Kamis, 17 September 2009

10 . 100

taken from kaskuser, dg banyak sekali perubahan


Dear U,

bayangin deh semua minus U, nih yah:

• Minus 10 karena dia nggak mau bales sms, padahal facebookan bisa ;p

• Minus 10 karena dia nggak punya motor, padahal cowo-cowo laen punya.

• Minus 10 karena dia itu tongpes, padahal cowo-cowo laen sering bgt nraktir !


• Minus 10 buat dia lagi !, karena dia ga bisa maen gitar ! padahal bisa belajar !

• Minus 10 banget (dan yang ini banget banget-banget) karena dia masih suka flirting ke cewe laen ! (HELLOWWWWW????, HELL YEAH !)


Sumpah yah, males bgt ga si ?
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Dear U,

dan dia pun pergi.

pertama ketemu setelah lamaaaaa amat diem dirumah.
dia cuma diem dan ketawa garing.
pulang ga say goodbye (ini si ampe sekarang !)
dan seolah ga ada yg tersakiti


disitu,, mulai ngerasa ada sesuatu yang ilang, rasa ga enak de es be
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Dear U,

How can I decide what's right
When you're clouding up my mind?
I can't win
You're losing sight
All the time

Not gonna ever own what's mine
When you're always taking sides
But you won't take away my pride
No, not this time
Not this time

How did we get here?
I used to know you so well
How did we get here?
Well, I think I know

The truth is hiding in your eyes
And it's hanging on your tongue
Just boiling in my blood
But you think that I can't see
What kind of man that you are
If you're a man at all
Well, I will figure this one out
On my own
(I'm screaming, "I love you so")
On my own
(My thoughts you can't decode)

How did we get here?
I used to know you so well, yeah
How did we get here?
Well, I think I know

Do you see what we've done?
We've gone and made such fools
Of ourselves
Do you see what we've done?
We've gone and made such fools
Of ourselves

How did we get here?
I used to know you so well, yeah
How did we get here?
Well, I used to know you so well
I think I know
I think I know

There is something I see in you
It might kill me
I want it to be true


• Minus 10 karena dia nggak mau bales sms, tapi +100 karena dia mau nungguin 300 (baca:bus) ;)

• Minus 10 karena dia nggak punya motor, tapi +100 karena dia ngajak aku jalan-jalan walaupun pake kaki, trus liat hujan di mesjid ;)

• Minus 10 karena dia itu tongpes, tapi +100 karena beliin burger waktu dia ulang taun. trus dimakan di bioskop. kaya org bener ?


• Minus 10 buat dia lagi ! karena dia ga bisa maen gitar ! tapi dia bisa maen komputer. (ada yg aneh)

• Minus 10 banget (dan yang ini banget banget-banget) karena dia masih suka flirting ke cewe laen ! tapi, dia bilang i'll keep our relationship like a wallet nestle and one forever ;) . zzz itu kn dulu ("-.-)


Dari 50 minus yang dia punyai, dia punya 500 Plus
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
tapi yg dibingungkan,
apa dia ngerasain hal yg sama ?



Hargailah apa yang pernah kamu miliki
Karena tanpa kamu sadari,
Kita belajar untuk memilikinya kembali .

HAAHAHAHAHAHAAHHAHAHAHAHAHAH

LOL !

*sumpah gw ga tau kenapa bisa segininya ?
AHAHAHHHHAAHAHAHAHHAHAAHAHA
suer dah
pissss

