Kamis, 24 Mei 2012

Bude

Bude,,

Sebelum berita teramat mendadak hari ini. Aku keponakan mu :)

Seperti punya firasat, entah lah itu firasat atau bukan.

Tapi aku sempat memikirkan mu, memikirkan berkunjung atau bahkan menetap disana.

Beberapa bulan yang telah lampau, mungkin beberapa tahun..

Kau tau aku pernah sakit dan aku tidak merasa bahwa nyawaku ada dalam raga ini kala itu.

yang aku tau semua orang termasuk kau, berdoa demi kesembuhan ku..

Sakit ku mirip seperti kau, seperti Ayah, dan mungkin seperti Mbah.

Sakit kita ada dalam diam, tak banyak bicara, dan tak ingin merepotkan orang lain.

Bude, beberapa hari yg lalu di bulan Mei ini, aku merasa aku akan sakit..

Aku bergumam dalam hatiku yg terdalam.

"Kalau aku sakit, seperti kala itu Kau sampai mendoakan ku saat lebaran, aku ingin tinggal bersama mu, menyembuhkan sakit ku."

Tapi kemudian aku berpikir kalau aku kuat, aku tidak mungkin jatuh dalam kesakitan yg sama.

Dan hari ini aku pulang, berkumpul dg keluarga di rumah..

Dan Kau tau? Kami mendapat kabar yg sangat mendadak, melalui pesan singkat yg teramat singkat dari anak mu..

Kau pergi,,

Sudah itu saja.

Aku mengingat, tadi malam aku terbangun dan aku ingat aku bermimpi . . .

ada yg mengajak ku pergi, mungkin menyusul mu :)

Pergi yg tenang ya Bude, biarkan aku menebus dosa ku dulu dengan pahala dan anak yg solehah

Biarkan aku memantaskan diriku dihadapan Tuhan YME :)



Bila waktu tlah memanggil

Teman sejati hanyalah amal

Bila waktu tlah terhenti

Teman sejati tinggallah sepi~


Posting Komentar