Minggu, 30 Desember 2012

Fotografer?

capture this tweet


sekarang pertanyaan yg selalu muncul dari lubuk hati saya yang terdalam adalah...

apakah suatu keharusan? jika seorang fotografer harus belajar mengambil foto seorang model "sexy"

atau bahkan telanjang sama sekali?

apakah tidak ada objek lain yg lebih halal dan masuk logika serta masih dalam batas-batas agama?

apakah kamu serius akan menafkahi keluarga mu nantinya di bidang itu?

fotografi itu luas sayang, tak selalu yg kamu anggap sexy atau hot itu mengalirkan uang halal

Belajar hidup dari Fotografi, bukan hidup dari belajar fotografi - Darwis Triadi

Baginya fotografi adalah sarananya untuk menjadi dewasa dan menghargai arti hidup. Fotografi adalah diary baginya. Semua perjalanan dan waktu dapat ia hentikan dan ia rekam di balik lensanya. Kemudian diary tersebut bisa direnungi dan dijadikan media introspeksi diri dari perjalanan yang tidak bisa diulang. Loyalitasnya terhadap fotografi menjadikan paradigmanya tentang dunianya ini adalah sebagai sarana belajar, bukan sekedar profesi. Belajar dewasa, bukan belajar kaya. Belajar hidup dari fotografi, bukan hidup dari belajar fotografi.

Entah apa yang kamu cari, aku pasrah..

Mungkin benar, Tuhan mempertemukan kita dengan orang yang salah sebelum akhirnya mempertemukan kita dengan orang yang benar -Mario Teguh-




Poskan Komentar