Senin, 14 September 2009

12-09-09


bilang padaku kalo aku sekarang sok sibuk
sampaisampai kurakura pun dg bgitu mudahnya mati di tanganku yg lusuh..
sampai sampai aku tak hadir pada ulang tahun temanku
mengirim sms dan membalasnya pun sering lupa
sampai aku tertidur pulas saat aku harus saur bersama keluarga ku tercinta

saat aku hilang akal dan lupa bikin kue bersama bude

apa itu aku ?
apa ini aku ?
ya, ini aku

aku yg baru
aku yg SOK sibuk dg segudang pertanyaanku
sampaisampai ketika aku bersin aku berpikir bahwa org-org sdg mbicarakan kbodohanku
dan ketika kulihat layar handphone pada jam angka kembar
aku bersugesti bahwa ada yg rindukan aku
kangen padaku

memangnya kau siapa pen ?
aku hanya ada bersama angananganku

berkejaran dg waktu
sekarang
katakata sombong pun keluar dari mulutku
apa mereka tau apa yg kukerjakan sekarang ?
Dear GOD,
Kalau aku memilih diam
mungkin aku sudah gila sekarang
kau tau apa ?
aku tak bisa diam

kocarkacir ksana kmari
itu hobiku rupanya
sampai mamah dan ibuku bilang
"kamu yakin kamu sanggup bagi waktu ?"
antara keluarga, teman, dan ini itu.
belum saatnya kamu lakukan itu sekarang sayang.
fokus kamu sekarang hanya belajar
oke, sebut saja kerja sosial

demi apa ? demi mengisi waktu luangku yg tercecer
demi semua ibadahku
demi langit dan bumi

tolong maafkan aku


*noni
smg ini kado terindah untuk mu sayang ;)
semoga selalu dikasi kesehatan
umur panjang yg bermanfaat bagi org lain
oya, cpt dpt jodoh katanya
HAHAHAHAHHHAHAHAHAHAHAHAHAHAH


c u on tuesday guys ;)

*bahkan ganti status dfb saja aku tak sempat dan tak mau ;D

"maafkan aku yg tak sempurna, sampai kapan pun itu, aku tetap bgini,, ku hanya ingin tuk selalu menjadi, yg terbaik untukmu" ;)


dari yg tak sempurna

Selasa, 08 September 2009

Bidadari surga

Bidadari surga

Minggu, 6 September, 2009 07:14
Kepada:
"Novi Pratiwi" , melput_chapkhaw@yahoo.ie, "Metha Dwi Meliana" , "Sisyanti" , "Irni Mahagiani" ...lanjut
Copy paste dari notes salah seorang teman di FB

BIDADARI SURGA

Namanya "Aini". begitu ummi biasa memanggilnya. Salah satu "adik " terbaik yang pernah ummi miliki, yang pernah ummi temui dan alhamdulillah Allah pertemukan ummi dengannya.

Seharusnya 28 Januari lalu genap ia menginjak usia 37 tahun. Beberapa tahun bersamanya , banyak contoh yang bisa ummi ambil darinya. Kedewasaan sikap, keshabaran, keistiqomahan, dan pengabdian yang luar biasa meretas jalan da'wah ini. Seorang muharrik da'wah yang tangguh dan tak pernah menyerah. Sosok yang tidak pernah mengeluh, tidak pernah putus asa dan memiliki khusnuzon yang teramat tinggi kepada Allah. Dan dia adalah salah satu amanah ummi terberat, ketika memang harusnya ia sudah memasuki sebuah jenjang pernikahan.

Ketika beberapa akhwat lain yang lebih muda usianya melenggang dengan mudahnya menuju jenjang tersebut, maka 'Aini Allah taqdirkan harus terus meretas keshabaran. Beberapa kali ummi berikhtiar membantunya menemukan ikhwan shalih, tetapi ketika sudah memulai setengah perjalanan proses..Allah pun berkehendak lain. Namun begitu, tidak pernah ada protes yang keluar dari lisannya, tidak juga ada keluh kesah, atau bahkan mempertanyakan kenapa sang ikhwan begitu " lemahnya " hingga tidak mampu menerjang berbagai penghalang ? Atau ketika masalah fisik, suku , serta terlebih usia yang selalu menjadi kendala utama seorang ikhwan mengundurkan diri , 'Aini pun tidak pernah mempertanyakan atau memprotes " kenapa ikhwan sekarang seperti ini ?

