini nggak bisa banget rem kalo ada jalanan bolong atau rusak, digas terusss
Sampe akhirnya motor belakang Kami jatuh karena menghajar jalan berlubang yang sama, temannya Ira pun panik dan mencari-cari sebab kenapa sih ijo lagi ijo lagi motor yang jatuh? Sampai akhirnya Dia sadar kalo Ira pake baju hijau dan Dia harus ganti di dalam mobil phew
Setel…

Behind the Sawarna

Perjalanan ini berawal dari mimpi, Siapa sih yg nggak tau Sawarna? Mungkin sebagian besar tau ya Sawarna itu dimana..
Kebetulan rumah kawan Saya di Rangkasbitung, perjalanan diawali dengan naik kereta api dari Stasiun Tanah Abang, karena nggak ngerti-ngerti banget tentang per-kereta-api-an terlebih dengan sistem yang sekarang jadi ya Saya mah ikut aja sama temen yg satu ini. Dia bilang kereta yang kita mau naik sekitar jam dua siang itu nggak berhenti di tanah abang, alhasil Kami naik kereta commuter line sampe di Parung Panjang, tiket kereta api temen Saya yg bentuknya seperti ATM itu jatuh dari kantong celananya, duh ada-ada aja ya, tapi nggak masalah kok, hanya Dia nggak dapet refund lima ribu rupiah dari tiket tersebut.
Ketika mau melanjutkan perjalanan dengan kereta ekonomi non-AC ternyata ada kereta anjlok di stasiun setelah Parung Panjang. Saya sih biasa aja yah, karena Saya nggak ngerti harus gimana kalo ada kabar anjlok gitu. Temen Saya malah panik, sempet ke pinggir jalan raya &…

Kehilangan itu...

Jombang!

Wedding Dress

Apa yang kamu pikirkan tentang ini? Salah satu judul film Korea yg sangat direkomendasikan untuk dilihat loh T^T

Tentang apa sih? Pertama kali dikasi tau temen kalo ini film bagus, denger Negara asal filmnya aja udah males, males membayangkan pria-pria boyband yang meracuni musik dalam negeri, tapi sejujurnya drama korea memang bagus-bagus sih.. walaupun sangat mengesampingkan film dari negara tsb tapi akhirnya penasaran dan pengen nonton. Oke sebetulnya ini pengalihan sementara untuk skripsi.
okeskip
Pertama denger judulnya udah berpikiran kalo ini film sedih, pengantin yg ditinggal mati pasangannya padahal segala sesuatunya udah siap termasuk her wedding dress, but absolutely NOT!
Bertolak belakang 360 derajat dari apa yang dibayangkan, ternyata ini film berkisah tentang seorang janda beranak satu bernama Sora. Ibu ini berprofesi sebagai wedding dress maker. Kesibukan membuat dia sakit dan di saat-saat terakhir sebelum dia pergi, dia baru sadar kalo selama ini menyiakan banyak waktu unt…