Senin, 22 Juni 2009

bahkan kentut pun lebih baik

prett dung dung prett
angin itu lebih berharga dari pada aku
angin masih mninggalkan bau yg menyengat setelah mengutarakan maksud kedatangannya

tapi aku ...

bukan angin
bukan pula sesuatu
aku hanya ini dan itu
dianggap jika perlu
terlewatkan
dan berlalu
aku tau aku bukan aku
aku cuma ini dan itu


aku itu palsu
gigi saja masih berharga
tapi aku?
palsu

tolong beritau dimana aku harus berdiri. di ujung jurang atau di kedalaman lautan sekalian biar ku tenggelam.
bahkan parangkaratan pun lebih berharga dari aku

BOSAN ?
semuanya tentang aku
oke
kita bahas kamu
kalian
dan semuanya

hmmmmm
semua memang salahku
aku berpijak di tempat yang salah
bertumpu pada es yg mencair
masih untung mencair !
ini tidak
sudahlah jangan hiraukan aku
toh aku cuma ...
cuma ...
cuma apalah terserah
bahkan debu lebih berharga dari aku

BUKAN !
BUKAN ITU
sedikit perasaan ditambah sedikit saja ketikan kecil dan raut baik yang tidak tertarik
hah
pati bingung


aku ini cuma ingin diberi harga satu sen. tidak lebih. toh aku memang begini. tidak begitu dan bgina.
tolong tertawa di atas makamku
akan kugali nanti kalau aku sudah punya uang dan benarbenar bosan hidup
tapi masih ada harapan dan pengorbanan
haaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
aaaaaaah
kenapa ini hidup aku
hidup seorang marcella zalianty yg menunggu cici paramida menjenguk ke hotel prodeo
hidup seorang aku yg selalu bilang kalau hidup ini indah
oh ya ???
tunggu saja kabar aku mati
toh lebih cepat lebih baik
jatuh dari ayunan seru juga
atau ketiban jungkatjungkit ?
akan kucari di taman kanaknank besok
anak bau kencur itu libur kan ??
aman

hatiku belum lega
tolong berikan kepalaku untuk persembahan anjing
potong lidahku untuk dijadikan bistik kesukaan sumanto
tentu tidak gratis
sebagai imbalannya
tampar aku agar bangun sekarang
atau tak bangun lebih baik?
toh tak ada yg mengharap kau hidup
ha
ha
ha

siapa yg mau tertawa duluan saat aku mati ???
aku rasa aku punya jawabannya
Poskan Komentar