Tidak ada gurat sesal, kecewa, atau sedih pada raut muka ataupun tutur katanya . Kepasrahan dan keyakinan terhadap kehendak Allah begitu indah terlukis dalam dirinya.

Hingga, akhirnya seorang ikhwan shalih yang dengan kebaikan akhlak serta ilmunya, datang dan berkenan untuk menjadikannya seorang pendamping. Tidak ada luapan euphoria kebahagiaan yang ia tampakkan selain ucapan singkat yang penuh makna " Alhamdulillah. .jazakillah ummi sudah membantu...mohon do'a agar diridhai Allah "

Alhamdulillah , Allah mudahkan proses ta'arauf serta khitbah mereka, tanpa ada kendala apapun seperti yang pernah terjadi sebelumnya. Padahal ikhwan shalih yang Allah pilihkan tersebut berusia 10 tahun lebih muda dari usianya.

Berkomitmen pada sunnah Rasulullah untuk menyegerakan sebuah pernikahan, maka rencana akad pun direncanakan 1 bulan kemudian, bertepatan dengan selesainya adik sang ikhwan menyelesaikan studi di negeri Mesir.

Namun , Allah lah Maha Sebaik-baik Pembuat keputusan..

2 minggu menjelang hari pernikahan, sebuah kabar duka pun datang. Usai 'Aini mengisi sebuah ta'lim , motor yang dikendarainya terserempet sebuah mobil, dan menabrak kontainer didepannya. 'Aini shalihah pun harus meregang nyawa di ruang ICU. 2 hari setelah peristiwa itu, Rumah sakit yang menanganinya pun menyatakan menyerah. Tidak sanggup berbuat banyak karena kondisinya yang begitu parah.

Hanya iringan dzikir disela-sela isak tangis kami yang berada disana. Semua keluarga 'Aini juga sang ikhwan pun sudah berkumpul. Mencoba menata hati bersama untuk pasrah dan bersiap menerima apapun ketentuanNya. Kami hanya terus berdo'a agar Allah berikan yang terbaik dan terindah untuknya. Hingga sesaat, Allah mengijinkan 'Aini tersadar dan menggerakkan jemarinya. Rabb..sebait harapan pun kembali kami rajut agar Allah berkenan memberikan kesembuhan, walau harapan itu terus menipis seiring kondisinya yang semakin melemah. Hingga kemudian sang ikhwan pun mengajukan sebuah permintaan kepada keluarga 'Aini.

" Ijinkan saya untuk membantunya menggenapkan setengah Dien ini. Jika Allah berkehendak memanggilnya, maka ia datang menghadap Allah dalam keadaan sudah melaksanakan sunnah Rasulullah.. ."

Permintaan yang membuat kami semua tertegun. Yakinkah dia dengan keputusannya ?

Dalam kedaaan demikian , akhirnya 2 keluarga besar itupun sepakat memenuhi permintaan sang ikhwan.

Sang bunda pun membisikkan rencana tersebut di telinga 'Aini. Dan baru kali itulah ummi melihat aliran airmata mengalir dari sepasang mata jernihnya.

Tepat pukul 16.00, dihadiri seorang penghulu,orangtua dari 2 pihak, serta beberapa sahabat dan dokter serta perawat...pernikaha n yang penuh tangis duka itupun dilaksanakan. Tidak seperti pernikahan lazimnya yang diiringi tangis kebahagiaan, maka pernikahan tersebut penuh dengan rasa yang sangat sulit terlukiskan. Khidmat, sepi namun penuh isakan tangis kesedihan.

Tepat setelah ijab kabul terucap...sang ikhwan pun mencium kening 'Aini serta membacakan do'a diatas kain perban putih yang sudah berganti warna menjadi merah penuh darah yang menutupi hampir seluruh kepala A'ini. Lirih, kami pun masih mendengar 'Aini berucap, " Tolong Ikhlaskan saya....."

Hanya 5 menit. Ya..hanya 5 menit setelah ijab kabul itu. Tangisanpun memecah ruangan yang tadinya senyap menahan sesak dan airmata. Akhirnya Allah menjemputnya dalam keadaan tenang dan senyum indah.

