why you didn't stop it?





terkadang aku ingin mengeluh

mengeluh se-mengeluh-mengeluh-nya sampai aku lelah mengeluh

namun, aku pikir bukan saatnya lagi

bukan saatnya lagi aku mengeluh

bukan saatnya lagi aku, kamu, kita semua mengeluh dan membagikannya ke jejaring sosial

bukan saatnya lagi mengeluh menjadi suatu hal yg pantas disebarluaskan sebebas-bebasnya

belajar dari dosen yg hidupnya Insya Allah tidak pernah mengeluh

Dosen itu menegur setiap mahasiswa yg menyebarkan keluhannya melalui milis

Dosen itu selalu menyukai japri apabila memang ada keluhan

bukan disebarluaskan ke mahasiswa yg mengikuti milis tersebut

peringatan yg diberikan dosen tersebut pun cukup keras walaupun hanya sebuah tulisan

jangan mengeluh, jangan lah keluhanmu kamu sebarluaskan

karena apa?

semua keluhan itu negatif

sudut pandang mana yg mengatakan mengeluh itu positif?

mengeluh lah kepada Tuhanmu, mengeluh lah dalam dirimu sendiri

jika keluhanmu itu terbaca atau terdengar oleh orang lain

sedikit banyak akan mempengaruhi pikiran orang tersebut

bukan hanya mempengaruhi, bahkan bisa meracuni menjadi tidak semangat lagi

stop

berhentilah mengeluh

karena aku pun sedang berusaha mengurangi segala keluh kesahku

sampaikanlah yg positif, tebarkan semangat, agar orang yg membaca pun ikut semangat :)

mengeluh itu ada tempatnya, carilah tempat-tempat yg jarang dibaca atau dilihat orang lain :p


“Complain to one who can help you” – Yugoslavian Proverb




Posting Komentar