Dia telah menjemput seorang bidadari...

Sungguh indah karunia dan janji yang telah Allah berikan padanya...

Dia memang hanya pantas untuk para mujahidNya di Jannah al firdausi....

Dan sang ikhwan pun melepas dengan penuh sukacita dengan iringan tetes airmata yang tidak kuasa ditahannya.. .

" ..Saya telah menikahi seorang bidadari.. nikmat mana lagi yang saya dustakan..."

Begitulah sang ikhwan shalih mengutip ayat Ar RahmanNya...

Ya Rabb..Engkau sebaik-baik pembuat skenario kehidupan hambaMu..Maka jadikanlah kami senantiasa dapat memngambil hikmah dari setiap episode kehidupan yang Engkau berikan...

Selamat jalan adikku sayang ...engkau memang bidadari surga yang Allah tidak berkenan seorang ikhwan pun didunia ini yang bisa mendampingi kehidupanmu kecuali para ikhwan shalih yang berkhidmat di jalan da'wah dengan ikhlas, tawadhu dan siap berjihad dijalanNya dan kelak menutup mata sebagai seorang syuhada...."

Selamat jalan 'Aini..semoga Allah memberimu tempat terindah di surgaNya....

( bait kenangan terakhir bersamamu; ummi tidak bisa menulis seindah tulisan2mu, tapi yakinlah ummi mengiringimu dengan indahnya do'a ...semoga Allah kumpulkan kita kelak didalam surgaNya...amiin)

>>>bila ada kebaikan silahkan share k tmn2...
ana dpt kisah ini dr seorang teman & amp; kejadian tsb blm lama ini


Dari milis kafe-muslimah@ yahoogroups. com dan yayasan-al-irfan@ yahoogroups. com



ane copy-paste dr notesnya Joko Panggabean..beliau menulis kemarin,25 juli 2009 at 7:15am

Jumat, 04 September 2009

tasik gempa !

(di hmj)
dody : eh lantainya goyang ya ?
entah siapa : iya nih gempa
(lantai goyang sekali)
dody : eh goyang lagi yak ???
(gw ngeliat mukanya dody yg menyon kanan menyon kiri)
gw : iya nih gempa
anak HMJ : eh KELUAR KELUAR KELUAR !!!
(laptop esa+amel terdampar di tangan gw)
gw : laptopnya pegimane dodol !
(TINGGAL AJA PENY !!!)
gw : males ah udh gw disini aja, laptop knp-napa ntr gw lg yg dsalahin

di rumah...
ade bawel sedang tiduran nonton tipi
tau-tau lantai bergoyang
zzz
ade : ih apaan ni goyang-goyang ???
(sambil cepet-cepet ambil posisi diri)
gelas berkelontangan di dapur
ade : aduh pala gw pusing !!! jangan-jangan gempa lagi !!!
(si ibu yg sedang terpulas terbangun)
ibu : lis ??? goyang-goyang ya ???
ade : IYA BU !!!! CEPET BANGUN KELUAR !!!!
ibu : ngapain keluar disini aja
(sambil pegangan jendela tiang kamar)
ade : IH KALO GEMPA HARUS KELUAR !!! GA BOLEH DALEM RUMAH !!!
(si emak terbirit ngambil anduk)
pas nyampe diluar ...
GEMPA PUN BERHENTI !

jadi penyebab gempa nya adalah ???
anduk nyokap gw ???
zzz

orang-orang pun heboh dan ka imas bersabda
ka imas : PEN ! KATANYA BOGOR GEMPANYA HEBOH LOH !!!
gw : MASA ?????????????
(buru-buru sms keluarga gw tercinta)
bae-bae lu ???
ade bawel : iya, gempa yak ?


intinya !
kalo gempa harus di luar rumah !
gempa ini menginspirasi gw buat bikin proposal nolongin korban gempa di garut !
*loh ???
gempanya kan tasik ???